alexa-tracking

Mendagri Ingatkan Satpol PP untuk Tak Sok Kuasa

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/575d1986d675d4b2638b456f/mendagri-ingatkan-satpol-pp-untuk-tak-sok-kuasa
Mendagri Ingatkan Satpol PP untuk Tak Sok Kuasa
Rimanews - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo mengingatkan agar seluruh jajaran Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) tidak overacting atau sok berkuasa dalam melaksanakan peraturan daerah (Perda) selama bulan Ramadan.

Sebab, menurut dia, sikap overacting Satpol PP bisa membuat masyarakat tidak simpatik kepada pemerintah pusat maupun pemerintah daerah.


Para Satpol PP diminta untuk bersikap simpatik mengedepankan penyuluhan dalam melaksanakan keputusan atau instruksi kepala daerah atau melaksanakan Perda.

"Terkait warung makan yang buka di hari puasa diingatkan saja agar tidak terbuka menyolok atau ditutup tirai, apapun menjaga toleransi masyarakat yang beragam," kata Tjahjo dalam keterangan tertulisnya, Minggu (12/6/2016).

Adapun mengenai seorang ibu pemilik warung makan di Kota Serang, Banten yang menangis saat dagangannya disita aparat Satpol PP Pemerintah Kota Serang, Jumat 19 Juni 2016, Mantan Sekretaris Jenderal Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan ini meminta aparat Satpol PP setempat introspeksi diri. Terlebih, tindakan Satpol PP Kota Serang itu mendapat kritikan dari para netizen.

"Saya pribadi sebagai Mendagri memberikan dana sebagai modal kerja kepada penjual makanan yang makanannya disita Satpol PP," tutur Tjahyo.

Dia mengakui memang Satpol PP bertugas melaksanakan Perda atau perintah kepala daerah.

"Saya sebagai pembina Satpol PP mengatakan bahwa tugas Satpol PP harus simpatik, mengutamakan penyuluhan, jangan overacting, sok kuasa, apapun masyarakat di daerah harus ditertibkan tapi harus manusiawi," pungkasnya.

http://m.nasional.rimanews.com/politik/read/20160612/286391/Mendagri-Ingatkan-Satpol-PP-untuk-Tak-Sok-Kuasa

Nah kalo sudah begini pada nyalahin kan,Satpol pp cuman menjalankan perintah perda - Perda dibuat oleh pemerintah daerah berdasar otonomi daerah - otonomi daerah adalah berdasar pada SEMANGAT KEBEBASAN mengatur daerahnya - Sesuai Otonomi Daerah Berhak buat Peraturan Daerah - Ketika Daerah mengatur pedagang lewat pol pp - Pedagang juga menggunakan haknya untuk cari makan dan bekerja

Ketika terjadi gejolak bukan pokoknya yaitu SEMANGAT KEBEBASANYA ya yang dibatasi tapi cuman masalah ucrit ucrit gejolak yang disorot. trus peristiwa tahunan ini bakal selesai geetu?

Bikin aja negara ini jadi LIBERAL biar tambah HANCUR
Yang Pemerintah Sok Kuasa menggunakan kekuasaanya - Yang Pedagang menggunakan Haknya Asasinya untuk berdagang - inilah kalau IKAN dan AIR ga menyatu - Pemerintah dan Rakyatnya ga klop - hasilnya TONTONAN TIDAK LUCU
kaya si kardun tuh baru jadi hansip aja sudah sok kuasa
Nah loh udah digituin sm menteri emoticon-EEK!
Quote:


iya mentrinya juga ga antisipatif kok,ketika ada gejolak dan disorot media aja kayaknya kek begono,kalo ga kesorot ya bakalan cincai ajalah

Kek gini kan kayak peringatan tahunan aja toh,dan bukan pertama kali emoticon-Cape d... (S)
Quote:

