alexa-tracking
Selamat Guest, Agan dapat mencoba tampilan baru KASKUS Masih Kangen Tampilan Sebelumnya
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Pemerintah Tambah 16 Kargo Gas untuk Dalam Negeri
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/576b9240dc06bd5b2e8b4567/pemerintah-tambah-16-kargo-gas-untuk-dalam-negeri

Pemerintah Tambah 16 Kargo Gas untuk Dalam Negeri

KATADATA - Pemerintah menambah alokasi gas alam cair atau Liquefied Natural Gas (LNG) jatah dalam negeri untuk tahun ini. Tambahan tersebut nantinya akan diserap oleh PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) demi memenuhi pasokan gas untuk pembangkit listrik.

Pemerintah Tambah 16 Kargo Gas untuk Dalam Negeri

Dalam bahan paparan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Sudirman Said saat rapat kerja dengan Komisi VII Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), Selasa (21/6) lalu, terungkap adanya penambahan 16 kargo gas. Penambahan jatah domestik itu melalui dua tahap

Pertama, per 29 Desember 2015, Menteri ESDM menetapkan tambahan alokasi LNG kepada pembeli domestik sebanyak 12 kargo. Perinciannya, lima kargo berasal dari Kilang LNG Tangguh di Papua dan sebanyak tujuh kargo dari Kilang LNG Bontang di Kalimantan Timur.

Untuk gas dari Kilang LNG Tangguh, PLN membeli dua kargo melalui terminal Regasifikasi Arun. Sedangkan PT Nusantara Regas membutuhkan tiga kargo melalui terminal Nusantara Regas.

Adapun dari tujuh kargo Kilang LNG Bontang tersebut, rencananya akan disalurkan kepada PLN sebanyak dua kargo melalui terminal Tanjung Benoa. Sedangkan lima kargo lainnya akan dibeli Nusantara Regas melalui terminal Nusantara Regas. Alokasi ini tidak termasuk dalam kontrak sebelumnya antara LNG Bontang dengan Nusantara Regas, yang alokasi kebutuhannya tahun ini mencapai 17 kargo.

Pada akhir Maret lalu, Menteri ESDM kembali menetapkan tambahan alokasi LNG kepada pembeli domestik. Jumlahnya sebanyak empat kargo, masing-masing tiga kargo dari Kilang Bontang dan satu kargo dari Kilang Tangguh.

Tiga kargo gas dari Kilang Bontang akan dibeli oleh PLN melalui terminal Tanjung Benoa, Nusantara Regas dan Regasifikasi Arun. PLN juga membeli satu kargo LNG dari Kilang Tangguh melalui terminal regasifikasi Arun.

Penambahan kargo LNG gas ini sejalan dengan kebutuhan pasokan gas untuk pembangkit tenaga listrik yang terus meningkat dalam beberapa tahun ke depan. Kementerian ESDM mencatat, kebutuhan gas untuk pembangkit listrik tahun ini sebanyak 147 miliar kaki kubik (bcf). Angka ini terus meningkat hingga 838 bcf pada 2025.

Adapun peta kebutuhan gas untuk program pembangkit listrik 35 gigawatt mencapai 1.002 miliar british thermal unit per hari (bbtud), untuk 12.722 megawatt. Rinciannya, yakni 285 BBTUD untuk Sumatera, Jawa sebesar 424 BBTUD, 9 BBTUD untuk Bali dan Nusa Tenggara, 50 BBTUD untuk Papua, 148 BBTUD untuk Sulawesi dan 86 BBTUD untuk Kalimantan.

Sumber: Pemerintah Tambah 18 Kargo Gas
Urutan Terlama
Wow nambah lagi.. emoticon-Wow
mantap betul emoticon-Matabelo


×
GDP Network
Copyright © 2018, Kaskus Networks, PT Darta Media Indonesia.
Ikuti KASKUS di