alexa-tracking

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/575d6d085a516340548b4569/politisi-pdi-p-minta-sby-tidak-lepas-tangan-dan-salahkan-pemerintahan-jokowi
Politisi PDI-P Minta SBY Tidak Lepas Tangan dan Salahkan Pemerintahan Jokowi
Minggu, 12 Juni 2016 | 11:57 WIB


KOMPAS.COM/SABRINA ASRIL
Politisi PDI-P Minta SBY Tidak Lepas Tangan dan Salahkan Pemerintahan Jokowi
Presiden Joko Widodo bertemu Presiden ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono.




JAKARTA, KOMPAS.com — Anggota DPR dari Fraksi PDI Perjuangan, Arteria Dahlan, menilai tidak tepat jika Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono kerap memberikan catatan terhadap pemerintahan Joko Widodo-Jusuf Kalla.

Sebab, apa yang terjadi pada pemerintahan saat ini juga tidak terlepas dari kinerja 10 tahun pemerintahan SBY.

"Pak SBY tidak bisa lepas tangan begitu saja terkait apa yang sedang dihadapi Indonesia saat ini karena Indonesia hari ini yang dipimpin Pak Jokowi sedikit banyaknya adalah akibat dari pemerintahan sebelumnya yang kita ketahui dipimpin oleh Pak SBY selama 10 tahun," kata Arteria dalam keterangan tertulisnya, Minggu (12/6/2016).

Arteria menilai SBY adalah salah satu pihak yang berkontribusi atas situasi perekonomian Indonesia saat ini. Berbagai permasalahan ekonomi, kata dia, tidak bisa dilepaskan dari warisan SBY.

"Masalah tingginya harga daging, kalau kita mau cermat dan jeli, toh sudah ada pada zamannya Pak SBY, dan bahkan bermulai di sana. pemerintah saat ini kan hanya kebagian pekerjaan dan tanggung jawab saja," ucap Arteria.

Masalah daya beli menurun, PHK buruh, dan sebagainya, lanjut dia, bukanlah hal sederhana dan disebabkan hanya kesalahan pemerintahan Jokowi. Ia menilai berbagai masalah itu terjadi akibat akumulasi kebijakan pemerintahan SBY yang cenderung instan dan tidak menyelesaikan masalah, seperti program Bantuan Langsung Tunai yang tidak pro pada kemandirian berusaha dan terbukanya lapangan kerja.

Untungnya, kata Arteria, pemerintahan Jokowi sangat siap, alternatif kebijakan sudah dihadirkan. Saat ini bahkan pemerintah telah menggulirkan paket kebijakan ekonomi sebagai bentuk konkret kesiapan, kesigapan, dan mitigasi risiko dampak lemahnya laju perekonomian nasional.

"Semuanya terobosan yang baru pertama kali diambil, terobosan berani, dan belum pernah dilakukan oleh pemerintahan sebelumnya," ucap dia.

SBY sebelumnya memberikan tujuh catatan kritis kepada pemerintahan Jokowi. Catatan tersebut disampaikan di sela-sela kegiatan silaturahim kader Partai Demokrat di kediamannya di Cikeas, Bogor, Jawa Barat, Jumat (10/6/2016).

Di sektor ekonomi, Presiden keenam RI itu mengatakan, kondisi ekonomi yang lemah berimplikasi terhadap pertumbuhan yang rendah. Kondisi tersebut juga berdampak negatif terhadap pendapatan dan daya beli masyarakat.

“Ketika ekonomi Indonesia melemah, perekonomian dunia dan kawasan juga memiliki pelemahan pertumbuhan. Artinya, pemerintah harus sangat serius dan tepat di dalam mengelola perekonomian kita," kata SBY.

Lebih jauh, SBY juga menyoroti turunnya daya beli masyarakat. Berdasarkan data statistik, kata dia, terjadi penurunan pendapatan per orang dari 2014 ke 2015 sebesar Rp 2.150.000.