Diindonesia kykny emg gitu dah
Nunggu ramee dulu kasusnya, baru koar2emoticon-Embarrassment
Quote:


Kebangakan nonton tukang bubur naik haji lu bleh, sinetron yg nggak kelar2 dan pemerannya ganti2 terus emoticon-Leh Uga
Quote:


busyet,sampai tau gonta ganti pemeran segala, jangan jangan ente salah satu penggemar juga nihemoticon-Wakaka
Quote:


Emak gue tukang bubur naik haji garis keras bleh emoticon-Leh Uga
MENTRI YG TERHORMAT,ITU BUKAN STPOL PPNYA TAPI PEMDANYA YG GUOOOBLOK bikin PERATURAN YG SEMENA-MENA,KLO ADA PERATURAN YG MNGHARUSKAN WARUNG2 TUTUP TERUS MAKANYA YG PUNYA WARUNG SIAPA YG JAMIN,NGGAK LO SKALIAN LARANG AJA IKLAN2 SIRUP DI TIPI YG TAYANG SBELUM JAM BUKA PUASA ITU,DASAR PEMDA GUOOOOOOBLOK,LO MUNGKIN JADI PEJABAT DI DUNIA INI YG BISA SEENAKNYA BIKIN PERATURAN TAPI KETIKA LO MAMPUS LO GK BISA SEENAK UDELMU LAGI
Harusnya yang ditegur gubernur atau walikotanya, Satpol PP kan cuma jalanin perintah.
satpol PP untuk menegakkan perda . . .bukan menegakkan surat edaran. . .
Kesalaham satpol pp adalah cara menanganinya, memggumakan cara yg arogan dan kasar, bukan demgan hati
Ini ane dpt dr grup wa Ippho Santosa . .

Ane mohon bisa di share pejwan gann.
Opini itu ga bisa 1 sisi . Ketidaktahuan kita bisa ngejerumusin org, klau org itu percaya padahal kita juga blm tentu tahu 100% .

Ini isi Whatsapp nya :
Pernah Nyepi di Bali? Keluarga saya pernah. Seperti yang kita tahu, saat Nyepi, hampir semua kegiatan ditiadakan. Contoh, selama Nyepi keluarga pasien di berbagai rumah sakit tidak boleh keluar RS dengan alasan apapun. Stok makanan pun harus disiapkan, mengingat warung di sekitar RS juga tutup.

Selama Nyepi, bandara tutup 1 hari dan ratusan penerbangan ditiadakan. Perbankan tutup sampai 3 hari. Anda mungkin menyebutnya aneh dan rugi. Tapi sebagian pengamat menyebutnya unik dan hemat. Di atas segalanya, itulah tradisi dan keyakinan mereka. Hargai. Akan indah jadinya.

Anda masih protes? Tunggu dulu. Apakah Anda penduduk Bali? Apakah pendapat Anda dianggap penting bagi warga bali? Jika tidak, baiknya Anda diam saja. Hargai. Konon pemilik sebuah toko seluler di Kuta Bali pernah menghina tradisi ini. Yah wajar saja kalau warga merasa geram. Lalu, sebagian mengamuk dan merusak toko itu.

Setiap hari Minggu, di sejumlah kota di Papua, salah satunya Jayawijaya, warga dilarang jualan. Apapun agama mereka. Itu artinya 52 hari dalam setahun. Kalau Ramadhan, cuma 29 atau 30 hari. Saya pribadi pernah berkunjung ke tiga kota di Papua dan saya melihat ini diatur melalui Perda. Anda mau protes? Tunggu dulu. Apakah Anda penduduk Papua? Apakah pendapat Anda penting bagi warga Papua? Jika tidak, baiknya Anda diam saja. Hargai.

