alexa-tracking

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/576b94dfa2c06e567b8b4568/jokowi-minta-pln-perbanyak-beli-listrik-bukan-bangun-pembangkit
Jokowi Minta PLN Perbanyak Beli Listrik, Bukan Bangun Pembangkit
KATADATA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta agar pengusaha nasional diberikan ruang untuk ikut serta dalam program pembangkit listrik 35 gigawat (GW). “Untuk mempercepat pembangunan infrastruktur kelistrikan, saya ingin swasta diberikan peran yang lebih,” ujarnya.

Jokowi Minta PLN Perbanyak Beli Listrik, Bukan Bangun Pembangkit

Hal ini ditegaskan Jokowi dalam rapat terbatas (ratas) kabinet yang membahas percepatan pembangunan infrastruktur kelistrikan di Kantor Presiden, Jakarta, Rabu (22/6). Sekretaris Kabinet Pramono Anung mengatakan Jokowi menginstruksikan beberapa hal dalam rapat tersebut.

Instruksi ini harus dijalankan oleh Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) sebagai regulator, Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno, dan Direktur PLN Sofyan Basir.

Awalnya, kata dia, PLN diberi jatah untuk membangun pembangkit sendiri sebesar 5 GW, dari proyek 35 GW. Sisanya 30 GW diberikan kepada pihak swasta (Independent Power Producer/IPP). Namun, karena PLN sudah terlanjur melakukan tender sebesar 10 GW, akhirnya pemerintah memberikan jatah sebesar itu.

“Tapi itu sudah batas maksimal, bahkan diminta untuk dilihat lagi kemampuan keuangannya. Kalau memang lebih baik fokus kepada transmisi, pembangkitnya diberikan ke IPP saja,” kata Sudirman. Pemerintah juga menugaskan PLN membangun transmisi sepanjang 46 ribu kilometer, yang harus selesai dalam lima tahun.

Menurut Sudirman, Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla menekankan bahwa urusan listrik bukan sekadar urusan korporasi. PLN adalah perusahaan utilitas dan negara bertanggung jawab menyelenggarakan kegiatan kelistrikan.

“Karena itu tidak boleh menggunakan perhitungan komersial, tapi (listrik) harus menjadi penggerak pembangunan ekonomi,” ujarnya.

Sumber: Jokowi Minta PLN Beli Listrik
Buat apa bikin klo bisa beli bray...
emoticon-Leh Uga
emoticon-Leh Uga
bakal crott ga ya kali ini ?

:D

Kasih menlen kah proyek listrik yang 25Gw

emoticon-Leh Uga
Quote:Original Posted By cirice
Buat apa bikin klo bisa beli bray...
emoticon-Leh Uga


horang kayah emoticon-Cool
Kenapa harus selesai dalam 5tahun ? katanya 2 periode kan masih banyak waktu woles ae emoticon-Ngakak
katanya ngurusin listrik dah susah
mungkin maksudnya bikin2 listrik di kasiin BUMN lainnya gitu emoticon-Malu
Belinya ngutang nggak.?
imho
kalo porsi listrik untuk swasta lebih banyk daripada pln,
menurut gw bisa beresiko
secara swasta yg bisnis oriented, daya tawarny bakal lebih tinggi
kadang2 mereka gk mau ngalah untuk urusan teknis
seting proteksi, kestabilan sistem,
tp mudah2n tuh dirut bisa merangkul IPP
cungur......ga ngomong sekalian pak tarif PLN bakal murah 30 thn lg...kita butuh presiden bukan peramal lol..
Dilema memang.
Indonesia sudah darurat kelistrikan
Dulu jawa aman, skrg malah rebutan listrik sama sumatera, yang lagi heboh kabel interkoneksi bawah laut...
Kalau nunggu bangun pembangkit masih lama krn bangun pembangkit otomatis harus bangun jaringan dan gardu lagi.
Kalau beli listrik dari swasta, pln tidak bisa berkutik krn masih berkutat di harga TDL yang masih jauh lebih rendah dari negara lain.
Mau tidak mau, kalau PLN terpaksa beli listrik dari pembangkit swasta, pemerintah harus sediakan dana ekstra agar PLN bisa membeli listrik diatas TDL supaya pihak swasta mau listriknya dibeli oleh PLN...
Kalau naikin TDL, ntar pada ribut semua...
Quote:Original Posted By JMYCM
Dilema memang.
Indonesia sudah darurat kelistrikan
Dulu jawa aman, skrg malah rebutan listrik sama sumatera, yang lagi heboh kabel interkoneksi bawah laut...
Kalau nunggu bangun pembangkit masih lama krn bangun pembangkit otomatis harus bangun jaringan dan gardu lagi.
Kalau beli listrik dari swasta, pln tidak bisa berkutik krn masih berkutat di harga TDL yang masih jauh lebih rendah dari negara lain.
Mau tidak mau, kalau PLN terpaksa beli listrik dari pembangkit swasta, pemerintah harus sediakan dana ekstra agar PLN bisa membeli listrik diatas TDL supaya pihak swasta mau listriknya dibeli oleh PLN...
Kalau naikin TDL, ntar pada ribut semua...


