alexa-tracking

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5796fe4bdc06bdae0f8b4570/kisah-tukang-bangunan-mendapatkan-proyek-ratusan-juta-rupiah-berbekal-teknologi
Kisah tukang bangunan mendapatkan proyek ratusan juta rupiah, berbekal teknologi
Ide kreatifitas anak bangsa Indonesia seakan tidak henti-hentinya melakukan inovasi. Setelah Kaskus, Gojek, Tokopedia, Buka Lapak, Traveloka, dan lain –lain, sekarang ada lagi aplikasi karya anak bangsa yang bernama Mattreal. Aplikasi Mattreal, karya anak bangsa yang berasal dari kota Surabaya ini mencoba menjadi solusi atas permasalahan pengangguran dan permasalahan yang terjadi ketika melakukan aktifitas renovasi dan bangun.
Kisah tukang bangunan mendapatkan proyek ratusan juta rupiah, berbekal teknologi

Ini adalah kisah tentang Arif, tukang bangun&renovasi yang kebetulan membangun rumah tetangga Ane. Mas Arif ini sering mendapatkan proyek ratusan juta rupiah, dengan memanfaatkan app Mattreal. Awalnya, Arif hanya mencoba mengunduh Mattreal untuk memanfaatkan fitur Kalkulator Bahan, yang berfungsi untuk menghitung jumlah bahan yang diperlukan untuk renovasi rumah, seperti pengecatan, pemasangan plafond, pemasangan keramik, dan lain-lain. Lalu setelah Arif melakukan pendaftaran akun, Arif melakukan pengisian data informasi harga pekerjaan yang tersedia di app Mattreal ini. Eh, tiba-tiba ada saja yang mengkontak Arif, menanyakan detail harga pekerjaan dan menawari proyek renovasi rumah.

Kisah tukang bangunan mendapatkan proyek ratusan juta rupiah, berbekal teknologi
Foto Arif, Tukang Bangun & Renovasi

Kisah tukang bangunan mendapatkan proyek ratusan juta rupiah, berbekal teknologi
Foto salah satu proyek Ruko yang digarap

Karena mendapatkan peluang pekerjaan lewat aplikasi Mattreal ini, Arif berharap aplikasi Mattreal dapat terus berinovasi dan terus berpromosi, supaya banyak penggunanya, supaya orderan juga semakin banyak. Tips dari Arif untuk sesama tukang bangun&renovasi adalah:

“Tidak ada kata terlambat untuk belajar. Di era internet dan digital, tukang pun harus belajar melek teknologi… Yang penting kita berusaha bekerja dengan baik dan halal, insya Allah orderan pasti datang kepada kita.”

Menurut Arif, penggunaan aplikasi Mattreal ini cukup mudah, karena tampilan tatap muka dari aplikasi ini tidak terlalu banyak kata-kata, dan fitur-fitur nya sesuai dengan kebutuhan lapangan dari kontraktor, mandor, tukang ketika melakukan aktifitas renovasi-bangun. Arif berharap dengan adanya aplikasi-aplikasi karya anak bangsa seperti ini, bisa mengurangi pengangguran dan dapat meningkatkan taraf hidup masyarakat, khususnya di Indonesia. Tentunya hal ini harus diimbangi dengan keinginan untuk memperbaiki kualitas diri dan rasa tanggung jawab untuk menyelesaikan proyek renovasi-bangun dengan baik.
“Kalau peluang ada, tapi saya tidak mau memperbaiki kualitas diri, ya hilang deh peluang itu. Contohnya saya sudah dipercaya mengerjakan suatu proyek tapi saya tidak tanggung jawab dan lalai kan sayang sekali, Pak. Kilen tidak akan order lagi untuk proyek berikutnya…”


Itu tadi adalah kisah dari Arif, tukang bangun&renovasi yang mencoba meraih taraf hidup yang lebih baik, dengan menggunakan aplikasi Mattreal. Peluang ada dimana-mana, bila kita dapat melihat dan mau belajar untuk memanfaatkan teknologi di era digital ini.

