alexa-tracking

Goresan Tinta Emosi Sang Petualang di Ibukota

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/575d5ea754c07a31768b456a/goresan-tinta-emosi-sang-petualang-di-ibukota
Goresan Tinta Emosi Sang Petualang di Ibukota
Nama saya Loping.
Tulisan adalah ekspresi.
Tulisan adalah emosi.
Tulisan adalah cermin hati.
Tulisan adalah kekuatan.

Tulisan dapat berbicara.
Tulisan dapat membahagiakan.
Tulisan dapat menyiksa.
Tulisan dapat menyentuh sisi-sisi emosional setiap insan.

Hal yang terkadang tidak dapat dilakukan ucapan atau perbuatan sekali pun.
"Teman dan Kekasih"

Rindu dan kasih sayang
Membatasi status teman dan kekasih

Pertanyaan terus terlontar
Mencari jawaban atas perasaan yang tak bertuan
Memperjelas hasrat mengubah teman menjadi kekasih

"Apa kabarmu hari ini?"
Kalimat klise yang dimaksud untuk jawaban pertanyaan lain
Apa arti diriku di matamu?
Pertanyaan yg tak pernah terlontar

Karena takut kehilangan seorang teman
Walau tidak ingin selamanya menjadi teman
Menginginkan sesuatu yang lebih
Namun takut menyakiti banyak pihak

Pertanyaan terakhir
Apa aku harus bahagia karena kau adalah temanku?
Atau bersedih karena hanya sejauh itu saja hubungan kita?
Belenggu Masa Lalu

Jalanan Tangerang-Jakarta telah kutempuh ribuan kali
Bunyi gesekan aspal dan ban mobil menghempaskan debu-debu kenangan

Tentang dia yang memenjaraku tanpa ruang jeruji
Menyiksaku tanpa luka apa pun di kulitku
Membuatku kelelahan walau bukan karena mengejarnya

Bertahun-tahun kumerasa waktuku sia-sia pada dirinya
Hingga aku sadar akan batasan antara menjadi kekasih orang dan menjadi diri sendiri

Hatiku yang dicabiknya kini telah tumbuh kembali
Hari ini mataku terbangun
Kusadari semua siksa darinya adalah hadiah
Hadiah yang membuatku lebih kuat dari masa lalu
KASKUS Ads
Tentang Dia dan Sejuta Misterinya

Dari tulang rusuk Adam, demikian wahyu disampaikan dari mereka yang disebut kekasih Tuhan.
Tentang makhluk indah yang karenanya bangkit satu kaum, dan karenanya juga hancur satu kaum.
Aku sendiri curiga kalau-kalau ia adalah golongan lain.
Sebab pikiranku dihantui olehnya. Sedang raganya berada di belahan bumi lain

Wahai gadis misterius. Tidak kah kau merasa keterlaluan?
Wanita sendiri telah diciptakan lengkap bersama sejuta misterinya.
Dan kau, hai gadis. Merasa tidak cukup dengan hanya menjadi wanita.
Kau keterlaluan. Dengan memilih menjadi wanita misterius. Gadis misterius sebutku.

Aku tahu kau menikmati kebimbanganku.
Membuatku jatuh berkali-kali ke jurang perasaan yang sama.
Tidak, tidak sama. Jurang itu semakin dalam setiap kau merampas kendali atas emosiku
Kau gadis manis namun penjahat. Mencuri apa yang disebut hati dan perasaan oleh dunia

Hai gadis misterius. Aku harus bertindak. Kau juga harus dihukum.
Bukan dengan tangan atau jeruji baja. Cukup dijatuhkan ke dalam jurang yang kau ciptakan sendiri.
Tapi tenang hai gadis. Kau tidak akan jatuh sendiri. Aku akan menangkapmu di sini.

Hai gadis misterius. Aku janjikan. Suatu hari, kau sepenuhnya, akan kumiliki.
"Untuk Seseorang dari Masa Lalu"

Aku melihat bayangan diriku di dalam bola mata indahmu.
Raut wajahmu bagai pisau. Memahat namamu di dada kiriku.

Perasaan asing ini muncul kembali.
Asing namun bukan pertama kalinya.
Asing. Seperti saat pertama kita bertemu.
Namun nencekam. Tidak ada nyala api yang mengisi rongga jiwa kita seperti hari itu.

Gelak tawa hangat kita digantikan dengan tatapan yang mengiris-iris jantung.
Asing. Kita dulu asing.
Adalah waktu yang memperkenalkan kita sedekat rusuk dan hati.

Sekali lagi asing. Kita tidak kembali ke titik mana pun di masa lalu.
Waktu yang terus maju. Mengasingkan kita lagi.

Karena waktu, muncul cerita di antara kita.
Juga karena waktu, cerita kita terhapus pedihnya perpisahan.

Kau tidak mengenalku lagi. Aku juga demikian.
Kita menjadi asing tanpa ada cerita. Karena, batasan antara kekasih dan orang asing adalah cerita.
×