alexa-tracking

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5796d8c31cbfaa07518b456a/catper-jejak-gn-leuser
[CATPER] Jejak Gn. Leuser
[CATPER] Jejak Gn. Leuser

Spoiler for :



Quote:Alhamdulillahi akhirnya saya punya waktu untuk menuangkan sedikit catatan perjalanan saya menuju Gunung Leuser yang luar biasa itu.
Semoga bisa membantu sedikit mungkin ada yang Berminat mau pergi ke Gunung Leuser.

Setelah sekian lama mengumpulkan banyak informasi mengenai jalur untuk menuju Gunung Leuser, mencari waktu yang tepat untuk melakukan perjalanan dan bongkar pasang partner yang cocok. Akhirnya pada 2013 September sebagai bulan Expedisi kami. Mendaki Gunung Leuser itu sudah jadi sebuah keinginan yang luar biasa buat saya sejak lama tapi karena kesibukan dan kondisi yang tidak tepat maka rencana itu tertunda lama, baru di september tahun 2013 saya bisa mendapatkan cuti yang panjang. Dengan banyak mencari tahu karakter dari gunung Leuser teknik dan persyaratan menuju gunung Leuser akhirnya dengan tekad kuat saya mencoba mencari partner yang bisa di ajak mendaki Leuser. Mencari patner menuju Leuser itu lumayan sulit selain alasan mahal, lama waktu yang dibutuhkan dan keamanan di Aceh yang kurang stabil banyak teman yang mungurungkan keinginannya, tapi tidak untuk saya dengan tekad kuat kali ini saya harus merealisasikan keinginan saya. Akhirnya ada yang serius untuk bergabung saat itu:

1. Om Beni Long
2. Yudha Irawan
3. Alang Alas

Masuk menjadi anggota dengan tambahan Rahmand muda maulana adik dari Organisasi melengkapi keanggotaan kami menjadi 5 orang terbentuklah judulnya “Expedition Gunung Leuser”


JAKARTA-MEDAN ✈

Dari Jakarta kami menggunakan penerbangan pagi menuju Bandara Kualanamu Medan lalu melankutkan perjalanan menuju plaza Medan dengan Bus Damri. Sampai di Plaza Medan kami akan melanjutkan menuju kampus USU disana kami Akan Berkunjung ke Mapala Kompas USU untuk beristrahat dan berbelanja Logistik. Tapi entah kenapa sejak setibanya dimedan sakit lambung saya kambuh sampai tidak bisa berdiri tegak kala itu. Dari plaza medan menuju kampus USU kami menaiki angkot sekitar 25 menit tapi karena konsisi yang semraut jadi terkesan sangat luaaamaaa lama 😢. Sampai di depan kampus USU kami di jemput oleh anggota Mapala Kompas USU. Setelah saling berkenalan dan beramah tamah akhirnya kami dipersilahkan untuk beristirahat agar esok kami dapat melanjutkan perjalanan. Karena lambung saya tidak juga membaik akhirnya malam itu saya harus di infus diklinic, setelah menghabiskan dua suntikan dan satu infus saya mulai membaik akhirnya dokter mengizinkan saya kembali kesekret mapala Kompas Usu.

Menjelang siang kami berbelanja logistik dimedan untuk mempermudah perjalanan dan menghemat waktu kami. Tepat pukul 21:30 Colt L-300 yang akan mengantarkan kami ke kutacane tiba. Untuk menuju Kutacane yang berjarak 233 km, dengan memakan waktu kira – kira 10 – 12 jam.
Dalam perjalanan tersebut kami akan melewati Brastagi dan Kaban jahe.
Kutacane merupakan ibu kota Aceh Tenggara. Daerah ini membentang diantara jalan raya yang menghubungkan Banda Aceh dengan Bakingan.

Di Desa Agusan kutacane guide kami sudah menunggu. Tepat jam 05 dini hari kami sampai di kutacane dan kami berkesempatan untuk beristirahat untuk memulihkan stamina dan mericek ulang logistik kami yang akan di bawa.