Berbeda dengan app atau web tentang renovasi-bangun lain nya, yg umumnya berfokus pada konten artikel atau ide inspirasi desain, Mattreal memiliki fitur yang lebih dari sekedar artikel, yaitu:
1.Fitur Penghitung Kebutuhan Bahan
2.Fitur Pelacak Praktisi Lapangan
3.Ke depan nya ada fitur quick count RAB, Tender Online dan E-commerce.


Kisah tukang bangunan mendapatkan proyek ratusan juta rupiah, berbekal teknologi

Tampilan app Mattreal

Kisah tukang bangunan mendapatkan proyek ratusan juta rupiah, berbekal teknologi
Maju terus dan terus berkarya, Karya Anak Bangsa lain nya!
Indonesia membutuhkanmu!



Pertamax
Persiapan posting. Nitip dulu Gan...

[Banyak yang ngga tau] Penciptaan sebuah Startup Digital, ibarat sebuah pernikahan

emoticon-I Love Indonesia (S) emoticon-I Love Indonesia (S) emoticon-I Love Indonesia (S) emoticon-I Love Indonesia (S) emoticon-I Love Indonesia (S) emoticon-I Love Indonesia (S) emoticon-I Love Indonesia (S) emoticon-I Love Indonesia (S) emoticon-I Love Indonesia (S) emoticon-I Love Indonesia (S) emoticon-I Love Indonesia (S) emoticon-I Love Indonesia (S) emoticon-I Love Indonesia (S) emoticon-I Love Indonesia (S) emoticon-I Love Indonesia (S) emoticon-I Love Indonesia (S) emoticon-I Love Indonesia (S) emoticon-I Love Indonesia (S) emoticon-I Love Indonesia (S) emoticon-I Love Indonesia (S) emoticon-I Love Indonesia (S)
Indonesia adalah negara yang memiliki jumlah pengguna internet ke-6 terbesar di dunia, yaitu sejumlah 83,7 juta orang di tahun 2014, dan akan terus berkembang tiap tahun nya (Lembaga riset pasar e-Marketer).
Pada tahun 2017, diperkirakan pengguna internet di Indonesia bakal mencapai 112 juta orang, mengalahkan Jepang di peringkat
ke-5 yang pertumbuhan jumlah pengguna internetnya lebih lamban. Namun sayangnya aplikasi atau produk digital yang saat ini menguasai pasar internet di Indonesia didominasi oleh produk digital dari luar Indonesia (seperti Facebook, Whatsapp, Instagram, Snapchat, Uber, Youtube, dll).
Ada beberapa produk digital buatan dalam negeri Indonesia yang sudah sukses dikenal dan dipakai oleh masyarakat Indonesia akhir-akhir ini, seperti Kaskus kita tercinta ini ^^, lalu Gojek, Traveloka, Tokopedia, Buka Lapak, dan lain-lain. Akan tetapi jumlahnya tidak sebanding dengan jumlah pengguna internet di Indonesia, sehingga di era pemerintahan Negara Republik Indonesia yang dipimpin oleh Jokowi saat ini, dibentuklah Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) yang mana rajin menggalakkan program-program yang mendukung industri kreatif, salah satunya industri kreatif di bidang digital.

Kisah tukang bangunan mendapatkan proyek ratusan juta rupiah, berbekal teknologi
Kira2 susah ngga sih, membuat sebuah Startup Digital?

