alexa-tracking
Selamat Guest, Agan dapat mencoba tampilan baru KASKUS Masih Kangen Tampilan Sebelumnya
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Tambah Utang 58 Triliun, Bukti Indonesia Dipercaya Asing
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5767b817162ec2952a8b4568/tambah-utang-58-triliun-bukti-indonesia-dipercaya-asing

Tambah Utang 58 Triliun, Bukti Indonesia Dipercaya Asing

KATADATA - Pemerintah terus mencari pinjaman luar negeri untuk menutup defisit anggaran negara, yang diperkirakan akan membengkak tahun ini. Yang terbaru, menerbitkan surat utang valuta asing (valas) dalam denominasi yen Jepang dan euro dengan total nilai sekitar Rp 58 triliun. Menteri Keuangan Bambang Brodjonegoro mengklaim obligasi itu laris sehingga menunjukkan Indonesia tetap dipercaya oleh investor asing.

Tambah Utang 58 Triliun, Bukti Indonesia Dipercaya Asing

Rencananya, Selasa (21/6), pemerintah akan menerbitkan obligasi dalam mata uang yen Jepang atau Samurai Bonds senilai 100 miliar yen atau sekitar Rp 12,7 triliun. Terdiri atas dua seri, surat utang ini memiliki tenor tiga tahun dengan kupon 0,83 persen dan tenor lima tahun dengan kupon 1,16 persen. Obligasi ini diterbitkan dengan skema private placement, yakni khusus untuk investor institusi Jepang yang berkualitas dan sekitar 50 investor umum.

Yang istimewa, menurut Bambang, ini merupakan penerbitan Samurai Bonds pertama kali tanpa menggunakan Japan Bank for International Corporation (JBIC) sebagai pihak penjamin. Jadi, surat utang tersebut dijamin sepenuhnya oleh pemerintah Indonesia. “Biasanya investor Jepang tidak mau membeli surat utang tanpa jaminan JBIC,” katanya dalam temu wartawan di rumah dinasnya, Jakarta, Kamis (16/6) lalu.

Namun, terbukti respons investor Jepang terhadap Samurai Bonds kali ini cukup besar. Itu ditandai oleh adanya sejumlah investor baru. Permintaan terbesar umumnya berasal dari sektor perbankan pusat dan regional, dana publik, asuransi jiwa dan manajer investasi.

Dua pekan lalu, pemerintah menuai hasil lebih besar dari penerbitan obligasi dalam mata uang euro. Dari rencana awal sebesar 2 miliar euro, akhirnya pemerintah menaikkan besaran nilai obligasi tersebut menjadi 3 miliar euro atau sekitar Rp 45,3 triliun dan diterbitkan pada 14 Juni lalu. Obligasi ini terdiri atas dua seri, yaitu tenor 7 tahun dengan bunga 2,62 persen dan tenor 12 tahun dengan bunga 3,75 persen.

“Karena itu nilainya kami up size menjadi 3 miliar euro,” katanya. Mayoritas pembelinya berasal dari Inggris dan Amerika Serikat dengan profil investor adalah manajer investasi dan perbankan.

Ia menambahkan, ini merupakan obligasi euro terbesar yang pernah diterbitkan pemerintah Indonesia. “Transaksi ini adalah terbesar yang pernah dilakukan negara non-Eropa dan terbesar pula oleh negara dari kawasan Asia,” ujarnya.

Bambang mengklaim, hal tersebut menunjukkan kepercayaan investor asing kepada Indonesia tetap tinggi. Padahal, hanya berselang satu hari sebelumnya Standard & Poor’s mempertahankan peringkat kredit Indonesia sebesar BB+ dengan prospek positif, yang berada di bawah level layak investasi (investment grade).

Seperti diketahui, pada awal Juni lalu, S&P memutuskan mempertahankan peringkat kredit Indonesia sebesar BB+ karena masih memperhitungkan potensi kenaikan utang dan membengkaknya defisit anggaran. Padahal, sebelumnya permerintah sangat berharap lembaga pemeringkat internasional mengikuti jejak Fitch Ratings dan Moody’s Investor Services, yang telah mengerek peringkat Indonesia ke level layak investasi.