Spoiler for :



TENTANG GUNUNG LEUSER
Quote:Gunung Leuser (3.119 mdpl) merupakan salah satu gunung yang berada dalam Gugusan Pegununungan Bukit Barisan di Pulau Sumatera. Puncaknya secara administratif adalah batas dari 4 (empat) Kabupaten di Provinsi Aceh, yaitu,
Kabupaten Gayo Lues,
Kabupaten Aceh Tenggara,
Kabupaten Aceh Barat Daya dan Kabupaten Aceh Selatan.
Nama Leuser sangat familiar dan popular baik di Indonesia maupun di Dunia Internasional.

Khusus bagi penyuka kegiatan alam bebas seperti pendakian, Gunung Leuser menawarkan tantangan yang berbeda dari gunung-gunung lain di Nusantara.
Sedangkan menuju Puncak Leuser (melalui jalur Kedah), kami harus melalui 4 (empat) puncak gunung terlebih dahulu dengan menyusuri punggungan gunung yang panjang dengan puluhan lembah yang harus kami lewati.

Gunung Leuser memiliki tutupan hutan yang alami, dari formasi hutan tua yang didominasi pepohonan besar, hutan lumut yang banyak ditemui di hutan dataran tinggi, hingga daerah terbuka yang hanya ditumbuhi perdu khas hutan pegunungan dapat ditemui. Sebagian besar perjalanan mata kami hanya disuguhi oleh bentangan alam berupa pegunungan dan hijaunya hutan. Selama berhari-hari kami benar-benar berada di kehidupan alam liar yang jauh dari hiruk pikuk kehidupan manusia. Kehidupan alam liar semakin terasa dengan memperhatikan jalur dimana kami sering menjumpai jejak satwa liar, karena jalur pendakian kami juga merupakan jalur aktif yang digunakan satwa liar dan burung – burung yang cantik.

Spoiler for Burung:


Setelah persiapan semua lengkap dan surat perizinan sudah kami dapatkan untuk di tembuskan ke instansi terkait. Selanjutnya dari desa Agusan kutacane menuju kedah kami naik angkutan lokal ( Loser, Marmas ) yang kami carter untuk menuju ke Kedah desa Penosan.
Spoiler for Mengantar surat:


Sambil Mengantarkan surat perizinan ke instansi terkait seperti polresta dan Koramil setempat.

Spoiler for Mengantar surat:


NAMA JALUR ATAU CAMP-CAMP YANG KAMI LALUI.

Quote:1. Pintu Rimba
2. Simpang Air
3. Bipak I
4. Puncak Angkasan
5. Kulit Manis I
6. Kulit Manis II
7. Kulit Manis III,
8. Lintasan Badak,
9. Pepanji
10. Blang Beke/Padang Rumput,
11. Camp Alas,
12. Rantau Panjang,
13. Kolam Badak,
14. Bipak III,
15. Camp Putri,
16. Bipak Kaleng,
17. Bipak Batu,
18. Krueng Kluet,
19. Simpang Tanpa Nama,
20. Lapangan Bola,
21. Puncak Loser dan Danau
Leuser,untuk mencapai Puncak Gunung Leuser dengan jarak tempuh 51 Kilometer jauhnya.

🐥🐱🐀🐰🐃🐖🐒🐍🐗🐯🐆🐜🐾🌲🌳


JALUR PENDAKIAN 🐾

Quote:Ada 3 Jalur Pendakian ke puncak Leuser, yaitu jalur Kedah, jalur Agusan dan jalur Meukek.
Jalur Kedah adalah jalur yang direkomendasikan. Jalur Agusan lebih panjang sehingga memakan waktu yang lebih lama, sedangkan Jalur Meukek sangat curam yang memerlukan peralatan khusus untuk melaluinya. Dan kami memilih jalur Kedah ☺

Kedah berada di Desa Penosan Sepakat, Kecamatan Blangjerango, Kabupaten Gayo Lues. Panjang jalur Kedah dari Kantor Resort Kedah (Base Camp) sampai dengan Puncak Gunung Leuser adalah + 51 Km dengan 47 Km didalamnya merupakan Hutan Primer dengan waktu perjalanan normal 7 sampai dengan 8 hari. Hampir tidak ada aktifitas manusia sama sekali selain kami di sepanjang jalur pendakian yang juga merupakan jalur aktif satwa liar khususnya Mamalia Besar seperti Harimau, Kambing Hutan, Rusa, dll.

