alexa-tracking

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5796d53532e2e6da3d8b4572/2025-jadi-importir-pertamina-siap-pasok-gas-kebutuhan-nasional
2025 Jadi Importir, Pertamina Siap Pasok Gas Kebutuhan Nasional
2025 Jadi Importir, Pertamina Siap Pasok Gas Kebutuhan Nasional

Jakarta, EnergiToday-- Pada tahun 2021 mendatang, PT Pertamina (Persero)‎ mengakui produksi gas nasional akan mencapai sekitar 6 billion cubic feet (BCF) sampai 7 BCF per hari.

Menurut Direktur Hulu Pertamina, Syamsu Alam, angka tersebut sudah termasuk dari pencapaian di blok Mahakam, blok Masela, blok Jangkrik, serta East Natuna yang sudah beroperasi.

“2021 akan mencapai 6-7 BCF per hari,” tuturnya.

Syamsu mengungkapkan jika Pertamina akan menjadi importir gas pada 2025. Hal ini menilik kebutuhan gas yang akan terus meningkat di masa mendatang.

“Bayangkan saja, diprediksi kebutuhan gas mencapai 9 BCF per hari. Produksi gas Pertamina mencapai 5,7 BCF per hari,” imbuhnya.

Namun di sisi lain, tambahnya, ‎Pertamina mempredikasi produksi minyak dan gas (migas) akan mencapai 656 ribu barel setara minyak per hari (boepd) pada akhir 2016. Kemampuan itu disokong oleh pertumbuhan produksi dari dalam dan luar negeri.

Sementara itu, lanjutnya, proyeksi produksi migas Pertamina mengalami pertumbuhan 8,1 persen bila dibandingkan dengan realisasi pada 2015 yang mencapai 606,7 ribu boepd.

“Produksi minyak perseroan di tahun ini diperkirakan naik sebesar 12,5 persen menjadi 313 ribu bph, sedangkan realisasi produksi minyak tahun lalu sebanyak 278 ribu bph. Sedangkan produksi gas akan naik sekitar lima persen dari sebelumnya 1,90 bscfd menjadi 1,99 bscfd,” tuturnya.

Syamsu menjelaskan, peningkatan produksi di tahun ini akan disumbang dari blok-blok yang dikelola Pertamina dari luar negeri. Produksi di dalam negeri akan lebih ditingkatkan.‎ "Tentu peningkatan secara ekuivalen dari Aljazair, dan Irak dan ada penambahan fasilitas kompresor diluar negeri. Sementara dari domestik kalau bisa EP bisa survive bisa bagus,” tuturnya.

Nantinya, penambahan tersebut belum termasuk lapangan yang bisa dihasilkan dari akuisisi dan merger tahun ini. “Penambahan pun jika kami dapatkan lapangan kelola anorganik baru tahun ini angka prognosa bertambah.‎ Itu akan bertambah seiring lapangan mana yang didepatkan nanti,” tandasnya. [us]

LINK http://energitoday.com/2016/07/2025-...uhan-nasional/