alexa-tracking

Ketua DPR Setuju Penambahan PMN untuk PT.KAI

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/57621d6556e6af330e8b4569/ketua-dpr-setuju-penambahan-pmn-untuk-ptkai
Ketua DPR Setuju Penambahan PMN untuk PT.KAI
Quote:PT. Kereta Api Indonesia (KAI) menyediakan 5,3 juta kursi untuk musim mudik 2016.

Jumlah tersebut merupakan peningkatan dari tahun lalu, yang hanya 5,1 juta kursi.

Direktur Utama PT KAI Edi Sukmoro mengatakan pihaknya tidak bisa menambah jumlah kursi, karena jumlah gerbong yang terbatas. Penambahan kursi bisa dilakukan bila ada penbahan gerbong.

"Kalau tidak menambah gerbong, tidak mungkin bertambah, upayanya ya menambah gerbong agar angkutannya bertambah," kata Edi kepada wartawan, saat menemani rombongan DPR menginspeksi Stasiun Gambir, Jakarta Pusat, Rabu (15/6/2016).

Ketua DPR, Ade Komarudin, dalam kesempatan yang sama mengaku sudah mendengar penjelasan langsung kondisi KAI dari Edi, dan sudah memantau langsung kondisinya di lapangan.

Ia mengaku setuju dengan penambahan Penyertaan Modal Negara (PMN).

"Saya kira pantas ya PT.KAI diperjuangkan oleh anggota DPR, agar dapat PMN lah," kata Ade Komarudin alias Akom, dalam kesempatan yang sama.

Akom mengatakan gerbong yang ada saat ini umurnya ada yang mencapai 50 tahun, dan sudah harus diganti. Selain itu fisik stasiun Gambir juga harus ditingkatkan.

Selain itu, yang menjadi pertimbangannya untuk menyetujui penambahan PMN, adalah kinerja KAI yang sudah lumayan baik belakangan ini. Akom menyebut kinerja tersebut sudah sepantasnya dihargai.

Wakil Ketua DPR, Agus Hermanto dalam kesempatan yang sama menambahkan bila PMN tersebut disetujui, rencanannya gerbong akan dibeli dari PT.INKA, yang merupakan perusahaan plat merah.

Oleh karena itu pembelian gerbong, juga berpotensi mendongkrak industri dalam negri.

"Kebutuhan kereta bisa tercukupi, dan produksi kita bisa berjalan terus," ujarnya.

Agus mengaku belum diberitahu oleh Edi, soal berapa banyak yang dibutuhkan KAI. Namun sebagai informasi, tahun 2016 ini perusahaan tersebut menerima PMN sebesar Rp.2 triliun.


Sumber

Lumayan juga tambahan modalnya, namun yang patut disayangkan adalah semenjak ditinggal Pak Jonan kinerja dan layanan PT KAI jadi mengendur, ane khawatir sarana yang didapat dari tambahan modal ini tidak "customer oriented"....