alexa-tracking

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/579707e7c0cb17b5298b456b/sri-mulyani-sekarang-informasi-terbuka-tapi-wawasan-masyarakat-menyempit
Sri Mulyani: Sekarang Informasi Terbuka, Tapi Wawasan Masyarakat Menyempit
Sri Mulyani Indrawati, mantan Menteri Keuangan yang kini menjadi Managing Director Bank Dunia, menuturkan bahwa akses informasi saat ini sudah jauh lebih terbuka ketimbang saat dirinya masih menjadi mahasiswa di Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia (UI) pada tahun 1981-1986.

Sebagai gambaran, dulu Sri mengaku harus pergi ke sebuah kantor arsip di Pasar Baru untuk mencari data statistik Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia, lalu mengeluarkan uang untuk foto kopi data tersebut. Datanya pun tak lengkap.

Kini data PDB Indonesia mudah sekali dicari, sudah ada di website Badan Pusat Statistik (BPS), para mahasiswa zaman sekarang tinggal mengklik saja melalui smartphone.

Tapi keterbukaan informasi ini tak otomatis membuat wawasan, pemikiran, cara pandang masyarakat menjadi lebih luas. Ironisnya, yang terjadi adalah kebalikan, wawasan masyarakat malah menyempit.

"Banyaknya informasi tidak otomatis membuat pikiran dan wawasan masyarakat makin terbuka. Makin banyak informasi wawasannya malah makin sempit. Ini tidak hanya di Indonesia, di banyak negara," ujar Sri dalam ceramah di Kampus UI Depok, Selasa (26/7/2016).

Saat ini seseorang semakin mudah melakukan justifikasi dan stereotype dalam menilai suatu masalah atau pihak lain. Sangat mudah untuk menghilangkan pendapat lain yang berseberangan, kecenderungannya sekarang orang hanya membaca berita atau informasi yang sesuai dengan pandangannya.

"Kalau kita bisa mengakses informasi, kita cari informasi yang kita suka saja. Kalau sudah nggak suka, yang dilihat dan didengar hanya media yang menjustifikasi pandangan itu. Kita mudah sekali melakukan justifikasi tanpa verifikasi," ujar Sri.

Saat ini, kata Sri, diskusi hanya satu versi dan semakin sedikit diskusi yang seimbang dan melihat perbedaan pandangan. Polarisasi menjadi semakin tajam dan jauh.

"Ini yang jadi masalah di dunia. Jujur saja, tidak hanya di Indonesia," ucapnya.

Sri mengajak masyarakat untuk mengubah kecenderungan tersebut agar kebhinekaan dapat dipertahankan. "Teruslah bersedia mendengar dan memahami mereka yang tidak sependapat dengan kita, memang tidak mudah," kata dia.

Lingkungan akademis seperti UI diharapkan Sri dapat membangun jembatan antar perbedaan pandangan.

"Menjadi penting bagi kampus seperti UI sebagai lingkungan yang mampu menjaga kebebasan mimbar, kebebasan bersama," tutupnya.

http://finance.detik.com/read/2016/0...n=CMS%20Socmed
Punya hape cerdas, tapi penggunanya idiot. Makin cerdas si hape, maka makin idiot si pengguna emoticon-Traveller
Repost bray, selisih ga sampe sejam
maknanya dalem banget
betul

Quote:Original Posted By Gohgohda
maknanya dalem banget



weleh setuju lagi ama ibu yang satu ini...emoticon-Toast
ciyus???

Quote:Original Posted By airlangga08
weleh setuju lagi ama ibu yang satu ini...emoticon-Toast



Terlalu banyak informasi yang berjonru
Dan yang membaca hooh hooh ajaa

emoticon-Traveller
Bisa jd quote nih kalo original...

Jleb banget coy
Quote:Original Posted By sniper.v
Terlalu banyak informasi yang berjonru
Dan yang membaca hooh hooh ajaa

emoticon-Traveller


Emang dibaca ???? Judul doang iy
Paling cmn modal tombol like+share/retweet

Trus lari klo diajak diskusi
Lha wong presidennya aja taunya jongkok, bagi-bagi kartu, sembako, sepedah dll kok buk emoticon-Traveller
Quote:Original Posted By andikz
Quote:Original Posted By sniper.v
Terlalu banyak informasi yang berjonru
Dan yang membaca hooh hooh ajaa

emoticon-Traveller


Emang dibaca ???? Judul doang iy
Paling cmn modal tombol like+share/retweet

Trus lari klo diajak diskusi


Ternyata lebih parah, ane blm prnah nemuin yg kyk gt ...

emoticon-Sorry
'5 % dari populasi manusia, berpikir karena ingin

10 % dari populasi sisanya, berpikir karena terpaksa

Sedang sisanya, 85 %
Lebih baik mati dari pada disuruh mikir'

Thomas alva edison


lha smartphone kebanyakan buat facebook, instagram, twitter, path, alias ajang pamer2 & mengeluh, serta berita bualanemoticon-Hoax
Bukannya buka forum iptek atau sejarah

Lihat saja peringkat alexa, 10 besar diisi bukan blog iptek atau sejarah atau ekonomi

Di kaskus saja yang ramai the lounge dengan BP,
Yang BP saja isinya banyak para bayaran yang bikin manipulasi membela yang bayar
sementara ekonomi, sejarah, iptek, militer, sepi kayak kuburan
setuju deh ama bu de mul... emoticon-Embarrassment
setuju banget bu

banyak banget orang indo yg mudah diprovokasi

jarang cross check lewat sumber lain

lebih parah lg kalo cuma baca judul doang udah komen maki2 trus klik share

eneg sama mayoritas netizen sekarang

betul

Quote:Original Posted By t36uhdcfc
setuju banget bu

banyak banget orang indo yg mudah diprovokasi

jarang cross check lewat sumber lain

lebih parah lg kalo cuma baca judul doang udah komen maki2 trus klik share

eneg sama mayoritas netizen sekarang



Quote:Original Posted By silitneonhuuek
Lha wong presidennya aja taunya jongkok, bagi-bagi kartu, sembako, sepedah dll kok buk emoticon-Traveller


harusnya naik kuda kan y emoticon-Mewek
Quote:Original Posted By kanggelandaftar
'5 % dari populasi manusia, berpikir karena ingin

10 % dari populasi sisanya, berpikir karena terpaksa

Sedang sisanya, 85 %
Lebih baik mati dari pada disuruh mikir'

Thomas alva edison


lha smartphone kebanyakan buat facebook, instagram, twitter, path, alias ajang pamer2 & mengeluh, serta berita bualanemoticon-Hoax
Bukannya buka forum iptek atau sejarah

Lihat saja peringkat alexa, 10 besar diisi bukan blog iptek atau sejarah atau ekonomi

Di kaskus saja yang ramai the lounge dengan BP,
Yang BP saja isinya banyak para bayaran yang bikin manipulasi membela yang bayar
sementara ekonomi, sejarah, iptek, militer, sepi kayak kuburan







jleb juga komen ente.....emoticon-Malu

eh tapi formil rame juga kok.....




take a emoticon-Cendol (S)
rejim kodok noh
Netizen lebih heboh kalo ada yang bening-bening doang emoticon-Ngakak
Kuli cantik, babu cantik, gelandangan ganteng, dkk