Panjang jalur pendakian di atas rata-rata panjang jalur pendakian gunung di Indonesia sehingga kita memerlukan kondisi fisik yang prima. Untuk itu sangat diperlukan strategi pendakian yang matang.
Sebanyak 21 titik lokasi Camp yang kami lewati dapat digunakan untuk beristirahat sesuai kondisi fisik dan kondisi alam selama pendakian. Di semua lokasi camp yang kami lalui selalu ada lokasi landai untuk mendirikan tenda dan sumber air untuk keperluan memasak.
Akan tetapi di beberapa lokasi camp hanya tersedia lokasi yang sempit dan persediaan air yang terbatas, Untuk menyiasati kondisi itu, maka dibuatlah paket logistik harian yang hanya dibuka pada hari yang telah ditentukan dengan memperkirakan jumlah personil dalam tim dan target lamanya pendakian. Selain itu guide berpengalaman kami menerapkan sistem tanam logistik untuk perjalanan pulang.
Beberapa Lokasi ditentukan sebagai lokasi camp saat pulang, disitulah ditanam logistik sehingga membantu dalam mengurangi beban yang kami bawa.
Spoiler for Ujung Aspal:

(Ujung aspal kami sebut karena angkutan kami hanya sampai disini).

Spoiler for Tobacco Hut:


WAKTU PERJALANAN PENDAKIAN GUNUNG LEUSER MELALUI JALUR KEDAH :

Quote:🌲Hari Ke 1 : Kedah –Pintu Rimba- Simpang Air (+ 5,5 Km)

Hari pertama kami dalam melakukan pendakian menjadi yang paling berat. Karena Beban ransel penuh dan masih penyesuaian kondisi fisik menjadi pemanasan untuk memulai perjalanan. Empat kilometer pertama, perjalanan masih melewati perkampungan dan kebun masyarakat dengan kelerengan landai sampai dengan curam.

Grand Sinebuk, perkebunan terakhir milik masyarakat, setelah itu masuk ke dalam rimba belantara.
Setelah mencapai pintu rimba, kami akan melewati ujian pertama dengan melewati jalur sepanjang 1,5 Kilometer dengan kelerengan curam.

Karena hari sudah Menjelang gelap dan kondisi mulai lelah saat kami sampai di camp Simpang Air akhirnya kami putuskan untuk beristirahat dan akan melanjutkan perjalanan esok hari.
Simpang Air hanya sedikit menyimpan air yang dinamakan kubangan babi😮
Dengan air yang berwarna kekuningan.

Spoiler for Post Simpang Air:


Quote:🌲Hari Ke 2 : Simpang Air – Puncak Angkasan (+ 4,5 Km)

Ujian berat masih berlanjut di hari kedua. Dari Simpang air menuju Puncak Angkasan perjalanan kami masih didominasi oleh tanjakan yang menguras tenaga. Pada jalur ini untuk terakhir kalinya kami dapat menikmati pemandangan Pedesaan dan Kota Blangkejeren dari ketinggian.

Lagi-lagi kami kelelahan dan memutuskan beristrahat di Puncak Angkasan😆
Setelah mencapai lokasi Camp Puncak Angkasan, kami hanya melihat pegunungan yang dihiasi hutan tropis sejauh mata memandang. Bonusnya di lokasi ini Puncak Leuser akhirnya nampak di kejauhan dengan jarak 41 kilometer.
Spoiler for :


Quote:Hari Ke 3 : Puncak Angkasan – Lintasan Badak (+ 5,5 Km)

Pagi-pagi setelah berkemas kami akan memulai menuju Lintasan Badak, Jalur yang dilalui dari Puncak Angkasan menuju Lintasan Badak berbukit-bukit dengan variasi tanjakan, landai dan turunan. Pada jalur ini melintasi tiga alternatif lokasi camp yang dapat digunakan dalam kondisi darurat yaitu Kulit Manis I,
Spoiler for :


II dan III. Ketiga lokasi ini terdapat pesediaan air yang terbatas, berupa kubangan yang menampung air hujan.
persedian air di camp Kulit Manis II.