Surat utang anyar itu bakal semakin menambah jumlah pinjaman pemerintah. Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko (DJPPR) Kementerian Keuangan mencatat, total utang pemerintah pusat per akhir April 2016 mencapai Rp 3.279,3 triliun atau bertambah 5,8 persen dari akhir tahun lalu. Sedangkan total utang obligasi mencapai Rp 2.529,9 triliun, yang termasuk di dalamnya obligasi valas senilai Rp 656,6 triliun.

Di sisi lain, Bank Indonesia (BI) juga merekam kenaikan utang luar negeri (ULN) Indonesia oleh sektor publik (pemerintah dan BI). Per akhir April lalu, jumlah ULN sektor publik mencapai US$ 153,8 miliar atau tumbuh 15,7 persen dibandingkan periode sama 2015. Kenaikannya lebih tinggi daripada bulan sebelumnya yang tumbuh 14 persen.

Sumber: Indonesia Tambah Utang Valas 58 Triliun
Urutan Terlama
Halaman 1 dari 2
1 kata aja deh "MUNAFIK" emoticon-Cool
Yg di bangun pulau sana .. Yg ngutang berasal dri pulau sana .. Dan yg kena imbas yg bukan dri pulau sana .. 😂😂😂😂😂
mantabs
Pasti gara2 32 + 10,,,, jelas....
Hayo...mau cari kambing hitam......
pinter ngomongnya nie mentri...
Asal uangnya digunakan dengan semestinya, bisa aja hutang 58T tapi apa yang didapat dari itu bisa menjadi 169T Tambah Utang 58 Triliun, Bukti Indonesia Dipercaya Asing
ntapz... tambah lagi utangnya biar makin dipercaya emoticon-Wkwkwk
kasihan anak2 lo pade nanti... bayar utang... utang di bayar... yaudah jual aje ni negara emoticon-Wkwkwk
Sumbangin ke kak lio aja
emoticon-Shakehand2
Sebenarnya gw selalu ketawa kalau liat orang-orng yg selalu menginginkan negara kita nga punya utang tapi di lain pihak juga suka mebanding-bandingkan kenapa negara kita nga semaju negara lainemoticon-Embarrassment

kenyataannya semua negara di dunia itu punya utang. bahkan negara-negara makmur pun juga berutang yang bahkan sangat jauh jumlah utangnya dari pada negara kita (nga percaya coba aja search utangnya jepang, amerika, china, jumlahnya wow)

mau memnajemen keuangan negara untuk tidak berutang itu sangat sulit, soalnya realisasi pendapatan negara terkadang tidak sesuai dengan ekspektasi awal perencanaan keuangan negara.

kalau mau negara bebas utang sih gampang, solusinya negara harus berhemat, tapi tentunya itu harus memangkas banyak anggaran yg biasa dialokasikan untuk menunjang pebangunan negara.
jadi kalau pengen negara bebas utang, jangan bersungut kalau pembangunan infrakstruktur berjalan lambat dan pemeliharaan nya juga seadanya, gaji PNS, polisi dan militer dikurangi, subsidi dihapus,anggaran belanja militer dikurangi, program-program pemerintah yang memakan banyak biaya termasuk RnD bidang teknologi dikurangi juga dan masih banyak lagi.

dua tahun = triple utang 32+10...

ntab...leh uga..emoticon-Matabelo
ntap banget
tar bayarnya bijimane yah
u(T)ang nya ada tinggal ma(L)u apa tidak..
mantab semakin banyak hutang semakin dipercaya..
Quote:


rnd technology ada ya??
Quote:


benar ngomongnya.
utangnya makin bocyor emoticon-Cape d... (S)
terima kasih lung ................. emoticon-Traveller
gali lobang mulu, ntah kapan tutup lobang emoticon-Ngakak
Diubah oleh kazeshin
Quote:


Kalo yang ngomong Budiono, Sri Mul, Agus Marto atau Khatib Basri jadi nggak bener kan menurut nastak.
kesannya kok gak tau malu yah, ah sudahlah emoticon-Traveller
Halaman 1 dari 2


×
GDP Network
Copyright © 2018, Kaskus Networks, PT Darta Media Indonesia.
Ikuti KASKUS di