Ane mendapat kesempatan untuk mewawancarai beberapa co-founder dari beberapa Startup Digital Lokal, Karya Anak Bangsa Indonesia. (Maaf tidak banyak-banyak karena keterbatasan waktu dan tenaga, Gan). Yaitu:


1. Mattreal
Kisah tukang bangunan mendapatkan proyek ratusan juta rupiah, berbekal teknologi

Spoiler for Sekilas tentang Mattreal:


2. Nuta
Kisah tukang bangunan mendapatkan proyek ratusan juta rupiah, berbekal teknologi

Spoiler for Sekilas tentang Nuta:



3. Pekku
Kisah tukang bangunan mendapatkan proyek ratusan juta rupiah, berbekal teknologi

Spoiler for Sekilas tentang Pekku:


4. Saku News App
Kisah tukang bangunan mendapatkan proyek ratusan juta rupiah, berbekal teknologi

Spoiler for Sekilas tentang Saku News App:


5. MB Soft
Kisah tukang bangunan mendapatkan proyek ratusan juta rupiah, berbekal teknologi
Spoiler for Sekilas tentang MB Soft:


Mereka sependapat bahwa
Penciptaan sebuah startup digital, ibaratnya adalah sebuah pernikahan.

Kisah tukang bangunan mendapatkan proyek ratusan juta rupiah, berbekal teknologi

Maksudnya apa ya kira-kira, Gan???
emoticon-Belo emoticon-Belo emoticon-Belo emoticon-Belo emoticon-Belo emoticon-Belo emoticon-Belo emoticon-Belo emoticon-Belo emoticon-Belo emoticon-Belo emoticon-Belo emoticon-Belo emoticon-Belo emoticon-Belo emoticon-Belo emoticon-Belo emoticon-Belo emoticon-Belo emoticon-Belo emoticon-Belo emoticon-Belo emoticon-Belo emoticon-Belo emoticon-Belo emoticon-Belo emoticon-Belo emoticon-Belo emoticon-Belo emoticon-Belo emoticon-Belo

Seperti halnya pernikahan, penciptaan sebuah startup digital tentunya harus:
1. Tulus
Sebuah startup digital diciptakan, sebaiknya berorientasi pada solusi pemecahan masalah, dan memberikan dampak perubahan yang bermanfaat bagi dunia, khususnya Indonesia, baru berharap untuk mendapatkan "materi" di urutan ke sekian. (Tidak bisa dipungkiri, kalau tidak mendapatkan income atau materi, tentu sebuah startup digital tidak bisa berjalan, karena untuk operasional pasti perlu dana).

2. Memilih partner yang tepat
Seperti pernikahan yang sehat, penciptaan sebuah startup digital yang sehat, didasari oleh pemilihan partner yang tepat. Karena memulai itu mudah, tetapi ketika menjalankan nya, akan banyak masalah-masalah yang timbul dan harus diselesaikan secara musyawarah, sesuai dengan skill masing-masing, yang terlibat dalam startup digital tersebut.

3. Saling melengkapi
Membentuk sebuah startup digital, sebaiknya dilakukan bersama-sama dengan kemampuan masing-masing, karena Tuhan menciptakan manusia dengan talenta berbeda-beda. Ada yang punya ide dan desain tetapi tidak bisa membuat program (Hipster), ada yang bisa membuat program tapi tidak memiliki ide (Hacker), ada yang memiliki tata cara komunikasi yang baik dan memiliki jaringan bisnis yang baik tetapi tidak punya ide dan tidak bisa membuat program (Hustler). Ketiga tipe ini harus saling melengkapi supaya dapat menjalankan srartup digital yang diciptakan untuk bisa berkembang.

4. Pembagian peran
Dengan skill dan kemampuan yang berbeda-beda, co-founder yang terlibat dalam penciptaan sebuah startup digital sudah seharusnya berbagi peran untuk bersama-sama mengembangkan dan mencari solusi atas masalah-masalah yang akan timbul ketika sebuah startup digital melewati masa penciptaan dan menuju ke pengembangan, bahkan ketika sudah menjadi sebuah bisnis.

5. Frekuensi hubungan
Seperti pernikahan yang sehat, frekuensi hubungan antara sesame co-founder, atau co-founder dengan team dalam proses mengembangkan sebuah digital startup juga perlu dibina. Sesekali melakukan piknik atau outbond bersama-sama bisa mengeratkan hubungan antar team.