Dan akhirnya kami sampai di Lintasan Badak dan kami pun kembali memilih beristirahat disini karena hari mulai gelap dan kondisi hujan.
Kembali kefleksibelan saya sebagai wanita di uji dengan menggali mata air untuk dapat menampung air hujan.
Spoiler for :

Karena semua harus ekstra cepat karena hujan mulai turun dengan deras semua berbagi tugas.
(Kami kompakkan)😆😂😎
Spoiler for :


Quote:Hari Ke 4 : Lintasan Badak –Blang Beke/Padang Rumput (+ 7 Km)


Pada jalur ini pendaki akan melewati hutan yang rapat dan harus mendaki dan menuruni Gunung Pepanji.
Spoiler for :


(Beban berat ngesot,Tiarap. ..ah luar biasalah)
Spoiler for :


Setelah mendekati Camp Blang Beke/ Padang Rumput, vegetasi telah berubah dari hutan yang lebat menjadi hamparan terbuka yang hanya ditumbuhi oleh rumput-rumputan dan pepohonan perdu yang disebut juga dengan blang.
Daerah blang; didominasi rumput-rumputan dan pepohonan perdu
Spoiler for :


Spoiler for :


[quote]Hari Ke 5 : Blang Beke/Padang Rumput – Kolam Badak (+ 6 Km)

Setengah perjalanan melewati blang, setelah Rantau Panjang kembali kami temui pepohonan rapat sampai dengan Kolam Badak. Kami melewati 2 anak sungai dan satu sungai besar yang merupakan hulu Sungai Alas yang mengalir sampai dengan Kabupaten Singkil. Menurut guide kami disini sering dijumpai tanda-tanda keberadaan harimau di jalur ini seperti kotoran atau jejak. Dipastikan lokasi ini merupakan lokasi favorit bagi si Raja Hutan tersebut untuk berburu ataupun sebagai lokasinya beristirahat.

Hulu Sungai Alas, sumber kehidupan
Spoiler for :

Spoiler for :



Quote:Hari Ke 6 : Kolam Badak – Bipak Kaleng (+ 8 Km)

Kembali kami harus mengeluarkan tenaga ekstra untuk melewati jalur ini. Jalur yang cukup berat adalah dari Kolam Badak menuju Bipak III yang mendaki curam dengan kondisi tanah liat yang licin sebagai pijakan dan sedikitnya dahan yang dapat diraih oleh tangan untuk membantu untuk naik. Kami harus berhati-hati dan lebih berkonstrasi dalam berjalan karena jalur berada di pinggir tebing terjal. Setelah melewati Bipak III maka jalur labih banyak landai di atas punggungan perbukitan terbuka melewati Camp Putri sampai dengan Bipak Kaleng.
Spoiler for :

Spoiler for :

Spoiler for :



Quote:Hari Ke 7 : Bipak Kaleng – Lapangan Bola (+ 8,5 Km)

