alexa-tracking
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Terdakwa Penggelapan Dana Gereja Dituntut Penjara Delapan Tahun
4.47 stars - based on 30 vote 5 stars 0 stars
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/577268f398e31bf73c8b4569/terdakwa-penggelapan-dana-gereja-dituntut-penjara-delapan-tahun

Terdakwa Penggelapan Dana Gereja Dituntut Penjara Delapan Tahun



REPUBLIKA.CO.ID, TANGERANG -- Sidang kasus penggelapan dana Jemaat Gereja Kristen Indonesia (GKI) Serpong, Tangerang Selatan masih bergulir hingga saat ini. Tim Jaksa Penuntut Umum (JPU) Robby Afani membacakan tuntutannya kepada terdakwa HS dengan penjara delapan tahun dan denda Rp 800 juta.

Kuasa Hukum GKI Serpong dari Pos Pelayanan Hukum (Posyankum) GKI Serpong Joviardi Wahyu mengaku GKI Serpong akan menerima apapun keputusan vonis untuk terdakwa asalkan sudah sesuai dengan peraturan perundangan-undangan yang berlaku.

"Kami belum ada rencana untuk melakukan tindakan apapun. Yang jelas kalau hukuman delapan tahun penjara itu sudah sesuai aturan kami terima saja," ujarnya kepada Republika.co.id, Senin (27/6).

Kendati pihaknya menerima tuntutan dari JPU, GKI Serpong tetap meminta dana yang sudah digelapkan oleh terdakwa HS dikembalikan secara utuh. Sebelumnya diketahui terdakwa HS mengakui telah menggelapkan dana Jemaat GKI Serpong senilai Rp 2,3 miliar. Di mana pada saat penggelapan tersebut terdakwa sedang menjabat sebagai Bendahara Umum GKI Serpong.

Hingga saat ini Wahyu mengaku pengurus GKI Serpong masih menunggu dana tersebut dikembalikan. Karena pengurus GKI Serpong belum menerima dana tersebut sepeserpun. Perbuatan itu diketahui tanggal 25 September 2015, sejak tersangka HS memberikan pengakuan kepada Pendeta Agus Wijaya.

HS kemudian dilaporkan ke Polsek Serpong di BSD pada tanggal 6 Oktober 2015 oleh Ketua Umum Majelis Jemaat GKI Serpong Penatua Rumpoko Hadi. Kemudian sejak tanggal tersebut terdakwa HS masuk menjadi tahanan Polsek Serpong. Perkaranya telah diserahkan oleh Polsek Serpong kepada Kejaksaan Negeri Tangerang pada 9 November 2015.

http://nasional.republika.co.id/beri...-delapan-tahun

yang penting ...taat .. santun ... dan ... hari minggu ... selalu hadir ... emoticon-Ngacir
Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!
Halaman 1 dari 13
Post ini telah dihapus oleh Kaskus Support 15

Korupsi Harus Menjadi Perhatian Gereja

Terdakwa Penggelapan Dana Gereja Dituntut Penjara Delapan Tahun

Terdakwa Penggelapan Dana Gereja Dituntut Penjara Delapan Tahun

Terdakwa Penggelapan Dana Gereja Dituntut Penjara Delapan Tahun

gile.... dana jemaat yang di gelapkan .. 2.3 M ... dana totalnya berapa ya ....tajir tajir neh .... perpuluhannya ... pasti gede ..gede .. emoticon-Malu ... emoticon-Ngacir

Analisadaily (Medan) - Korupsi harus menjadi perhatian yang serius bagi gereja karena sampai hari ini, kejahatan luar biasa atau extra ordinary crime itu belum dijadikan sebagai kejadian yang berbahaya. Kritikan tersebut disampaikan pada acara seminar ‘Gereja Melawan Korupsi’ di Medan.

Seminar yang dilaksanakan YAKOMA-PGI dan GMKI Cabang Medan itu menghadirkan Ketua STT Methodist Bandar Baru, Sahat Tobing, Koordinator Indonesia Corruption Watch (ICW), Adnan Topan Husododan Pengamat Politikdari Lingkar Madani Indonesia (Lima), Ray Rangkuti serta Kepala Biro Humas PGI, Jerry Sumampow, sebagai narasumber.

Pada kesempatan itu, Sahat Tobing, memaparkan kajiannya tentang korupsi lewat perspektif theologis. Dia mengatakan, ada beberapa faktor yang perlu diperhatikan untuk melawan korupsi, dan itu dimulai dari para pemimpin gereja. Menurutnya, pemimpin gereja itu adalah teladan atau panutan bagi semua orang atau jemaat.

“Saya menilai, gereja belum dapat lepas dari sikap perspektif materialism atau kebendaan, termasuk uang. Sikap demikian dapat memicu terjadinya korupsi, sehingga ke depan gereja harus melepaskan itu. Hal lainnya adalah gaya hidup pimpinan yang hedon dan mengawasi aliran dana dari luar negeri masuk ke gereja,” kata Sahat Tobing, Rabu (15/6).