6. Tidak ada yang instan
Untuk mencapai kesuksesan, tidak ada yang instan, kecuali mie instan ^^.
Tidak ada yang mudah, semua perlu perjuangan. Menciptakan itu mudah, mengembangkan dan mempertahankan ini yang perlu perjuangan ekstra. Dalam membina kesuksesan dalam kehidupan berumah tangga tentunya membutuhkan perjuangan yang tidak instan, banyak lika-liku nya yang harus dihadapi dengan sabar.

Masalah-masalah yang umum terjadi ketika mengembangkan sebuah startup digital, mirip-mirip seperti masalah dalam menjalani Rumah Tangga, Gan!


Seperti halnya dalam kehidupan setelah menikah, dalam menjalankan sebuah startup digital, terkadang juga diwarnai oleh:
Kisah tukang bangunan mendapatkan proyek ratusan juta rupiah, berbekal teknologi
1. Perdebatan/Perbedaan pendapat
Perbedaan pendapat itu biasa… Dalam kehidupan berumah tangga sudah umum, bila mengalami perbedaan pendapat. Demikian halnya dalam proses pengembangan sebuah startup digital. Semakin berkembang, semakin banyak masalah yang akan muncul dan harus dihadapi bersama. Setiap masalah dicarikan solusi nya, dan dalam proses pencarian solusi, sudah umum bila antara sesama co-founder, atau antara co-founder dengan team mengalami perbedaan pendapat. Asal dimusyawarahkan dan dicari solusi yang terbaik, dengan saling menghargai masing-masing pendapat, sepertinya masalah dapat diselesaikan dengan baik.
Oh ya gitu tah, Suhu?! emoticon-Baby Girl emoticon-Baby Girl emoticon-Baby Girl

2. Kepanikan tiap tanggal tua
Menikah adalah pengukuhan atau pendeklarasian akan sebuah kehidupan yang baru. Demikian halnya dengan mengeksekusi ide menjadi sebuah produk nyata dalam sebuah startup digital. Setelah produk digital tercipta, para co-founder nya akan dihadapkan dengan realita-realita dan lika-liku kehidupan. Ciiieeehh.. bahasanya gitu loh… ^^
Realita-realita dan lika-liku kehidupan dalam pengembangan sebuah startup digital tergantung tahapannya. Bila sebuah startup digital sudah mencapai tahap berkembang, dan memiliki beberapa programmer dan desainer seperti halnya sebuah perusahaan, berarti akan ada masalah dan tekanan baru yang akan dihadapi, salah satunya adalah mebiayai biaya operasional dan menggaji programmer. Biasanya tiap tanggal tua, rata-rata para pelaku digital startup pasti mengalami “sensasi tanggal tua”.
Oh ya gitu tah, Suhu?! emoticon-Baby Girl emoticon-Baby Girl emoticon-Baby Girl


3. Kepanikan bila “ART” pulang kampung, nggak balik lagi
Kalau dalam kehidupan berumah tangga, bila memiliki Asisten Rumah Tangga, biasanya tiap menjelang lebaran akan mengalami sindrom kepanikan bila ART nggak balik lagi. Demikian halnya yang dialami oleh pengembang startup digital, akan mengalami kepanikan apabila mendadak programmer minta cuti panjang, atau resign, padahal deadline update dari produk digital sudah dekat.
Oh ya gitu tah, Suhu?! emoticon-Baby Girl emoticon-Baby Girl emoticon-Baby Girl


4. B-O-S-A-N
Dalam pernikahan, melalui setiap saat bersama orang yang sama seumur hidup bisa jadi hal yang menakutkan untuk sebagian besar orang. Tak heran jika salah satu dari Anda atau malah keduanya mengalami kebosanan. Hal itu juga bisa terjadi pada sebuah startup digital, menjalani proses berjalannya sebuah startup digital bersama orang yang sama (antar co-founder), seiring perjalanan waktu, pasti sempat ada perasaan bosan. Namun, jangan pandang kebosanan akan rutinitas dalam mengembangkan sebuah produk digital menjadi suatu momok. Lakukan sesuatu atau kegiatan untuk membuatnya kembali bergairah.
Oh ya gitu tah, Suhu?! emoticon-Baby Girl emoticon-Baby Girl emoticon-Baby Girl
Contohnya “sesuatu atau kegiatan untuk membuat kembali bergairah” apa nih ya??? Sayangnya pertanyaan itu cuma dijawab oleh tawa menggelegar oleh para suhu-suhu digital startup ini, yang berkesempatan memberikan sharingnya kepada Ane. wkwkwkwkwk