Perjalanan kami di dominasi oleh pepohonan perdu rapat dan berbatu dan melalui dua buah anak sungai yang merupakan hulu sungai kluet yang bermuara ke Aceh Selatan. Terdapat tiga alternatif lokasi camp yaitu Bipak Batu, Krueng Kluet dan Simpang Tanpa Nama. Menurut guide kami Camp Simpang Tanpa Nama adalah persimpangan menuju sebuah gunung yang tidak tercatat pada Peta Rupa Bumi Bakosurtanal sehingga puncaknya hanya dikenal dengan sebutan Puncak Tanpa Nama. Pernah disebut sebagai Puncak Syamsudin Mahmud, nama seorang Gubernur Aceh yang berkontribusi mendirikan sebuah pilar beton di puncaknya, akan tetapi nama tersebut ditentang oleh para Pecinta Alam Indonesia yang tetap menggunakan nama Gunung Tanpa Nama. Puncak ini diinformasikan lebih tinggi dari Puncak Loser yang tercatat sebagai puncak tertinggi kedua di Pulau Sumatera setelah Gunung Kerinci, disayangkan puncaknya tidak tergambar dan namanya belum tercatat sampai sekarang dalam peta resmi yang dikeluarkan Pemerintah Indonesia.
Spoiler for :


Quote:Hari Ke 8 : Lapangan Bola – Puncak Loser (+6 Km)
image

Antara Lapangan Bola menuju Puncak Leuser terdapat Puncak Loser (3.404 mdpl) yang saat ini tercatat sebagai Puncak Tertinggi kedua di Pulau Sumatera setelah Gunung Kerinci (3.805 mdpl).
Setelah sekian lama menempuh perjalanan dengan pegunungan dan hutan sebagai batas pandangan terjauh akhirnya kami sampai di Lapangan Bola sebagai camp terakhir kami sebelum menuju puncak Loser dan Leuser. Kami beristrahat untuk summit attack besok hari.

Spoiler for :


Alhamdulillah cuaca hari itu cerah kami melanjutkan perjalanan summit attack kami, sepanjang jalur menurun, naik curam dan alhamdulillah tiba lah kami di Puncak Loser,cuaca masih bersahabat cuaca cerah, setelah sujud syukur dan teman mengumandangkan adzhan kami semua berselebrasi sambil melihat aktivitas kehidupan manusia dengan melihat samar Kota Blang Pidie, Ibukota Kabupaten Aceh Barat Daya dan kota-kota lain di pesisir pantai barat lainnya di kejauhan.Puncak Loser ditandai dengan sebuah pilar triangulasi peninggalan jaman Belanda.
Spoiler for :


Kota Blang Pidie Ibukota Kabupaten Aceh Barat Daya, nampak jelas dikejauhan disaat cerah.

Dari Puncak Loser perjalanan dilanjutkan sejauh 3 (tiga) kilometer sampai dengan Puncak Leuser.
Tapi karena kondisi cuaca yang berubah extreme kami memutuskan untuk menunda menuju puncak Leuser ya suatu hari nanti kami akan kembali kesana ke puncak Leuser yang tertunda.

🐢🐦🐥🐤🌳🌲🌴🐲🐞🐝🐜🐛🐌🐚🐻🐯🐆🐵🐒🐪




Quote:Hari Ke 9 s/d 13 : Lapangan Bola – Kedah (+ 51 Km)

Spoiler for :


Camp Lapangan Bola biasa digunakan oleh pendaki sebagai lokasi camp terakhir menuju Puncak Loser dan Leuser. Dalam satu hari dengan membawa bekal secukupnya, pendaki dapat kembali ke lokasi camp ini setelah mencapai Puncak. Perjalanan pulang tentunya akan lebih cepat mengingat beban logistik yang jauh berkurang dan didukung mental pendakiyang biasanya lebih bersemangat dalam perjalanan pulang. Waktu tempuh lebih cepat dari perjalanan berangkat. Disaat perjalanan pulang inilah kami menikmati makanan dari logistik yang telah ditanam saat berangkat….🐆


Sayonara….guy’s

Spoiler for Narsis with Pak Kapolres😎:


Spoiler for tepat hari ini 3 tahun lalu😍:
Kondisi cuaca ekstrim itu apa ya Sis?



Badai kah?

LUar biasa perjalanannya, kalo boleh tau berapa bayaran Guide disana yah?
Quote:Original Posted By TheCriminalCat
Kondisi cuaca ekstrim itu apa ya Sis?



Badai kah?