anak2 alay yg mayoritas s1 aja blum kelar mana bs paham ama uraian ente.. btw emoticon-Rate 5 Star buat ente
Quote:Original Posted By JMYCM
Dilema memang.
Indonesia sudah darurat kelistrikan
Dulu jawa aman, skrg malah rebutan listrik sama sumatera, yang lagi heboh kabel interkoneksi bawah laut...
Kalau nunggu bangun pembangkit masih lama krn bangun pembangkit otomatis harus bangun jaringan dan gardu lagi.
Kalau beli listrik dari swasta, pln tidak bisa berkutik krn masih berkutat di harga TDL yang masih jauh lebih rendah dari negara lain.
Mau tidak mau, kalau PLN terpaksa beli listrik dari pembangkit swasta, pemerintah harus sediakan dana ekstra agar PLN bisa membeli listrik diatas TDL supaya pihak swasta mau listriknya dibeli oleh PLN...
Kalau naikin TDL, ntar pada ribut semua...

Pak presiden sebenarnya cukup sadar akan masalah ini kawan.
Tapi pembangkit pln jika memang bisa lebih dari 10gw kenapa tidak?
Pembangkit bisa on the grid (masuk jaringan -pltu-pltg-plta-dll) atau off the grid (diluar jaringan -wind turbin-solar panel-tidal turbin-dll ..cocok untuk kepulauan sekaligus negara rawan bencana agar tidak ada kegagalan kelistrikan saat ada bencana yang merusak jaringan/grid)
tentu akan berbeda harganya.
saya harap subsidi listrik dicabut agar pln dan negara tidak terbebani lebih lama lagi melistriki masyarakat manja di perkotaan.
mmg bisa lansung jadi bangun pembangkit.. emoticon-Wakaka
Yang penting listrik murah dah dan ga mati mulu
Wika - Max Power - Indonesia Power ...

siapa lagi y yg mau main ?

proyek pembangkit listrik.
PLN kasih 30% swasta kasih 70%. itu udah komposisi bagus.
Quote:Original Posted By isenkdoank1
imho
kalo porsi listrik untuk swasta lebih banyk daripada pln,
menurut gw bisa beresiko
secara swasta yg bisnis oriented, daya tawarny bakal lebih tinggi
kadang2 mereka gk mau ngalah untuk urusan teknis
seting proteksi, kestabilan sistem,
tp mudah2n tuh dirut bisa merangkul IPP


kalau swastanya punya pak toa gimana braayy ?
Investasi bagus tuh di listrik..... pasti naek terus demand nya

1 orang aja bisa pegang 3 hape

emoticon-Big Grin

Bisik2 .... PLN bayarnya seret

Kalau nagih ke rakyat mah galak.... telat sedikit diputus