"Tahun 2016 ini bisa lebih rendah lagi. Sementara di lapangan tercermin juga menurun tajamnya pembelanjaan masyarakat,” ujarnya.

http://nasional.kompas.com/read/2016/06/12/11575741/politisi.pdi-p.minta.sby.tidak.lepas.tangan.dan.salahkan.pemerintahan.jokowi


TS-----------------------emoticon-Ngacir
Kalau tahun pertama wajar nyalahin pemerintahan sebelumnya tapi ini dah masuk ke tahun kedua terus ngapain aja di tahun pertama
Ts siap dibata nih singgung orang baper emoticon-Blue Guy Bata (L)
Quote:Original Posted By jokokembar
Kalau tahun pertama wajar nyalahin pemerintahan sebelumnya tapi ini dah masuk ke tahun kedua terus ngapain aja di tahun pertama


Emang setahun aja cukup perbaiki 10 tahun?
Tuh kan.. sby kenak tembak masalah tinggi nya harga sapi..
Wahaiiiii fensboiiii Cikeas datanglaaahhh datanglaaahhh...

Biasanya sih fensboiiii Cikeas berkoalisi sama Panasbung emoticon-Ngakak
Lha PDIP kan ada buku sakti..
Kasih linknya gan..
kan dah kasih masukan. makanya sby suruh ganti brewok jdi penasehat emoticon-Ngakak
Quote:Original Posted By kodok.nongkrong


Emang setahun aja cukup perbaiki 10 tahun?

Gak cukup emoticon-Big Grin
Quote:Original Posted By namima
Kasih linknya gan..


Uda gan.. tks.. emoticon-Big Grin
10 tahun yang sia-sia...
emoticon-Traveller
10 tahun autopilot
mungkin sby masih merasa betanggung jawab jadi mengkritik, 10 th jadi presiden masih baper aja ????????????????
kemungkinan pak beye bakal jadi kambing hitam terus slama 5 tahun menjabat, kalo bukan beye siapa lagi.
emoticon-Sundul
blt
emoticon-Ngakak
kata nastak disini sby tuh kkna penyakit post power syndrome emoticon-Cool
Udahlah, ujungnya pak beye mewek lagi entar emoticon-Sorry
emoticon-Ngakak
blt sby disinggung coy

Quote:Original Posted By ninloro
emoticon-Bingung


Jokowi Nilai Program BLT tak Mendidik Masyarakat
SOLO, suaramerdeka.com - Program bantuan langsung tunai (BLT) untuk mengatasi masalah di kalangan masyarakat miskin atas kenaikan harga BBM, menurut Wali Kota Solo Joko Widodo tidaklah mendidik dan diberikan dengan cara yang tidak tepat.

"Pemberian bantuan langsung sebenarnya sudah tepat, tetapi tunainya ini yang kurang pas, karena kurang mendidik masyarakat. Semestinya bantuan itu tidak begitu saja diberikan berupa uang tunai, tetapi akan lebih baik diberikan yang sifatnya produktif, sehingga bisa menggerakkan perekonomian di daerah," katanya di Solo, Rabu (14/3).

Jokowi menawarkan saran, pemberian bantuan akan lebih tepat jika diberikan melalui pemberian modal usaha kepada kelompok-kelompok usaha kecil.

Menurut Wali Kota Surakarta yang lebih akrab di panggil Jokowi ini, banyak usaha kecil di perkotaan dan perdesaan yang masih memerlukan bantuan permodalan.

http://www.republika.co.id/berita/nasional/hukum/12/03/14/m0v6ao-jokowi-nilai-program-blt-tak-mendidik-masyarakat




Quote:Original Posted By bacotgoblok
TRIBUNNEWS.COM, NGAWI – Presiden Joko Widodo mampir ke Ngawi usai panen raya di Blora, Jawa Tengah, Sabtu (7/3/2015) petang.

Saat di Madiun dan Ponorogo, dia hanya membagikan buku-buku serta bersalaman, tetapi ketika di Ngawi membagi-bagikan uang Rp 100.000 kepada ratusan warga.

Meski hanya mampir, sontak pembagian uang yang dimasukkan dalam amplop putih itu semakin menyedot perhatian.

Apalagi, bagi-bagi uang itu diberikan langsung oleh Jokowi usai makan di restoran Desa Karangasri, Kecamatan/Kabupaten Ngawi.

Jokowi bagi-bagi uang itu sempat membuat situasi agak kacau karena rupanya warga tidak menyangka bahwa yang diberikan uang yang cukup besar bagi mereka.

Beruntung, petugas kemanan dan Paspampres segera mengatur agar warga antre secara tertib.

