alexa-tracking
Selamat Guest, Agan dapat mencoba tampilan baru KASKUS Masih Kangen Tampilan Sebelumnya
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Gelar Pasar Murah, Pemerintah Berencana Bentuk Pasar Tandingan
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/57625a8d1a9975b0638b4569/gelar-pasar-murah-pemerintah-berencana-bentuk-pasar-tandingan

Gelar Pasar Murah, Pemerintah Berencana Bentuk Pasar Tandingan

KATADATA - Pemerintah terus menggelar operasi pasar, terutama menjelang Lebaran. Langkah ini diklaim efektif untuk menekan harga pangan yang melambung, walau kerap mendapat kritik.

Gelar Pasar Murah, Pemerintah Berencana Bentuk Pasar Tandingan


Untuk itu, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution sedang mengevlauasi kebijakan pemerintah dalam mengontrol harga pangan bersama beberapa menteri. Walau belum semua harga komoditas turun, tetapi operasi pasar sudah membuahkan hasil.

“Ada harga pangan yang arahnya sedikit turun. Tapi ada pula yang masih tetap, itu ada pada daging. Yang naik gula,” kata Darmin di kantornya, Jakarta, Rabu, 15 Juni 2016. “Yang lain, cabai, bawang itu mulai turun. Minyak goreng juga.”

Menurut Darmin, kebijakan pemerintah yang dikomandoi Menteri Pertanian Amran Sulaiman dengan membuka pasar murah (operasi pasar) seharusnya dapat membuat harga pangan kembali stabil. Karena itu, masyarakat diminta tidak perlu khawatir akan ketersediaan bahan pangan menjelang Lebaran.

Terkait impor daging sapi beku, Darmin mengatakan, hal tu bertujuan agar masyarakat memiliki pilihan dengan harga bervariatif. Saat ini, harga daging sapi mulai dari Rp 75.000 per kilogram hingga di atas Rp 100.000.

Saat ini, daging sapi yang harganya di bawah Rp 100.000 per kilogram merupakan daging beku impor. Walau lebih murah, Darmin menolak penilaian daging tersebut tidak berkualitas baik, sebagaiamana anggapan yang beredar selama ini. “Apa kalau makan steak di restoran pakai daging segar. Beku woy, beku. Mitos jangan dibawa-bawa,” ujarnya.

Dalam kesempatan yang sama, Direktur Utama Bulog Djarot Kusumayakti mengatakan ada sejumlah pertimbangan dalam impor ini. Pertama, pemerintah hanya mendatangkan daging sapi dari Rumah Pemotongan Hewan yang halal. Kedua, kesehatan sapi telah terverifikasi. Sebab, Australia tidak mengizinkan memotong sapi sakit atau sapi tua.

Ketiga, teknologi dan kebersihan Rumah Potong Hewan. “Di sana bersih, dipakai tidur nyaman, tidak ada bau. Kalau pakai mesin bagus. Setelah dipotong ditiris, baru masuk pembekuan. Artinya, dagingnya lebih sehat,” kata Djarot.

Walau sudah ada daging beku, harga daging segar masih relatif tinggi. Untuk menekan lojakan harga tersebut, pemerintah akan memperluas titik-titik penjualan dalam operasi pasar. Sebab, Djarot mengakui tidak mudah masuk ke pasar yang telah ada. Selain itu mesti menghitung harga pokok pembelian untuk menentukan harga jualnya.

Karena itu, bila ditugaskan pemerintah, Bulog akan membentuk pasar induk tandingan. Nantinya, di sana dibangun sebuah unit yang bisa dikontrol dari sisi kualitas, jumlah, dan harganya. Sehingga pemerintah akan mudah dalam mengendalikan gejolak harga. (Baca juga: Kementan dan Bulog Gelar Operasi Pasar Hingga Malam Idul Fitri).

Sumber: Pemerintah Bentuk Pasar Tandingan


×
GDP Network
Copyright © 2018, Kaskus Networks, PT Darta Media Indonesia.
Ikuti KASKUS di