LUar biasa perjalanannya, kalo boleh tau berapa bayaran Guide disana yah?


yang terjadi pd saya kemaren itu, angin yg awal biasa tiba-tiba jadi sangat kencang gan, kita udah setengah perjalanan tp guide kami bilang harus balik, ya udah kita menurut.
kita kmaren untuk guide sj 5 juta gan.
Cuman bisa ngebayangin, kira2 simaksi saia bakal turun gak ya kalo ijin maw maen2 ke leuser....
kek na ga bakal diijin dahg :hammes


btw mantep cat-per na teteh tjakep
Quote:Original Posted By dimazsutik
Cuman bisa ngebayangin, kira2 simaksi saia bakal turun gak ya kalo ijin maw maen2 ke leuser....
kek na ga bakal diijin dahg :hammes


btw mantep cat-per na teteh tjakep



dirayu biar di kasih gan emoticon-Peluk
maacih gan
emoticon-Shakehand2

mantap dah sis trip nya
btw itu dah lama juga yah 2013 di tunggu deh sis trip terbarunya
Quote:Original Posted By hahii
mantap dah sis trip nya
btw itu dah lama juga yah 2013 di tunggu deh sis trip terbarunya



mayan lama broh, sy kesuliten waktu, susah izinye, kecuali pas lg libur cuti emoticon-Hammer2
Luar biasa. baru ngeh kalo ente cewek sendiri di ekspedisi ya emoticon-I Love Indonesia
Quote:Original Posted By alharam
Luar biasa. baru ngeh kalo ente cewek sendiri di ekspedisi ya emoticon-I Love Indonesia



alhamdulillah masih di kenali wanita 😂emoticon-Wakaka
Quote:Original Posted By edelwise.hening
alhamdulillah masih di kenali wanita 😂emoticon-Wakaka



udah cek reputation belum?
Quote:Original Posted By alharam
udah cek reputation belum?



wah....
Terimakasih yai terimakasih emoticon-Toastemoticon-Ultah
Quote:Original Posted By edelwise.hening
wah....
Terimakasih yai terimakasih emoticon-Toastemoticon-Ultah



Sama-sama sis emoticon-Toast
Doain ane bulan depan mau ke leuser buat yg kedua kalinya emoticon-Big Grin
Quote:Original Posted By coolcxsm51
Doain ane bulan depan mau ke leuser buat yg kedua kalinya emoticon-Big Grin



semoga lancar gan, tampa kendala.
sama siapa gan ?
guidenya pake siapa ?
Quote:Original Posted By edelwise.hening



semoga lancar gan, tampa kendala.
sama siapa gan ?
guidenya pake siapa ?


Siap...

Sama teman teman aja..
Tahun lalu ksna blm sempat ke puncak leuser cuma ke loser dan puncak tanpa nama...

Guide kyknya pakai ismail kyk tahun lalu..
Tapi naem kmrin ada jumpa tpi dia lgi ada acara jdi g bisa di pakai..
Quote:Original Posted By coolcxsm51
Siap...

Sama teman teman aja..
Tahun lalu ksna blm sempat ke puncak leuser cuma ke loser dan puncak tanpa nama...

Guide kyknya pakai ismail kyk tahun lalu..
Tapi naem kmrin ada jumpa tpi dia lgi ada acara jdi g bisa di pakai..


tahun lalu kapan gan ?
hah ke puncak tampa nama ? berapa lama dari jalur ?
Quote:Original Posted By edelwise.hening


tahun lalu kapan gan ?
hah ke puncak tampa nama ? berapa lama dari jalur ?


2015 bulan 10...

Dari simpang tanpa nama pp 1 hari ..
Sama kayak pp ke loser/leuser dari simpang tanpa nama..

Jalur ke puncak tanpa nama udah gak jelas , malah gak ada setapak sedikitpun ..
Kalau ke loser sih masih nampak jelas setapaknya..
Itu pas 2015 plakat plakat dri bramatala aja udh gak ada.. Cuma ada di kayu manis 3

Dan ada plakat puncak tanpa nama tapi bukan di puncak tanpa nama masih jauh dri sana..
Kayaknya mereka gak tembus ke puncak tanpa nama..

