alexa-tracking

Kasus Kebakaran Lahan, PN Pelalawan Riau Vonis Bebas Manajer PT LIH

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/575d4830c0cb17227f8b4572/kasus-kebakaran-lahan-pn-pelalawan-riau-vonis-bebas-manajer-pt-lih
Kasus Kebakaran Lahan, PN Pelalawan Riau Vonis Bebas Manajer PT LIH


Kasus Kebakaran Lahan, PN Pelalawan Riau Vonis Bebas Manajer PT LIH

Pekanbaru - Majelis Hakim Pengadilan Negeri Pelalawan Riau memvonis bebas Manajer PT Langgam Inti Hibrindo (LIH) dalam perkara kebakaran lahan. Frans dinilai tidak terbukti melakukan pelanggaran sebagaimana dakwaan penuntut umum.

"Atas dakwaan primair dan subsidair yang diajukan jaksa penuntut umum tidak terbukti. Baik tuntutan unsur kesengajaan atau kelalaian tidak terbukti. Karenanya terdakwa Frans Katihokang dinyatakan tidak bersalah dan dinyatakan bebas," kata Hakim Ketua I Dewa Gede Budhi membacakan amar putusan dalam persidangan di PN Pelalawan, Kamis (9/6/2016).

Dalam putusan, majelis hakim menyatakan Frans tidak terbukti melakukan pelanggaran hukum sebagaimana dakwaan primair yakni Pasal 98 ayat (1), Pasal 116 ayat (1) huruf b UU No 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup.

Dia juga tidak terbukti melakukan pelanggaran sebagaimana dakwaan subsidair yakni Pasal 98 ayat (1) jo Pasal 116 ayat (1) huruf b UU RI no 32 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup.

Majelis hakim dalam putusannya juga menyatakan Frans bebas dari status tahanan. Jaksa diminta memulihkan nama baik Frans.

Jaksa sebelumnya menuntut Frans dengan hukuman 2 tahun penjara dan denda Rp 1 miliar subisidair 6 bulan kurungan.

Atas putusan bebas ini, tim jaksa yang diwakili Novrika menyatakan pikir-pikir untuk menempuh upaya hukum lanjutan.

"Ya kita pikir-pikir dulu untuk menentukan kasasi. Dan saya akan segera koordinasi dengan Kejaksaan Tinggi Riau terkait putusan bebas ini," kata Novrika.

Sementara itu, kuasa hukum terdakwa, Hendri Muliana, mengatakan putusan hakim sudah sesuai dengan fakta di persidangan.

"Saya kira apa yang sudah diputuskan majelis hakim sudah sesuai dengan pembelaan kita. Karena memang sesuai dengan bukti-bukti yang ada tidak ada unsur pembakaran lahan ataupun kelalaian," kata Hendri.

Hakim Ayu Amelia Ajukan Dissenting Opinion

Dalam putusan, satu anggota majelis hakim menyatakan beda pendapat (dissenting opinion). Hakim Ayu menilai, dalam kasus ini ada unsur kelalaian dari pihak perusahaan.

Unsur kelalaian ini berdasarkan analisis dampak lingkungan (Amdal) yang menyebutkan kondisi sudah waspada karena kebun sawit PT LIH di Gondai sangat rawan terbakar di musim kemarau.

Mestinya pihak perusahaan menurut Hakim Ayu memprioritaskan untuk melakukan penanganan bila ada api yang berasal dari luar kebun areal perusahaan. Sarana dan prasana untuk mengantisipasi adanya api dari luar seharusnya sudah disediakan di lokasi kebun Gondai.

Namun pihak perusahaan, menurut hakim Ayu meletakkan sarana dan prasana pemadaman di kebun Kemang. Dimana jarak tempuh untuk membawa peralatan dari kebun Kemang membutuhkan waktu minimal 1,5 jam untuk sampai di kebun Gondai.

Bila hal ini diantisipasi, kebakaran dari luar tidak masuk ke kebun Gondai dan menghanguskan 500 hektare kebun perusahaan.

Terkait beda pendapat ini, kuasa hukum perusahaan mengaku menghormati pendapat Hakim Ayu.

"Kami menghormati perbedaan pendapat tersebut. Namun kami menilai, pendapat tersebut juga tidak sesuai dengan fakta yang ada," kata Hendri.

http://m.detik.com/news/berita/3229685/kasus-kebakaran-lahan-pn-pelalawan-riau-vonis-bebas-manajer-pt-lih

=====================================

Oh...
hakimnya takut di buldozerr ....
assseeeeeekkkk .... lebaran ada yang pakemobil baru dong ? emoticon-Genit
Thn depan bakar lagi lahan nya.... nanti juga bebas lagi emoticon-Blue Guy Bata (L)
Bakal bangkrut kok mereka, udah mulai di jual2in..
wow, dikira bakal denda 15 milyar dan kurungan 15 tahun seperti bunyi spanduk di bawah ini emoticon-Embarrassment

Kasus Kebakaran Lahan, PN Pelalawan Riau Vonis Bebas Manajer PT LIH