alexa-tracking

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5796c92596bde64e258b4573/pemerintah-kaji-koruptor-tidak-dibui
PEMERINTAH Kaji Koruptor tidak Dibui
PEMERINTAH Kaji Koruptor tidak Dibui



PEMERINTAH sedang mengkaji sebuah kebijakan untuk tidak memenjarakan terpidana korupsi.
Hal itu disampaikan Menko Polhukam Luhut Pandjaitan di hadapan ratusan sivitas akademika Universitas Sumatra Utara (USU) peserta kuliah umum di Gelanggang Mahasiswa Kampus USU, Medan, kemarin.

“Kami sedang mengkaji ini sebab kalau (koruptor) dipenjara pun, tidak memberikan efek jera. Selain itu, bangunan penjara sudah tidak mampu lagi menampung karena jumlah narapidana kian bertambah,” kata Luhut.

Pelaku korupsi, lanjut Luhut, kelak akan dipenalti untuk mengembalikan semua uang negara dan meletakkan jabat­an. Berdasarkan pengalaman selama penanganan korupsi di Tanah Air, pejabat yang terbukti di pengadilan melakukan korupsi dan dipenjara ternyata tidak juga dapat menekan jumlah pejabat yang korupsi.

“Lihat, kepala daerah tersangka korupsi yang ditangkap KPK dan memakai rompi oranye tidak merasa malu. Mereka masih tertawa-tawa. Di mana moral mereka kalau sudah begitu?” ujar Luhut.

Menurut Luhut, kini pemerintah telah membentuk tim pengkaji penerbitan peraturan pemerintah pengganti undang-undang (perppu).

“Tim tersebut terdiri dari sejumlah pakar seperti Mahfud MD, Jimly Asshiddiqie, dan Indrianto Seno Aji,” ungkap Luhut dalam kuliah umum yang dihadiri pula oleh Rektor USU Runtung Sitepu, Gubernur Sumut Tengku Erry Nuradi, dan pejabat USU lainnya.

Putusan ringan
Saat menanggapi rencana tersebut, Koordinator Divisi Kampanye Publik Indonesia Corruption Watch (ICW) Tama S Langkun meminta pemerintah memikirkan kembali wacana untuk tidak memenjarakan koruptor.

“Kebijakan itu kontraproduktif dengan semangat pembe­rantasan korupsi. Salah satu masalah terbesar pemberantasan korupsi ialah ringannya putusan pengadilan. Usul hukuman seperti pencabutan hak politik dan perampasan harta seharusnya menggenapi setiap hukuman,” jelas Tama.

http://mediaindonesia.com/news/read/...bui/2016-07-26
manteb bener nih kajian emoticon-Pelukemoticon-Pelukemoticon-Peluk
Brarti KPK ga perlu ada nih emoticon-Leh Uga

Di miskin kan aja, semua harta disita
Taro dipulau daerah transmigrasi

Kasih kebun 20m2


emoticon-Cool
enggak perlu bui, dor langsung aja
matiin aja !!!!!
dimiskinkan percuma tar kalo dah miskin dia jadi copet atau maling (namanya udah mental)
dipenjara juga percuma, disana dia ga bakalan jera (lah didalem penjara kaya kamar hotel)
apalagi penjara udah makin penuh dah ga muat
Quote:Original Posted By helmynovian
enggak perlu bui, dor langsung aja



nah ini baru ane setuju emoticon-Toast
Quote:Original Posted By elvaelisyadutha
Brarti KPK ga perlu ada nih emoticon-Leh Uga



sedari berkuasa kpk sudah diiisi oleh orang2 kita emoticon-Cool

ssudah kuduga


Quote:Original Posted By mol16
sedari berkuasa kpk sudah diiisi oleh orang2 kita emoticon-Cool


perampok yang pernah dipenjara juga tidak jera pak. sebaiknya mereka juga tidak dipenjara, masukkan ke pesantren saja.




bener2 rezim maling. mereka sudah menyiapkan segala peraturan untuk mengamankan diri mereka sendiri.
setuju.. dibui juga percuma..

divonis 10 tahun.. jalani 5 tahun udah bebas.. trus masih tetap kaya dan bisa nyagub..

udah bener dimiskinkan.. semua hartanya disita.. bila perlu di dor aja.. ngapain pake di bui emoticon-Traveller
Oh kajian
Kirain bajingan
yuk mari kita korupsi
Quote:Original Posted By helmynovian
enggak perlu bui, dor langsung aja




emoticon-2 Jempol

Tp setelah di miskinkan dulu yaak emoticon-Big Grin

menurut ane: disita semua hartanya trus dibuang di pulau kosong, biarkan mereka disana, mau hidup atau mati terserah mereka sendiri emoticon-Jempol
kalau di bui percuma
di sita harta walaupun itu harta nenek moyang
di cabut hak politiknya
di taruh status di KTP koruptor

udah gitu aj
quote of de day


Quote:Original Posted By 5tar5
perampok yang pernah dipenjara juga tidak jera pak. sebaiknya mereka juga tidak dipenjara, masukkan ke pesantren saja.




bener2 rezim maling. mereka sudah menyiapkan segala peraturan untuk mengamankan diri mereka sendiri.



Ini seriusan gitu alesannya ? , ibarat maling / rampok / begal kan sama aja , dipenjara kaga pada jera banyak residivis terus kalau dipenjara ntar pasti bakal menuh2in doang. jadi kaga usah ditangkepin gitu ? emoticon-Wakaka
Dibui itu sdh standar, dibui aja masih banyak yg korupsi,apalagi gak dibui, hukumannya yg diperberat,logikanya dimana
bagus emoticon-Traveller