alexa-tracking
Selamat Guest, Agan dapat mencoba tampilan baru KASKUS Masih Kangen Tampilan Sebelumnya
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Sebar Data Palsu, BPK Harus Minta Maaf dan Segera Pulihkan Nama Baik Ahok
5 stars - based on 4 vote 5 stars 0 stars
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/57624c561ee5df86578b456d/sebar-data-palsu-bpk-harus-minta-maaf-dan-segera-pulihkan-nama-baik-ahok

Sebar Data Palsu, BPK Harus Minta Maaf dan Segera Pulihkan Nama Baik Ahok

Beritateratas.com - Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) harus segera meminta maaf dan memulihkan nama baik Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok setelah Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyebutkan tidak menemukan perbuatan melawan hukum terkait pembebasan lahan RS Sumber Waras.

"Ini pukulan berat dan mencoreng nama sebuah lembaga negara yang ternyata hasil auditnya bermasalah. BPK telah merusak nama baik Ahok dan karena itu lembaga tinggi negara itu harus segera meminta maaf dan memulihkan nama baik Ahok," kata Koordinator Tim Pembela Demokrasi Indonesia (TPDI), Petrus Selestinus dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Rabu (15/6).

Dengan tidak menemukan perbuatan melawan hukum dan kerugian negara, kata Petrus, maka KPK tidak akan meningkatkan pemeriksaan kasus dugaan korupsi yang dimaksud ke tingkat penyidikan.

Ini berarti langkah KPK selanjutnya adalah mengeluarkan Keputusan Penghentian Penyelidikan sesuai dengan kewenangannya menurut UU KPK.

"Kita patut mengapresiasi kesimpulan KPK ini, karena selain telah membuktikan bahwa institusinya tidak goyah terhadap tekanan politik dan psikologis, juga mematahkan anggapan berbagai pihak yang sudah menjurus ke arah fitnah terhadap Presiden Jokowi, KPK, dan terutama Gubernur DKI Jakarta," katanya.

Yang menarik, kata pengacara Peradi itu, pengumuman hasil pemeriksaan penyelidikan KPK yang isinya di luar kehendak dan harapan mayoritas politisi di DPR itu, disampaikan oleh pimpinan KPK di hadapan Komisi III DPR dengan penuh keyakinan, argumentatif, dan percaya diri.

Data Palsu

Kesimpulan KPK, kata dia, ternyata tidak berbeda dengan penilaian banyak pihak, termasuk TPDI, bahwa LHP BPK tentang pembelian lahan Sumber Waras disusun berdasarkan data yang diperoleh dari sumber yang tidak kompeten dan tidak valid.

"Sehingga patut diduga terdapat upaya pihak tertentu yang mencoba memutarbalikkan fakta, merusak independensi, dan profesionalisme BPK, demi memenuhi tuntutan pihak ketiga, yang bertujuan untuk menjegal Ahok dalam pilkada DKI Jakarta 2017 yang saat ini sedang berproses," katanya.

Sejumlah fakta bisa diangkat sebagai indikator di mana BPK patut diduga telah menanggalkan profesionalismenya, mengesampingkan standar pemeriksaan yang seharusnya menjadi pedoman dan pijakan bagi BPK dalam menyusun LHP yaitu BPK masih menggunakan ketentuan Pasal 121 Peraturan Presiden No 71 Tahun 2012, yang sudah dicabut dan mengabaikan ketentuan Pasal 121 Peraturan Presiden No 40 Tahun 2014, Tentang Pengadaan Tanah Bagi Kepentingan Umum.

Selain itu, BPK sengaja mengabaikan bukti autentik berupa alamat letak Objek Jual Beli tanah yang tertera di dalam SHGB atas nama Yayasan RS Sumber Waras yaitu di Jalan Kiyai Tapa dan sengaja mengabaikan NJOP PBB tahun 2014 yang tertera harga Rp 20,7 juta per meter dan memilih menggunakan informasi/data yang mengarahkan alamat Objek Jual Beli dan Objek Pajak di Jalan Tomang Utara dengan nilai NJOP Rp 7 juta per meter untuk harga tahun 2013, tanpa didukung bukti dan sumber bukti yang jelas.

"Berdasarkan empat fakta hukum di atas, maka BPK dapat dimintakan pertanggungjawaban secara politik di DPR dan secara hukum melalui suatu proses penyelidikan dan penyidikan atas dugaan kemungkinan terdapat dokumen palsu atau dipalsukan atau yang diperoleh melalui cara-cara di luar prosedur atau setidak-tidaknya data yang diperoleh BPK tidak dilakukan due deligence demi mengejar opini atau kesimpulan bahwa pembelian lahan RS Sumber Waras terdapat pelanggaran hukum dan adanya kerugian negara," katanya.

http://www.beritateratas.com/2016/06...inta-maaf.html

BPK tidak akan mungkin minta maaf meski telah sebar data palsu dan akhirnya kalah. Kebenaran telah terungkap. Ahok terbukti bersih emoticon-Angkat Beer
Urutan Terlama
Halaman 1 dari 4
Sementara itu, si botak biadab....

Sebar Data Palsu, BPK Harus Minta Maaf dan Segera Pulihkan Nama Baik Ahok
BPK tuh Babi Panggang Karo bkn ?
Ini bpk fitnah aja kerjaanya
Cool.... Dikit lagi lebaran.... Moment yg tepat buat minta maaf tuh
ah, paling2 ntar BPK cuma berdalih kalau si tukang audit yg salah... trus si tukang audit dipecat, beres tanpa minta maaf.
Quote:


Makjlebbbbb emoticon-Sundul Up
Kalo bpk minta maaf, gw acungin jempol. Kalo ga, yaa tau malu aja dah bpk. FAKTA sudah terbukti, klonengan politikus,bakanola,zeng,pig bogel segeralah terguncang yg hebat! emoticon-Wakaka
#Salam2Periode emoticon-shakehand
Quote:


Ahok dah pernah melaporkan hasil audit bpk kemajelis kehormatan , hasilnya pelapor tidak dipanggil dan kasusnya beres begitu aja emoticon-Malu
hayo minta maaf gih emoticon-Traveller
Quote:

enak tuh gan : )

ane jadi pengen..

loh

"Teman ahok fitnah BPK"
Bahan baru emoticon-Cool
Quote:



bisa juga babi panggang kecap
Modar loh BPK busuk,, himbauan permintaan maaf juga kudu dilakukan gip dan klonengan serta kroco2 nasbung lainnya

Sebar Data Palsu, BPK Harus Minta Maaf dan Segera Pulihkan Nama Baik Ahok
ingat samad dulu
nah ini bener, kalo ga ada unsur politik harus nya bpk berani minta maaf. soalnya kan bpk ama ahok ga pernah berantem sblom nya. kita liat aja nanti
badan pemalak kota
emoticon-Wkwkwk emoticon-Wkwkwk emoticon-Wkwkwk emoticon-Wkwkwk emoticon-Wkwkwk emoticon-Wkwkwk emoticon-Wkwkwk
WTP matanya...

WTP tp kena garuk kpk
minta maaf? jangan salah BPK sendiri sudah berjalan sesuai UU nya kan ... emoticon-Big Grin emoticon-Big Grin
Quote:

menurut dia, data nya bener kok emoticon-Big Grin


*BUKAN NASBUNG*
Maaf kaga penting...sanksi itu yg penting emoticon-linux2
Halaman 1 dari 4


×
GDP Network
Copyright © 2018, Kaskus Networks, PT Darta Media Indonesia.
Ikuti KASKUS di