alexa-tracking

Jokowi Tabrak Aturan calonkan Tito sebagai Kaplori?

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5762c78b507410c4088b4567/jokowi-tabrak-aturan-calonkan--tito-sebagai-kaplori
Jokowi Tabrak Aturan calonkan Tito sebagai Kapolri?
Jokowi Tabrak Aturan calonkan Tito sebagai Kaplori?

Jokowi Tabrak Aturan calonkan Tito sebagai Kaplori?

Ketua Presidium Indonesia Police Watch (IPW) Neta S Pane khawatir internal Polri tidak akan ada pergerakan setelah Presiden Joko Widodo menunjuk Komjen Polisi Tito Karnavian jadi calon tunggal Kapolri.

"Saya khawatir, di mulut mendukung namun program Tito tidak dilaksanakan," kata Neta, Kamis (16/6).

Masalah yang akan terjadi ke depan lanjutnya, sangat mungkin beberapa program strategis Kapolri tidak jalan karena setelah Tito ditetapkan jadi Kapolri, proses kaderisasi berikutnya semakin berat karena masa tugas Tito terlalu panjang.

"Hal yang sangat mungkin terjadi adalah melawan secara diam-diam karena lulusan Akademi Kepolisian setelah 1987 harus menunggu Tito pensiun terlebih dahulu dan itu waktunya lima atau enam tahun lagi," ujar Neta.

Bintang tiga di pundak Tito, imbuh Neta, baru tiga bulan. Sementara untuk jadi Kapolri itu ada mekanismenya yang diatur oleh UU. "Penguasa mestinya jangan tabrak-tabrak juga mekanisme itu. Kasihan juga Tito, karena dia nantinya yang akan menanggung beban," pungkasnya.

http://www.jpnn.com/read/2016/06/16/...-juga-Tito...-

Presiden Joko Widodo menetapkan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme Komisaris Jenderal Tito Karnavian sebagai calon tunggal Kapolri.

Menurut Ketua Pusat Studi Politik dan Keamanan (PSPK) Universitas Padjajaran Muradi, jika Tito terpilih menjadi Kapolri akan berpotensi menimbulkan konflik di internal Polri.

"Dia melangkahi empat angkatan. Ini masalah jenjang karir. Buat saya ini berpotensi menimbulkan konflik di dalam Polri," kata Muradi saat dihubungi CNNIndonesia.com, Rabu (15/6).

Menurut Muradi, potensi konflik muncul karena, baik di tentara maupun polisi, terdapat budaya senioritas.

Di dalam senioritas melekat dua nilai, yaitu respek dan konsolidasi. Dari saat menjadi taruna, setiap junior ditanamkan untuk patuh dan hormat kepada senior.
Lihat juga:
PDIP Manut Jokowi Dukung Tito Karnavian Jadi Kapolri
Untuk itu, menjadi sulit dibayangkan, di dalam kultur senioritas tersebut, junior memimpin dan memerintahkan senior.

"Akibatnya senior berpotensi tidak patuh sama junior karena senioritas merupakan sentral pergerakan di kepolisian. Hal itu berpotensi menimbulkan konflik di internal Polisi, " katanya.

Selain konflik, pengangkatan Tito juga merusak proses regenerasi kepangkatan di Polri. Tito pun berpotensi menjadi jenderal aktif yang tidak memiliki jabatan.

"Tito itu pensiun sekitar 2022. Jokowi habis masa jabatan 2019. Jika tidak diangkat sama presiden yang baru berarti Tito jenderal aktif non job atau dia pensiun dini," katanya.
Lihat juga:
'Jika Tito Karnavian Kapolri, Regenerasi Polri Terhambat'
Namun, secara kualitas, menurut Muradi, Tito layak untuk menjadi Kapolri karena memilik rekam jejak, pendidikan, dan pengalaman yang bagus. Tito pernah menjabat sebagai Kapolda Papua, dan Metro Jaya.

"Tito punya kapasitas jadi Kapolri, tapi tidak dalam waktu dekat ini," katanya.

Muradi menduga, pemilihan Tito menjadi calon Kapolri, karena Presiden Jokowi tidak diberikan informasi komprehensif mengenai budaya di kepolisian.

Senada dengan itu, menurut anggota Komisi III DPR Nasir Djamil, keputusan Presiden Jokowi tersebut merupakan lompatan yang sangat ekstrim.

Untuk itu, Presiden Jokowi diharapkan telah memetakan dan menyeimbangkan situasi internal di dalam Polri guna menghindari terjadinya konflik.

"Beliau (Tito) terlalu muda dan akan ada kendala psikologis karena sangat ekstrim lompatannya," kata Nasir saat dihubungi.

Nasri juga meminta agar Presiden Jokowi menjelaskan ke rakyat Indonesia alasannya memilih Tito sebagai calon tunggal Kapolri.

"Presiden harus menjelaskan kenapa memilih Tito sementara masih ada yang lebih senior, apakah angkatan 83 hingga 86 tidak ada layak jadi Kapolri? atau jika dicalonkan akan berpotensi menjadi masalah? atau presiden ingin memotong generasi di Polri?" kata Nasir.
Lihat juga:
Tito Karnavian, Pemimpin Tim Penangkap Tommy Soeharto
Juru Bicara Presiden Johan Budi, mengatakan Presiden Jokowi menyampaikan surat permohonan persetujuan Kapolri kepada DPR. Nama yang diajukan adalah Komjen Pol Tito Karnavian.

Johan menerangkan, proses pergantian ini merujuk Undang-undang Nomor 2 tahun 2002 tentang Kepolisian RI. UU mengatur jika calon Kapolri sepenuhnya menjadi wewenang dan hak prerogatif presiden.

"Dalam memilih nama Tito Karnavian, Presiden sebelumnya mendengar masukan dari semua pihak seperti Kompolnas, Polri dan publik," ungkap Johan.

Nama Tito, kata Johan, adalah nama yang juga diajukan oleh Kompolnas kepada Presiden Jokowi. Pertimbangan lain Presiden memilih Tito adalah untuk meningkatkan profesionalitas Polri sebagai pengayom masyaratat.

"Penunjukan Tito untuk memperbaiki kualitas kejahatan luar biasa seperti terorisme, narkoba maupun korupsi sekaligus juga meningkatkan sinergitas dengan penegak hukum lain."

http://www.cnnindonesia.com/politik/...nternal-polri/


image-url-apps
Drpda nabrak tukang becak
Leh uga


Jokowi Tabrak Aturan calonkan Tito sebagai Kaplori? Jokowi Tabrak Aturan calonkan Tito sebagai Kaplori?
image-url-apps
Berita ngga penting



Bukan orang penting emoticon-Traveller
KASKUS Ads
image-url-apps
mana 100jetinya net emoticon-Leh Uga
Emangnya jkw gak nanya dulu ya sama ibu suri emoticon-Big Grin
image-url-apps
Ntah siapa pun diangkat, yg penting good job bkn good jab. Kinerja yg diangkat tdk baik, pasti terpengaruh pada pandangan thd yg mengangkat.
image-url-apps
Kalo kata nasbung mah presiden boneka
Jokowi Tabrak Aturan calonkan Tito sebagai Kaplori?
image-url-apps
Nanti para bintang pada perang
Yg rugi akhirnya masyarakat emoticon-Smilie
aturan lah, budaya lah,
Aturan itu mati! yang hidup kan manusianya hanya cari alasan, cari celahnya doank.

hanya karena loe lebih senior emang lebih hebat/pantas??

mikir coeg, mikir!!
emoticon-Leh Uga emoticon-Leh Uga

sudah jelas yang nulis berita atau yang berpendapat begitu itu hanya babu2 doank, ga pernah jadi atasan.
atasan pasti juga ada minta pendapat ama lainnya, sisanya tergantung kebijakan atasan yang menurut dia paling bagus,

memang dasar mental babu kere
emoticon-Wakaka
image-url-apps
BG "rame"
TK "rame"

Nasibmu de de


emoticon-Ngacir2
image-url-apps
Maunya nasbung BG yg dipilih Joko...supaya pada colly massal emoticon-Big Grin
Dasar licik kalian!!emoticon-Big Grin
image-url-apps
Pada ribut soal KAPOLRI,kl yg di angkat lebih mumpuni dalam mengemban tugas yg akan di berikan nanti knp tidak??..toh yg merasakan dampaknya juga masyarakat..yah walaupun citra POLRI saat ini ancur babak belur akibat ulahnya sendiri..emoticon-Wkwkwkemoticon-Wkwkwk
Jadi inget ngobrol ngalor ngidul setya novanto, riza chalid dan kacung pispot, tapi ah itu semua kan pitnah, presiden sekarang koplak juga cuma pitnah, jangan dipercaya emoticon-Traveller
image-url-apps
Quote:



atau mungkin ini kehendak mamak banteng gan.......emoticon-Traveller
emoticon-Cape d... suka suka dialah aturan mana coba yang mengharuskan JKW milih runut angkatan. IPW sampah! emoticon-Blue Guy Bata (L)
image-url-apps
de pe er gimana? setuju kah mereka? emoticon-Big Grin
image-url-apps
Quote:


Nasbung emang licik.

Dari dulu. emoticon-Big Grin
image-url-apps
bukannya itu hak si jokowi ya.. mau angkat siapa aja terserah
kalo mau tradisi buruk yg ada di polri hilang,
emang harus diamputasi bbrp generasi jenderal.
emoticon-thumbsup
Tololnya Neta Pane, aturan mana coba yang ditabrak,

IPW kok tulul emoticon-Big Grin
×