alexa-tracking

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5796e28e2e04c8301f8b4567/menko-perekonomian-jangan-sampai-utang-bablas
Menko Perekonomian: Jangan Sampai Utang Bablas!
KATADATA - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution menyatakan pada situasi ekonomi global saat ini sulit mencapai laju ekonomi lebih dari lima persen. Karena itu, pemerintah akan mengandalkan belanja modal, khususnya infrastruktur, guna mencapai potensi pertumbuhan tersebut.

Menko Perekonomian: Jangan Sampai Utang Bablas!

Sayangnya, penerimaan negara terbatas, dari pajak atau nonpajak. Untuk mengatasainya, sejumlah ekonom menyarankan pemerintah untuk memperbesar utang. Kebijakan semacam ini telah diterapkan oleh beberapa negara seperti India dan negara-negara Eropa sehingga ekonominya tumbuh maksimal.

Namun hal itu juga berarti defisit anggaran makin melebar, yang saat ini sudah mendekati batas maksimal tiga persen. Karena itu, kata Darmin, usul tersebut sulit dijalankan sebab akan menabrak Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2003 tentang Keuangan Negara.

Pemerintah juga harus mempertimbangkan kehati-hatian agar utang tidak berlebih terutama saat perekonomian lemah. Sebab, kondisi tersebut bisa menurunkan kepercayaan investor sehingga berpengaruh terhadap rupiah atau stabilitas perekonomian secara keseluruhan.

“Jangan sampai utangnya bablas. Jangan berlebihan pada saat ekonomi dunia susah dan kemudian Indonesia bisa mengalami guncangan ekonomi,” kata Darmin usai seminar ‘Perkembangan Perekonomian Terkini’ di kantornya, Jakarta, Senin, 25 Juli 2016.

Walau demikian, Darmin enggan mengomentari wacana penerbitan Peraturan Pengganti Undang-Undang (Perpu) untuk memperlebar defisit anggaran. Alasannya, hal itu menyangkut persoalan ekonomi dan politik sekaligus, sehingga khawatir dapat mempengaruhi persepsi pasar.

Kebijakan semacam itu, dia melanjutkan, perlu dibahas lebih dulu dengan Dewan Perwakilan Rakyat. Apalagi ada kemungkinan akan menjadi perdebatan panjang.

Sementara itu, Kepala Ekonom Bank Mandiri Anton Gunawan menilai pelebaran defisit merupakan upaya mendorong ekonomi tumbuh lebih baik. Sebab, investasi swasta saat ini belum bisa diharapkan imbas minimnya permintaan lantaran pertumbuhan konsumsi rumah tangga terbatas.

Harapan pemerintah memperoleh tambahan penerimaan Rp 165 triliun dari program pengampunan pajak pun sulit tercapai. Dalam hitunganya, uang tebusan yang akan dibayar peserta tax amnesty pada tahun ini hanya Rp 80 sampai 90 triliun.

Adapun upaya mendorong konsumsi dari peningkatan transfer ke daerah dan dana desa juga terhambat belanja pemerintah daerah yang minim. Tingginya dana desa yang tidak tersalurkan dan mengendap di bank daerah membuat program tersebut tidak mampu menambah pendapatan masyarakat.

Sumber: Pelebaran Defisit Anggaran
Gali lobang tutup lobang, kalo sudah kecolongan puyeng pala abang emoticon-Leh Uga
ini pak darmin sedang apa ya ?
1. Mengeluh ?
2. Curhat ?
4. Nyindir ?

Mestinya kalo bicara soal ngerem utang itu ya ngomongnya sama yg doyan utanglah................yg dibicarakan utang negara lagi.

Ngapain bicara sama wartawan yg gak punya kuasa apa-apa soal utang negara..................emoticon-Cape d... emoticon-Cape d... (S)
kapan yah hutang kita ini bisa lunas emoticon-Matabelo, baik utang dalam/luar negeri? emoticon-Bingung
gpp kalo presidennya si joke..tapi kalo yang lain jangan.
Quote:Original Posted By gembalakorup
ini pak darmin sedang apa ya ?
1. Mengeluh ?
2. Curhat ?
4. Nyindir ?

Mestinya kalo bicara soal ngerem utang itu ya ngomongnya sama yg doyan utanglah................yg dibicarakan utang negara lagi.

Ngapain bicara sama wartawan yg gak punya kuasa apa-apa soal utang negara..................emoticon-Cape d... emoticon-Cape d... (S)


Kayanya si Darmin lagi Curhat+Nyindir.. Dia sudah mulai was-was sama manuver utang yang dilakukan Pemerintah malah sampai berniat menerbitkan PerPU buat bypass Undang-Undang emoticon-Big Grin
Quote:Original Posted By buceros
kapan yah hutang kita ini bisa lunas emoticon-Matabelo, baik utang dalam/luar negeri? emoticon-Bingung


Udah terlanjur banyak lai ya hutangnya, dari pemimpin terdahulu utang, yang bayar pemimpin berikutnya, kalau dana buat bayar utangan yang dulu gak ada terus disuruh gak ngutang lagi buat bayar nya gimana dong? Yang dulu katanya negara agraris sekarang dah jadai gedung semua lahannya, yang diandelin masih digali terus menerus emoticon-Malu
Quote:Original Posted By Ultramen.T


Udah terlanjur banyak lai ya hutangnya, dari pemimpin terdahulu utang, yang bayar pemimpin berikutnya, kalau dana buat bayar utangan yang dulu gak ada terus disuruh gak ngutang lagi buat bayar nya gimana dong? Yang dulu katanya negara agraris sekarang dah jadai gedung semua lahannya, yang diandelin masih digali terus menerus emoticon-Malu


Menko Perekonomian: Jangan Sampai Utang Bablas!

mangstab bin wokeh juga jawaban ente bray
Harapan pemerintah memperoleh tambahan penerimaan Rp 165 triliun dari program pengampunan pajak pun sulit tercapai. Dalam hitunganya, uang tebusan yang akan dibayar peserta tax amnesty pada tahun ini hanya Rp 80 sampai 90 triliun.

ngemis sama pengemplang pajak pun tak sanggup....
emoticon-Najis
Untuk mengatasainya, sejumlah ekonom menyarankan pemerintah untuk memperbesar utang. Kebijakan semacam ini telah diterapkan oleh beberapa negara seperti India dan negara-negara Eropa sehingga ekonominya tumbuh maksimal.


utang gede lumrah bagi negara2 besar/maju, karna cadangan emasnya gede.
×