Barangkali ada yang kurang,
bisa ditambahi oleh Agan-Agan yang sedang mengembangkan Startup Digital.


emoticon-Sundul Gan (S) emoticon-Sundul Gan (S) emoticon-Sundul Gan (S) emoticon-Sundul Gan (S) emoticon-Sundul Gan (S) emoticon-Sundul Gan (S) emoticon-Sundul Gan (S) emoticon-Sundul Gan (S) emoticon-Sundul Gan (S) emoticon-Sundul Gan (S) emoticon-Sundul Gan (S) emoticon-Sundul Gan (S) emoticon-Sundul Gan (S) emoticon-Sundul Gan (S) emoticon-Sundul Gan (S) emoticon-Sundul Gan (S) emoticon-Sundul Gan (S) emoticon-Sundul Gan (S) emoticon-Sundul Gan (S) emoticon-Sundul Gan (S) emoticon-Sundul Gan (S) emoticon-Sundul Gan (S)emoticon-Sundul Gan (S) emoticon-Sundul Gan (S) emoticon-Sundul Gan (S) emoticon-Sundul Gan (S) emoticon-Sundul Gan (S) emoticon-Sundul Gan (S) emoticon-Sundul Gan (S) emoticon-Sundul Gan (S) emoticon-Sundul Gan (S)
1. Mattreal
Kisah tukang bangunan mendapatkan proyek ratusan juta rupiah, berbekal teknologi

Spoiler for Sekilas tentang Mattreal:

Quote:Original Posted By SomadSomuch
1. Mattreal
Kisah tukang bangunan mendapatkan proyek ratusan juta rupiah, berbekal teknologi
Sekilas tentang Mattreal.
App Mattreal sangat berguna bagi kontraktor, mandor, dan tukang dalam bidang renovasi bangun, karena fitur-fitur dari Mattreal ini sangat dibutuhkan oleh mereka. Berbeda dengan app/web tentang renovasi atau interior lain nya yg umumnya berfokus pada konten artikel/ide inspirasi desain, Mattreal memiliki fitur yang lebih dari sekedar artikel, yaitu
1.Fitur Penghitung Kebutuhan Bahan
2.Fitur Pelacak Praktisi Lapangan
3.Ke depan nya ada fitur Tender Online dan Marketplace
Sehingga permasalahan-permasalahan seperti kesusahan mencari alternatif praktisi lapangan (kontraktor, mandor, tukang), permasalahan mencari informasi harga, dan permasalahan lain yang berhubungan dengan kegiatan renovasi bangun, diharapkan dapat diminimalkan dengan kehadiran app Mattreal ini.
Spoiler for Tampilan app Mattreal:



2. Nuta
Kisah tukang bangunan mendapatkan proyek ratusan juta rupiah, berbekal teknologi

Spoiler for Sekilas tentang Nuta:

3. Pekku
Kisah tukang bangunan mendapatkan proyek ratusan juta rupiah, berbekal teknologi
Spoiler for Sekilas tentang Pekku:

4. Saku News App
Kisah tukang bangunan mendapatkan proyek ratusan juta rupiah, berbekal teknologi
Sekilas tentang Saku News App.
Saku News App atau Saku.co.id adalah suatu aplikasi yang berasal dari kolaborasi antara media dan teknologi. Berawal dari sebuah pertanyaan “Kenapa saya harus menginstall banyak aplikasi kalau hanya untuk mencari – mendapat informasi seputar entertainment terkini?”, bermula dari ini, kami yang hanya terdiri dari beberapa orang dan bermodal pengertian PHP & apache/FreeBSD berusaha menyediakan sebuah wadah untuk menampung informasi-informasi dari segala media online dalam satu aplikasi yang sekarang dikenal dengan saku.co.id