Tidak hanya itu, Sahat Tobing juga menyarankan supaya pimpinan-pimpinan gereja yang ada di seluruh tanah air melaporkan harta kekayaannya dan gajinya juga harus diberikan secukupnya. Dia sangat yakin, apabila perspektif demikian diterapkan dalam kalangan gereja maka gejala-gejala korupsi akan hilang.

Pemberantasan korupsi memang tidak dapat dilakukan jika mengandalkan kekuatan personal, sehingga diperlukan lembaga-lembaga yang independen. Oleh karena itu, Adnan Topan Husododan menyampaikan, gereja salah satu lembaga agama yang dipercaya mampu melawan korupsi di Indonesia, dan potensinya juga sangat kuat untuk itu.

“Gereja harus punya peran dalam memerangi korupsi, apalagi lembaga ini akan melahirkan orang-orang yang kompenten dan punya integritas sebagai pelayan umat. Saya juga mengajak untuk tetap mendorong lembaga anti korupsi agar membongkar kejahatan-kejahatan korupsi,” kata Adnan Topan.

Di sisi lain, Adnan juga menyinggung sektor yang kerap dikorupsi di Indonesia, termasuk Sumatera Utara. Dia mengatakan, Anggaran Pendatapatan Belanja Daerah (APBD) sering dijadikan sebagai pintu masuk untuk melakukan korupsi. Sehingga, perlu adanya penegak hukum yang kredibel, media massa yang kritis dan kelompok seperti gereja untuk mengawalnya.

Di samping itu, Ray Rangkuti yang menyoroti bagaimana nantinya masa depan pemberantasan korupsi di Indonesia. Pengamat politik ini menyampaikan pentingnya sebuah kreasi baru dari anak bangsa untuk melawan korupsi. Saat ini, Indonesia memerlukan generasi muda perlu membangun dan meningkatkan etika.

“Bagi saya, etika menjadi faktor yang paling utama untuk melawan korupsi yang sudah menggerogoti sendi-sendi kehidupan kita. Hampir semua sektor di negara ini tidak tidak lepas dari korupsi, termasuk kesehatan dan pendidikan. Ini harus menjadi refleksi kita bersama. Selanjutnya, hukum menjadi sisi yang kuat dalam pemberantasan kejahatan itu,” kata Ray Rangkuti.

Sebagai penutup, Humas Persekutuan Gereja-gereja di Indonesia (PGI), Jerry Sumampow menambahkan, demokrasi sudah dibajak elit politik yang jahat sehingga arah demokrasi sudah keluar dari jalurnya. Hal ini juga menjadi ruang bagi koruptor untuk menyelewengkan uang negara.

“Kita tidak ingin korupsi merajalela karena itu dapat membuat generasi berikutnya tidak dapat menikmati warisan bangsa Indonesia. Saat kita tengah mempersiapkan modul gereja melawan korupsi dan akan selesai tahun 2018 mendatang. Semoga itu menjadi formula yang tepat untuk memberantas korupsi,” kata Jerry Sumampow.

http://news.analisadaily.com/read/ko...134/2016/06/15

Diubah oleh kaw.kimax
lho yg penting percaya yesus, dosa terampuni g ush masuk penjara. enak to!!
#calontritsepi
buat nyewa lonte alexis ya pa pendeta ? emoticon-Big Grin
salah islam nih ?
Gak usah sara, cooek! 😯
calon trit sepi nih emoticon-Big Grin coba klo yg kena pakai sorban atau hijab pasti rame emoticon-Ngakak
Sepi......
Quote:


dan yang pasti .. low rating ... dan thred di hapus pastinya .... emoticon-Malu ... emoticon-Ngacir
emoticon-Recommended Seller
Diubah oleh pukat.harimau
Ahok seharusnya mengaudit semua keuangan gereja, biar ketauan kalo seandainya ada dana yg menyimpang. Kalo kaya gini terus, gereja tidak di perhatikan, anda ga bakal menang hok di pilgub 2017
Diubah oleh eggy.sujana
Quote:


uang perpuluhan memang mantap


Krik..krik...krik....😂
Numpang lewat di trit sepi
Disini babik semua berita ginian ga laku bray
Quote:


Ya setidaknya pas pembangunan mereka gak minta2 di tengah jalan
ini pasti konspirasi onta onta yang tersesatemoticon-Cool
persepuluhan emang sangat menggoda buat para pendeta emoticon-Big Grin
baguslah gereja dah mulai sadar memang perlu memberantas koruptor di lingkungan agama
bukan trit bau dupa dijamin sepi
Halaman 1 dari 13


×
GDP Network
© 2019 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di