Sumur

Junjungan panastak anjeng ini emang kocak gobloknya emoticon-Ngakak (S)


Quote:Original Posted By deniswise
Liputan6.com, Jakarta - Dua kartu 'sakti' Presiden Jokowi yakni Kartu Indonesia Sehat (KIS) dan Kartu Indonesia Pintar (KIP) mulai dibagikan ke sebagian warga hari ini. Kartu 'sakti' lainnya yang juga dibagikan yaitu Kartu Keluarga Sejahtera (KKS).

Kepala Pos Indonesia cabang Fatmawati Jakarta Selatan, Rusdi Sejak mengatakan, kartu itu dibagikan kepada 100 warga. Khusus untuk penerima KKS, mereka diberikan dana Rp 400 ribu per warga.

"Kartu tersebut sudah disosialisasikan sejak hari Sabtu kemarin. Jumlah dana yang diterima Rp 400 ribu untuk 2 bulan pertama. Artinya setiap bulan warga menerima Rp 200 ribu," ujar Rusdi di kantor Pos Fatmawati, Jakarta Selatan, Senin (3/11/2014).

Menurut Rusdi, KKS berbeda dengan Kartu Indonesia Sehat dan Kartu Indonesia Pintar. "Dana itu hanya untuk KKS. Kan kalau biaya rumah sakit sudah ada KIS, sedangkan beasiswa untuk sekolah itu ada di KIP," jelas dia.

Masih kata Rusdi, kantor pos hanya akan mengirimkan surat undangan kepada warga yang tercatat namanya di data yang diterima Tim Nasional Percepatan Penanggulangan Kemiskinan (TNP2K). Kartu-kartu itu juga akan didistribusikan kepada warga yang telah diverifikasi.

"Kita hanya mengirimkan dari data yang diterima TNP2K. Jadi kita tidak bisa memilih warga yang mana saja dikirimkan kartu undangan tersebut. Kita hanya mendistribusikan lalu kemudian memverifikasi data warga," jelas dia.

Terkait hal ini, Sekretaris Eksekutif TNP2K, Bambang Widianto mengatakan, pemerintah akan membagikan kartu 'sakti' itu kepada 1 juta keluarga kurang mampu di 19 kabupaten/kota di 9 provinsi. Diperkirakan peluncuran kartu-kartu itu selesai pada pertengahan Desember 2014. (Mut)

sumber

mayan gan buat beli cendol


Quote:Original Posted By azfargilang

Usai perayaan Nyepi, Jokowi bagi-bagi amplop Rp 100 ribu gan..


http://s.kaskus.id/r720x720/images/2015/03/20/7473570_201503201124220992.png
Jokowi di Candi Prambanan.


Merdeka.com - Usai menghadiri acara perayaan Nyepi di pelataran kompleks candi Prambanan, Presiden Jokowi menghampiri ribuan umat Hindu yang hadir dalam perayaan tersebut, Jumat (20/3). Jokowi pun menyalami satu persatu umat Hindu dan mengucapkan selamat secara langsung.


Selain itu Jokowi juga memberikan amplop berisi uang Rp 100 ribu kepada orang-orang yang sudah lanjut usia. Salah satunya yang mendapat amplop tersebut adalah Maryati (54) warga Banguntapan Bantul. Maryati senang bisa bersalaman langsung dengan Jokowi.

"Saya senang Pak Jokowi mengucapkan selamat Nyepi langsung kepada saya, dan memberikan amplop berisi uang, terima kasih," katanya saat ditanyai wartawan.


Hal serupa juga dirasakan oleh Wiji Astuti (56) warga Pakem, Sleman. Wiji yang sengaja datang ke Prambanan bersama keluarganya mengaku senang bisa bersalaman dengan Jokowi. Menurutnya selama hidupnya dia belum pernah bersalaman langsung dengan Presiden Republik Indonesia dan mendapatkan ucapan selamat hari Nyepi secara langsung.


"Nggak nyangka bisa mendapat ucapan selamat hari raya Nyepi langsung dari Presiden. Ini pertama kalinya dalam hidup saya," tandasnya.


Setelah upacara perayaan selesai dilaksanakan, rencananya kegiatan akan dilanjutkan dengan pawai ogoh-ogoh dari Jalan Monjali menuju Tugu Yogyakarta. Pawai dalam rangka Nyepi ini merupakan pawai ogoh-ogoh yang pertama kali digelar di Yogyakarta.
http://m.merdeka.com/peristiwa/usai-...-100-ribu.html

Wowwww...emoticon-Matabelo

Yang masih di rumah dateng ya ke TKP...emoticon-I Love Indonesia


×