alexa-tracking

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5796b7049e7404dd628b4569/atasan-mencuri-1-alat-prusahaan
Atasan mencuri 1 alat prusahaan
Assalamualaikum gan, mau curcol jd atasan ane dipnjara krna mncuri di prusahaan tsb, dan sbagian bwahanya ada yg mngetahui dan ada yg tdk tau sma sekali, nah pncurian tsb trnyata trdi slama 4 tahun,naah skrang prusahaan lg lengkapi BAP krna pelaku sdh di polres,prtanyaaanya ktika dia mnjabat,dia suka mmnta tolong kpd pra bwahanya ex: blanja online ke alamat.bwahan,msak trus makan sama2,prnah traktir makanan jg, apakah hal tsb bsa mngarah ke tersangka walaupun ada yg tdk tahu klo dia mncuri,
Trimakasih

Note org yg tdk tahu itu dkt dgn atasanya
Up up up...

Quote:Original Posted By ApenDAizenD
Assalamualaikum gan, mau curcol jd atasan ane dipnjara krna mncuri di prusahaan tsb, dan sbagian bwahanya ada yg mngetahui dan ada yg tdk tau sma sekali, nah pncurian tsb trnyata trdi slama 4 tahun,naah skrang prusahaan lg lengkapi BAP krna pelaku sdh di polres,prtanyaaanya ktika dia mnjabat,dia suka mmnta tolong kpd pra bwahanya ex: blanja online ke alamat.bwahan,msak trus makan sama2,prnah traktir makanan jg, apakah hal tsb bsa mngarah ke tersangka walaupun ada yg tdk tahu klo dia mncuri,
Trimakasih

Note org yg tdk tahu itu dkt dgn atasanya


Kurang spesifik gan pertanyaan tentang status tersangka. soalnya penjelasan agan "sebagian ada yang mengetahui, sebagian ada yang tidak tahu sama sekali"


Quote:Oke bahas satu satu ya.
kalo dari segi karyawan yang sama sekali tidak tahu bahwa atasanya melakukan pencurian, maka tidak dapat dipidana dan tidak ada pelanggaran maupun kejahatan yang dilakukan oleh bawahan tersebut jika memang uang/barang itu diberikan secara sukarela (cuma-cuma). dan untuk contoh belanja online memakai alamat bawahan, apakah sebelumnya bawahan tersebut menanyakan kenapa tidak memakai alamat kantor, atau alamat pribdinya saja?



Quote:Sekarang dari segi karyawan yang mengetahuinya
Dalam hal ini menerima uang hasil tindak pidana penggelapan dalam jabatan yang dilakukan oleh atasan agan, maka uang/barang tersebut dapat dikategorikan sebagai uang hasil kejahatan. Hal ini telah ditegaskan dalam Pasal 2 ayat (1) huruf q UU No. 8 Tahun 2010 tentang Pencegahan Dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang (“UU TPPU”), yang menyatakan bahwa uang hasil tindak pidana penggelapan adalah termasuk salah satu hasil tindak pidana yang dapat “dicuci” oleh pelaku tindak pidana penggelapan tersebut (pelaku TPPU aktif), yaitu dengan cara mengalihkan (Membeli barang tetapi memakai alamat orang lain), mentransfer atau menitipkan uang hasil kejahatan tersebut kepada pihak lain/Pelaku TPPU Pasif (Pasal 3 UU TPPU).

yang kedua,
Pasal 165 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (“KUHP”), yaitu :
“Barang siapa mengetahui ada niat untuk melakukan salah satu kejahatan berdasarkan pasal-pasal 104, 106, 107 dan 108, 110 – 113, dan 115 – 129 dan 131 atau ada niat untuk lari dari tentara dalam masa perang, untuk desersi, untuk membunuh dengan rencana, untuk menculik atau memperkosa atau mengetahui adanya niat untuk melakukan kejahatan tersebut dalam bab VII dalam kitab undang-undang ini, sepanjang kejahatan itu membahayakan nyawa orang atau untuk melakukan salah satu kejahatan berdasarkan pasal-pasal 224, 228, 250 atau salah satu kejahatan berdasarkan pasal-pasal 264 dan 275 sepanjang mengenai surat kredit yang diperuntukan bagi peredaran, sedang masih ada waktu untuk mencegah kejahatan itu, dan dengan sengaja tidak segera memberitahukan hal itu kepada pejabat kehakiman atau kepolisian atau kepada orang yang terancam oleh kejahatan itu, dipidana jika kejahatan itu jadi dilakukan, dengan pidana paling lama sembilan bulan atau pidana denda paling banyak empat ribu lima ratus rupiah.“

Jadi dalam hal ini adalah kewajiban bagi setiap orang untuk melaporkan kepada polisi, jika mengetahui terjadinya suatu tindak kejahatan, walaupun dalam Pasal 165 KUHP tersebut hanya disebutkan beberapa pasal tindak kejahatan. Hal ini merupakan suatu upaya untuk mencegah terjadinya suatu tindak kejahatan, karena jika tidak diberitahukan segera maka orang tersebut dapat dikatakan memberi kesempatan pada seseorang untuk melakukan kejahatan.

Jadi seseorang yang mengetahui suatu tindak pidana dapat dikenakan hukuman karena tidak melaporkannya kepada pihak yang berwajib mengenai adanya tindak pidana yang ia ketahui.

Quote:Original Posted By nyonyasamsat


Kurang spesifik gan pertanyaan tentang status tersangka. soalnya penjelasan agan "sebagian ada yang mengetahui, sebagian ada yang tidak tahu sama sekali"








Iya gan,soalnya prusahaan tdk mngizinkn klau blnja online dikirim ke alamat prusahaan,trus itu atasan msih ngekost jd jrang dtmpt alih2nya si gtu, btw klo untuk TPPU nya itu ancamanya apa ya gan??
Maaf nih bnyk nanya,hehehehe
Up up up...