alexa-tracking
Selamat Guest, Agan dapat mencoba tampilan baru KASKUS Masih Kangen Tampilan Sebelumnya
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / News / ... / Medcom.id /
ERP Jakarta Sedot Aggaran Hingga Rp3 Triliun
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/57678573dac13e8a3a8b4586/erp-jakarta-sedot-aggaran-hingga-rp3-triliun

ERP Jakarta Sedot Aggaran Hingga Rp3 Triliun

ERP Jakarta Sedot Aggaran Hingga Rp3 Triliun

Metrotvnews.com, Jakarta: Penerapan kebijakan Electronic Road Pricing (ERP) atau jalan berbayar di Ibu Kota diperkirakan menghabiskan anggaran hingga Rp3 triiliun. Gubernur DKI Jakarta Basuki `Ahok` Tjahaja Purnama ingin ERP Jakarta menggunakan alat dari negara maju.

 

Ahok mengatakan, pihaknya sudah menyetujui Dewan Transportasi Kota Jakarta (DTKJ) melakukan studi banding soal ERP ke sejumlah negara. "DTKJ akan studi banding. Mereka minta dan kita sudah setuju," kata Ahok di Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Senin (20/6/2016).

 

DTKJ, ujar Ahok, akan mengunjungi negara yang menggunakan ERP. Meski memperbolehkan, Ahok meminta, DTKJ mengunjungi negara maju yang penerapan ERP-nya sudah berjalan baik. Ahok enggan bermain-main dengan produk ERP yang menghabiskan dana tak sedikit.

 

"Kita enggak mau coba-coba pakai yang baru-baru. Kita ngeri karena ini barang Rp2 triliun sampai Rp3 triliun. Kita enggak mau ambil risiko," ujar Ahok.

 

Rencananya sosialisasi ERP berlangsung 27 Juni sampai 18 Juli 2016. Uji coba kembali dilaksanakan pada 19 Juli sampai 2 Agustus 2016. Menunggu penerapan ERP, DKI akan menjalankan kebijakan pelat nomor ganjil genap.


Kepala Dinas Perhubungan dan Transportasi (Dishubtrans) DKI Jakarta Andri Yansyah mengatakan, pembatasan melalui pola ganjil genap berlaku pukul 07.00-10.00 dan pukul 16.00-20.00 di jalur yang selama ini menerapkan sistem 3 in 1. Uji coba direncanakan 20 Juli selama satu bulan dan dipermanenkan pada 20 Agustus.

 

Metode ganjil dan genap diklaim mengurangi kemacetan hingga 37%. Sebab okupansi kendaraan pribadi di Jabodetabek adalah 75%. Jumlah kendaraan pribadi di Jabodetabek mencapai 16,9 juta. Sebanyak 8,49 juta unit bernomor pelat ganjil dan dan 8,45 juta unit berpelat genap.

Sumber : http://news.metrotvnews.com/read/201...ga-rp3-triliun

---

Kumpulan Berita Terkait ERP JAKARTA :

- ERP Jakarta Sedot Aggaran Hingga Rp3 Triliun ERP Jakarta Sedot Aggaran Hingga Rp3 Triliun

- ERP Jakarta Sedot Aggaran Hingga Rp3 Triliun Sistem Jalan Berbayar, Ahok Harus Minta Restu Jonan

- ERP Jakarta Sedot Aggaran Hingga Rp3 Triliun DKI Terapkan Tarif Dasar ERP Rp30 Ribu

Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!
mestinya ga perlu erp erp an,.dana segitu lempar aja ke daerah2 tuh, ato kota yg ga maju2,.dibangun yg baik biar rata perekonomiannya dng jkt, nanti juga orang2 jktnya pindah sendiri ke daerah, ato yg dari daerah g akan ke jkt lagi, lama2 juga macet jkt hilang sendiri
Quote:


mental gembel donk,daerahnya ga maju2 ngarepin dana hibah dr jakarta terus macem bekasi tangerang depok tangerang minta duit mulu dr jkt emoticon-Big Grin
Quote:


bukannya udah otonomi daerah? buat apa kalo gitu dikasi kekuasaan ngolah dana sendiri?
mental orang indo begini, minta2 melulu kapan mau maju nya.
Quote:


eh tong lu tau pendapatan daerah itu cuma seupil lu kate bangun jalan yg bagus bangun gedung bangun lain2 itu pake duit receh? ya kagak cukup itu duit daerahnya perlu didukung pusat,.dan ente tau ga itu pabrik2 gede yg buka di daerah npwp nya jakarta,. jadi pajak mereka setor ke jkt juga padahal buang tai nya di daerah, bukan masalah minta2nya masalah pusat itu bisa ratain pembangunan kagak..klo ga rata ya mau ampe lebaran semut semua org daerah maunya ke jakarta yg maju
Quote:


yaudah itu derita lu emoticon-Ngakak
Siapa bilang semua org daerah maunya ke jakarta? Banyak juga org daerah yg mau nya cuma ke depok, cibinong ato ke bekasi...
Post ini telah dihapus oleh Kaskus Support 15


×
GDP Network
© 2018 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di