Setuju atau tidak, inilah Perda. Selama Ramadhan, rumah makan di beberapa kota, termasuk Serang, diminta untuk tidak beroperasi siang-siang, cukup sore dan malam saja. Di berbagai kota di Sumatera juga begitu, dengan atau tanpa Perda. Anda protes? Tunggu dulu. Apakah Anda penduduk Serang? Apakah pendapat Anda penting bagi warga Serang? Jika tidak, yah diam saja. Hargai.

Di Texas, warga biasa boleh menyimpan senjata api di mobil dan di rumah. Sementara di negara bagian lainnya di AS, tidak boleh. Ini 'Perda' mereka.

Perda berasal dari aspirasi rakyat setempat. Artinya kebiasaan ini sudah berlangsung puluhan tahun bahkan ratusan tahun. Perda walaupun usianya baru sekian tahun atau belasan tahun berusaha mengukuhkan aspirasi ini. Semoga kita bisa memahami dan berhenti menghakimi.

Boleh-boleh saja kita berempati dan berdonasi kepada si ibu-ibu itu. Apalagi setelah digiring dan didramatisir oleh media. Tapi pikirkan juga Perda yang telah ditetapkan di Serang. Coba bayangkan, Anda buka bengkel di Bali ketika Nyepi. Atau buka lapak ketika Hari Minggu di Kabupaten Jayawijaya. Ending-nya juga sama, Anda bakal diciduk.

Saya awalnya juga memprotes penggerebekan dan penertiban rumah makan di Serang itu. Kok disita? Warga Serang merespons, "Untung cuma disita. Kalau menurut Perda, yah denda puluhan juta. Dan Perda ini sudah berlangsung sejak 2010. Mestinya setiap warga sudah paham walaupun buta huruf." Fyi, kalau di Serang, mall juga mematuhi, bukan cuma pedagang kecil. Alhamdulillah, ada TK dan SD Khalifah di Serang, makanya sedikit-banyak saya tahu, hehehe.

Lantas bagaimana dengan mereka yang tidak berpuasa? Non-muslim, musafir, orang sakit, muslimah haid, hamil, dan menyusui. Tenang. Mereka telah mengantisipasi. Aman kok. Terbukti mereka tetap tinggal di sana selama bertahun-tahun. Nggak protes. Kok kita orang luar yang sok tahu dan mau menggurui?
 
Sebenarnya, dalam pemahaman Yahudi dan Kristen ada juga anjuran untuk menghormati tradisi puasa. Lihat Imamat 23: 29 dan ayat-ayat lainnya. Tentu saja ini tiada kaitan sama sekali dengan dinamika muslim sekarang. Yah sekedar komparasi saja.

Saya pribadi tak pernah menyuruh orang untuk menghargai puasa saya. Toh ini urusan saya dengan Tuhan saya. Tapi saat suatu kota memutuskan sebuah Perda terkait Ramadhan, tak ada salahnya saya dan kita semua turut mengapresiasi. Bagaimanapun itu Perda, itu aspirasi.

Ramadhan tahun lalu saya sempat menemani guru saya non muslim untuk sarapan. Bagi saya nggak masalah. Tak mungkin saya tergoda dengan sarapannya. Btw, ibu saya rutin Senin-Kamis. Ketika saya makan siang, beliau sering menemani saya. Bagi beliau nggak masalah. Itulah 'Perda' di rumah kami. Anda protes? Hehe. Share ya.Mendagri Ingatkan Satpol PP untuk Tak Sok Kuasa7
arogan
emoticon-Wowemoticon-Wkwkwkemoticon-Wakaka
sudah diberikan contoh bahwa siapa yg melanggar peraturan maka akan mendapatkan penghargaan....

ngga tanggung2 yg memberikan contoh tersebut..

maka.. mari memasyarakatkan melanggar peraturan..
Hihihi... ini yg overacting satpol pp apa mendagri ?
beruntunglah Bu Saeni ... terima kasih ...

sisanya msh 95 jt lagi ... utk siapa? ... utk yg mengumpilkan yaaak ... selamat dpt 95 jt ... emoticon-shakehand
×