Spoiler for Tampilan Saku News App:

5. MB Soft
Kisah tukang bangunan mendapatkan proyek ratusan juta rupiah, berbekal teknologi
Sekilas tentang MB Soft.
MBSoft adalah software akuntansi paling sederhana di Indonesia. MBSoft berhasil mengintegrasikan antara operasional dengan akuntansi, artinya pengguna cukup menginput transaksi sehari-hari ke dalam MBSoft, selanjutnya laporan akuntansi akan otomatis tercipta dengan mudah dan cepat. Info lebih lanjut bisa di search di MBsoft.co.id

Spoiler for Tampilan MB Soft:

Quote:Original Posted By SomadSomuch
2. Nuta
Kisah tukang bangunan mendapatkan proyek ratusan juta rupiah, berbekal teknologi
Sekilas tentang Nuta.
App Nuta adalah aplikasi kasir instan yang dirancang khusus untuk kios kuliner di Indonesia.Bisa dijalankan, walau TANPA internet, namun akan lebih baik lagi kalau terhubung ke internet agar Anda bisa melihat laporan bisnis via smartphone. Aplikasi Nuta bisa dihubungkan ke printer bluetooth, dan printer USB.
Info lebih lengkap bisa di search di www.nutapos.com

Spoiler for Tampilan app Nuta:



Quote:Original Posted By SomadSomuch
4. Saku News App
Kisah tukang bangunan mendapatkan proyek ratusan juta rupiah, berbekal teknologi
Sekilas tentang Saku News App.
Saku News App atau Saku.co.id adalah suatu aplikasi yang berasal dari kolaborasi antara media dan teknologi. Berawal dari sebuah pertanyaan “Kenapa saya harus menginstall banyak aplikasi kalau hanya untuk mencari – mendapat informasi seputar entertainment terkini?”, bermula dari ini, kami yang hanya terdiri dari beberapa orang dan bermodal pengertian PHP & apache/FreeBSD berusaha menyediakan sebuah wadah untuk menampung informasi-informasi dari segala media online dalam satu aplikasi yang sekarang dikenal dengan saku.co.id

Spoiler for Tampilan Saku News App:



Quote:Original Posted By SomadSomuch
3. Pekku
Kisah tukang bangunan mendapatkan proyek ratusan juta rupiah, berbekal teknologi
Sekilas tentang Pekku.
Web Pekku hadir sebagai sebuah SOLUSI untuk perkembangan UKM yang ada di Indonesia. Kami mengerti bahwa di era internet ini, sebuah website adalah hal yang mutlak diperlukan oleh sebuah perusahaan tidak terkecuali untuk sebuah usaha kecil. Seringkali banyak pelaku UKM (Usaha Kecil Menegah) yang ingin membuat website namun terkendala di biaya karena membuat sebuah website belum tentu terjangkau untuk sebagian kalangan. Oleh karena itu Pekku hadir untuk membantu pelaku UKM dengan menyediakan platform untuk membuat website sendiri dengan biaya yang terjangkau dan juga kualitas yang baik.
Info lebih lengkap bisa di search di https://pekku.com/

Spoiler for Tampilan Pekku:



Quote:Original Posted By SomadSomuch
5. MB Soft
Kisah tukang bangunan mendapatkan proyek ratusan juta rupiah, berbekal teknologi
Sekilas tentang MB Soft.
MBSoft adalah software akuntansi paling sederhana di Indonesia. MBSoft berhasil mengintegrasikan antara operasional dengan akuntansi, artinya pengguna cukup menginput transaksi sehari-hari ke dalam MBSoft, selanjutnya laporan akuntansi akan otomatis tercipta dengan mudah dan cepat. Info lebih lanjut bisa di search di MBsoft.co.id

Spoiler for Tampilan MB Soft: