alexa-tracking
Selamat Guest, Agan dapat mencoba tampilan baru KASKUS Masih Kangen Tampilan Sebelumnya
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Ibu Eno Menangis di Sidang Putusan Kasus Pembunuhan Sadis Anaknya
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/57625f6a98e31b1d228b456e/ibu-eno-menangis-di-sidang-putusan-kasus-pembunuhan-sadis-anaknya

Ibu Eno Menangis di Sidang Putusan Kasus Pembunuhan Sadis Anaknya

Ibu Eno Menangis di Sidang Putusan Kasus Pembunuhan Sadis Anaknya

TANGERANG – Ibu Eno Farihah (19), Mahfudoh tak henti-hentinya menitihkan air mata di dalam ruang sidang Pengadilan Negeri (PN) Tangerang, saat mengikuti jalanny asidang putusan pembunuhan sadis anaknya dengan terdakwa dibawah umur RA (16).

Mahfudoh terus menangis di bahu anaknya Dita yang merupakan kakak Eno. Sambil terisak dia dengan sabar menanti hakim membacakan putusan sidang. "Saya ingin melihat dan mendengar langsung keputusan hakim, apakah bisa bersikap adil atau tidak," katanya di sela sidang, Kamis (16/6/2016).

Sidang putusan ini akan diketuai majelis hakim Suharni SH, dengan hakim anggota Tuty Haryati SH dan Ely Nuryasmin SH. Sebelumnya, Jaksa Penuntut Umum (JPU) menuntut RA 10 tahun penjara.

Atas peristiwa ini Mahfudoh masih tidak percaya anaknya dibunuh dengan cara sekeji itu."Saya kesal, saya masih tidak percaya kalau anak saya harus meninggal dengan cara seperti itu," ujarnya.

Dia pun terus berharap, pelaku pembunuhan anaknya itu dihukum setimpal. Massa pendukung Eno pun terus mendesak agar hakim menghukum mati para pelaku.

Diketahui, Eno Farihah (18) karyawati PT Polyta Global Mandiri (PGM) di bunuh secara sadis di Pergudangan 8, Blok DV, RT 01 RW 06, Kelurahan Dadap, Kecamatan Kosambi, Kabupaten Tangerang, pada Jumat 13 Mei 2016. Korban tewas mengenaskan dengan gagang cangkul menancap ke dalam kemaluannya.

SUMBER

Pantaskah hukuman mati Gan buat pelaku? emoticon-Cool emoticon-Cool
Urutan Terlama
Halaman 1 dari 2
kena denda gak sih?
Kapan di kebiri nya nih si RA? emoticon-Bingung (S) emoticon-Bingung (S)
kasihan breeemoticon-Turut Berduka emoticon-Turut Berduka
kemanusiaan nya tuh ilang kemana???
Quote:


kagak di kebiri bray "katanya"
kan pernyataan kebiri setelah kasus si RA ini, jadi gak kena emoticon-Leh Uga
bunuh saja sudah emoticon-Traveller
hukum mati para pelaku emoticon-Marah emoticon-Marah emoticon-Marah jgn perdulikan komnas HAMburger tau KOMANS anak
yah, mau bagaimana lagi
aturannya begitu

walau konyol sih, dewasa berdasarkan umur

manusia dgn umur 17 thn, 364 hari, 23jam, 59 menit, 59 detik, adalah belum dewasa
satu detik kemudian, umur nya 18 thn, tiba2 sudah dewasa

manusia berubah dr anak-anak tiba2 menjadi dewasa hanya krn nambah umur 1 detik

aturan konyol manusia modern

emoticon-Big Grinemoticon-Big Grinemoticon-Big Grin
Diubah oleh the fan
Quote:


Sepakat, aturan konyol.
UU perlindungan anak harus direvisi ulang dan dikaji kembali karena sudah tidak sesuai dengan zaman.

Quote:

anak2 kalo udah bisa bikin anak brarti jgn dimasukin kategori anak2 lgi harusnya ya gan? skrg anak smp aja dah parah2 kelakuannya emoticon-Najis
Quote:


karena anak anak skrg sdh besar sebelum waktunya emoticon-Big Grin


Post ini telah dihapus oleh Kaskus Support 03
Quote:



besar dalam konteks gimana gan?
kalo dibandingin jaman dulu, lebih cepet besar/dewasa anak2 jaman dulu. umur 17-18 udah mandiri, umur 20 udah punya keluarga.
kalo anak2 sekarang cuma dewasa omongnya doang, nyali mah tetep cemen. berani maen sama anak orang diminta tanggung jawabnya ngabur. emoticon-Marah
Matiin aja udah ketiga pelakunya, bukan manusia mereka emoticon-Marah
kita lihat saja hukum Indonesia
Quote:

Itu dua terdakwa yang lain dihukum berapa tahun tuh, kok ga ada berita yang menjelaskan tentang 2 terdakwa yang lain.

Saat keadilan sudah sirna siapakah yang dpaat mengembalikannya
Udah kebiri aja emoticon-Marah
Post ini telah dihapus oleh Kaskus Support 03
Ikut bersedih ane.. Yg tabah bu....smga mendapat hukum yg setimpal.. emoticon-Turut Berduka
Diubah oleh mardyanyan
Halaman 1 dari 2


×
GDP Network
Copyright © 2018, Kaskus Networks, PT Darta Media Indonesia.
Ikuti KASKUS di