alexa-tracking
Selamat Guest, Agan dapat mencoba tampilan baru KASKUS Masih Kangen Tampilan Sebelumnya
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / News / ... / Beritagar.id /
Melawan teror Orlando lewat foto sepasang pria berciuman
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5762575b56e6afc2308b4574/melawan-teror-orlando-lewat-foto-sepasang-pria-berciuman

Melawan teror Orlando lewat foto sepasang pria berciuman

Melawan teror Orlando lewat foto sepasang pria berciuman
Dua orang pria berciuman dalam perayaan LGBT Pride Month di Istanbul, Turki (29 Juni 2014).
Publik media sosial menyatakan duka mendalam, setelah mendengar kabar penembakan massal di Orlando, Florida, Amerika Serikat, Minggu (12/6/2016).

Mereka menyampaikan simpati pada keluarga korban, sembari mengutuk aksi teror itu. Tagar #LoveisLove merupakan respons terpopuler, dan menjadi Tren Twitter Dunia.

Selain itu, tagar #TwoMenKissing juga mencuri perhatian, sebagai salah satu respons menarik atas penembakan terkutuk itu. Seperti namanya, tagar itu memuat foto-foto sepasang pria yang sedang berciuman. Mengekspresikan cinta.

Pasalnya, penembakan massal yang dilakukan Omar S. Mateen (29) itu diduga dilatari homofobia. Pun aksi terkutuk yang memakan nyawa 49 orang itu terjadi di kelab malam khusus gay, Pulse

Dugaan tersebut diperkuat oleh pernyataan Seddique Mir Mateen, ayah pelaku penembakan. Dalam wawancaranya dengan NBC News, Seddique menyebut bahwa anaknya sempat marah, karena melihat dua pria berciuman di Miami beberapa bulan lalu. Kemarahan itu diduga memicu aksi penembakan.

"Kami berada di pusat kota Miami, Bayside, orang sedang bermain musik. Dan ia melihat dua orang saling berciuman di depan istri dan anaknya. Ia menjadi sangat marah," kata Seddique.

Pernyataan itulah yang direspons para pengguna media sosial, dengan menyebar foto #TwoMenKissing.

Pekicau pertamanya adalah Karl Soehnlein. Dia adalah seorang gay (telah menikah), yang berprofesi sebagai penulis untuk tema-tema LGBT (lesbian, gay, biseksual, dan transgender).

"Ayah pelaku penembakan di Orlando mengatakan anaknya marah melihat dua pria berciuman. Dan saya ingin membanjiri dunia dengan gambar dua pria berciuman," demikian bunyi kicauan @KMSoehnlein, memelopori aksi berbagi foto #TwoMenKissing.

Seperti dilansir BBC Trending, Soehnlein mengaku tagar dan foto itu ditujukan untuk menggugat homofibia.

"Cinta merupakan landasan manusia. Berciuman merupakan perayaan, bukan sesuatu yang mesti ditakuti. Terlalu banyak orang yang belum nyaman melihat pria berciuman," kata Soehnlein.

Tagar #TwoMenKissing, kata Soehnlein, memuat pesan yang ditujukan untuk dua pihak. Pertama kepada keluarga korban dan komunitas LGBT yang tengah berduka. Kedua untuk para pembenci, sekaligus menegaskan bahwa LGBT "tetap ada."

Pesan yang dikirim Soehnlein mendapat respons positif. Foto-foto dua pria berciuman menjadi viral di media sosial.

Sekitar 1.000 orang yang mengobrol ihwal #TwoMenKissing di Facebook. Adapun di Twitter, BBC Trending mencatat tagar tersebut telah dikicaukan lebih dari 10 ribu kali, Rabu (15/6/2016).

Catatan lain dari The New York Times, setelah #TwoMenKissing menyebar, hadir pula tagar bertema serupa: #TwoWomenKissing, dan #GaysBreaktheInternet.

Sebagai catatan, penembakan di Orlando, terjadi pada bulan Juni, yang dikenal sebagai momen LGBT Pride Month (bulan kebanggaan LGBT). Ini menjadi momen kampanye bagi kelompok-kelompok LGBT di seluruh dunia. Fokus utamanya untuk menentang diskriminasi, dan kekerasan terhadap LGBT.

Pun bagi mereka, Juni menjadi bulan untuk menyebar pesan ihwal cinta dan kasih sayang. Pesan yang juga termuat dalam #TwoMenKissing.
Father of Orlando murderer says son was angry seeing 2 men kissing. I say flood the world with pics: #twomenkissing pic.twitter.com/sWEIA1pJBT
— K.M. Soehnlein (@kmsoehnlein) June 12, 2016 #TwoMenKissing #OrlandoUnited pic.twitter.com/OoN5tVdPDr
— Anthony Hello (@AntHello) June 13, 2016 #TwoMenKissing #Orlando #GayPride #Pride2016 pic.twitter.com/ftE1QYaKAw
— Clint (@dclintf) June 13, 2016#TwoMenKissing because #LoveIsLove pic.twitter.com/zws9iJvEUp
— Thaddeus Maximus (@thadnelson) June 14, 2016Melawan teror Orlando lewat foto sepasang pria berciuman


Sumber : https://beritagar.id/artikel/berita/...pria-berciuman

---

Urutan Terlama
Halaman 1 dari 2
Ane mengutuk habis habisan pelaku penembakan di orlando cuma... lihat dua cowok gagak perkasa ciuman... hadeh... emoticon-Traveller
kenapa ada foto langsung pria ciuman di ini thread?emoticon-Nohope
harusnya pake ilustrasi ajaemoticon-Nohope
dua homo emoticon-Nohope
TS maho emoticon-Betty
Ane mual dulu emoticon-Ngacir
jangan ada mulus dimari!! emoticon-Busa
:cih virus homok jgn sampek sini dah najis :cih :cih
OBAMA bertanggung jawab atas disyahkannya LBGT, yg merusak moral turun menurun
prihatin dengan TS emoticon-Turut Berduka
Ancur dah tuh negara liat aja ntar juga diazab
heran sama kaskus,momod sama mimin pada ngedukung gay ya? kenapa mulus frontal gitu,na'udzubillah..sensor atuhh,atau nggak perlu pakai ilustrasi real gitu lah ,..emangnya nggak risih???
gue perhatiin artikel artikel di Kaskus secara implisit banyak yg "berbahaya"....
Quote:


kyy iya..

lagian forum komunitas sebesar kaskus,memang tempat yang sangat potensial untuk kampanye apapun baik terang2an maupun secara halus

bayangin brp juta orang indo maen kaskus dan baca berita politik
Langsung ditroll emoticon-Ngakak (S)
Orang kok goblok amat sok sokan eksklusif, ya dibuat guyonan lah
emoticon-Betty buset dah..mulusnya bikin emoticon-Najis
kayaknya kaskus dah terjangkit virus homo nih,, lama2 bisa jijik ngaskus ane kalau begini caranya
memprihatinkan
jijik amat sih
Akan lebih banyak korban lg,,,,,,,,
jijay banget liat 2 teman mabok lagi ciuman mesra emoticon-Najis emoticon-Najis emoticon-Najis
emoticon-Najis
Marah, sedih, dan penyesalan yg sangat mendalam atas peristiwa Orlando Massacre, dimana korban tewas HANYA 50 orang...

Melawan teror Orlando lewat foto sepasang pria berciuman

KENAPA GAK SEMUA..!!?
Diubah oleh zikynanda
Halaman 1 dari 2


×
GDP Network
Copyright © 2018, Kaskus Networks, PT Darta Media Indonesia.
Ikuti KASKUS di