Plakat ekspedisi bukit barisan juga gak ada cuma ada di puncak tribuana 10 meteran dari puncak tanpa nama..


Oh iya kemarin pake guidenya ada berapa??
1 atau 2 orang??
Kalau kami cuma 1 orang aja ..
Terus g ribet ribet urus perijinan ke polsek sana sini..
Langsung ke kedah bayar guide dan perijinan 5rb/hari x 12 = 60rb/hari..


Quote:Original Posted By coolcxsm51
2015 bulan 10...

Dari simpang tanpa nama pp 1 hari ..
Sama kayak pp ke loser/leuser dari simpang tanpa nama..

Jalur ke puncak tanpa nama udah gak jelas , malah gak ada setapak sedikitpun ..
Kalau ke loser sih masih nampak jelas setapaknya..
Itu pas 2015 plakat plakat dri bramatala aja udh gak ada.. Cuma ada di kayu manis 3

Dan ada plakat puncak tanpa nama tapi bukan di puncak tanpa nama masih jauh dri sana..
Kayaknya mereka gak tembus ke puncak tanpa nama..

Plakat ekspedisi bukit barisan juga gak ada cuma ada di puncak tribuana 10 meteran dari puncak tanpa nama..


woh setelah kami ya,

oh smua Plakat sdh di sapu ya gan ?

kmaren sih tanya sm guide kami soal tampa nama setelah di jelasin ahahha ah uda lah ga usah kami milih lurus arah aja.

agan mau ke puncak leusernya ya salam untuk tanah nya.
Semoga tembus ya gan, tetap utamakan keselamatan ya gan,

alasan kmaren gagal ke puncak leuser apa gan ?
Quote:Original Posted By edelwise.hening


woh setelah kami ya,

oh smua Plakat sdh di sapu ya gan ?

kmaren sih tanya sm guide kami soal tampa nama setelah di jelasin ahahha ah uda lah ga usah kami milih lurus arah aja.

agan mau ke puncak leusernya ya salam untuk tanah nya.
Semoga tembus ya gan, tetap utamakan keselamatan ya gan,

alasan kmaren gagal ke puncak leuser apa gan ?


Iya sisa yg kami temui kayu manis 3 aja dan di puncak tanpa nama ada 2 plakat yg notabene bukan jalur ke loser..
Plakat xpdc bukit barisan di pilar loser juga udh gak ada polos aja kemarin..

Kemarin kami summit dari simpang tanpa nama..
Kami juga ke puncak tanpa nama dulu baru ke loser..
Pas di loser udh agak siangan dan kabut..
Emang tinggal 3km lagi ke leuser tapi turunan curam dan kami hitung dari simpang tanpa nama ke leuser jarak pp 16km pasti dapat malam..
Dan udh ke puncak tertinggi (loser dan tanpa nama) jdi niat ke leuser diurungkan..

Ya semoga bisa ke leuser untuk pendakian kedua..
Hehe..

Quote:Original Posted By coolcxsm51
Iya sisa yg kami temui kayu manis 3 aja dan di puncak tanpa nama ada 2 plakat yg notabene bukan jalur ke loser..
Plakat xpdc bukit barisan di pilar loser juga udh gak ada polos aja kemarin..

Kemarin kami summit dari simpang tanpa nama..
Kami juga ke puncak tanpa nama dulu baru ke loser..
Pas di loser udh agak siangan dan kabut..
Emang tinggal 3km lagi ke leuser tapi turunan curam dan kami hitung dari simpang tanpa nama ke leuser jarak pp 16km pasti dapat malam..
Dan udh ke puncak tertinggi (loser dan tanpa nama) jdi niat ke leuser diurungkan..

Ya semoga bisa ke leuser untuk pendakian kedua..
Hehe..


iya menuju Leuser emang riskan ya gan, kiri kanan aduhai anginya.

kita kmarin udah setengah jalan tp tiba-tiba anginnya kuenceng bgt.
Semoga berikutnya sukses ya agan.
berapa anggota rencana ?