alexa-tracking

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5745c59fc1cb17455c8b4576/sabar-isa-sabar
Sabar isa sabar
Namaku isa, aku adalah anak kedua dari tiga bersaudara, kakak ku naila dan adik ku abuy, kisah ku bermula sekitar 20 tahun yang lalu.

" yah perut ibu sakit banget nih kayanya sedikit lagi pembukaan terakhir deh "ucap ibuku,
" iya bu sabar ya, ayah mau cari becak dulu buat bawa ibu ke bidan " jawab ayahku, 20 menit berlalu dan ayah kembali dengan wajah yang cemas, pada waktu itu keadaan ekonomi keluarga kami sedang menurun atau bisa dibilang serba kekurangan.
" gimana yah dapet ga becaknya, udah keluar air ketuban soalnya nih " kata ibuku, terlihat jelas beliau sedang menahan sakit yang tak terkira karena akan melahirkan,
" maaf bu ayah udah nyari kesana - kesini tapi ga ada tukang becak yang mangkal, yang lewat pun ga ada, ya udah gini aja kita naik motor aja ya, pelan - pelan yang penting selamat, tempat bidan juga ga jauh kok dari sini " jawab ayah, tanpa basa basi ayah pun langsung mengeluarkan motor dan menyalakannya, " pelan pelan bu, dan ingat jangan lupa dzikir, insya Allah semua berjalan lancar tanpa halangan ". Sesampainya di tempat bidan ayah langsung membopong ibu ke resepsionis, " mbak tolong istri saya udah pecah air ketubannya " kata ayah ke salah satu mbak yang sedang berjaga di balik meja resepsionis, " oh iya pak " mbak itu pun langsung menyuruh petugas lain untuk membawa kursi roda dan membawa ibu ke kamar bersalin, " silahkan bapak bila ingin menemani ibu atau bapak ingin menunggu saja " kata mbak yang tadi, " saya menunggu saja mbak " jawab ayah, bila kalian sudah pernah menghadapi keadaan seperti ini pun saya kira akan tetap tegang, ini adalah keadaan dimana nyawa dipertaruhkan, nyawa ibu dan nyawa bayi, keadaan dimana kebesaran Tuhan diperlihatkan secara langsung, dimana seorang laki - laki akan menjadi ayah dan seorang perempuan akan menjadi ibu. 15 menit kemudian terdengar suara tangis di dalam kamar bersalin di susul oleh keluarnya bidan dari ruangan itu " nyonya evi " panggil bidan tersebut, " iya mbak saya suaminya " kata ayah, "selamat pak, anak bapak telah lahir dengan normal dan laki - laki dan ibu evi pun baik - baik saja " kata bidan tersebut, " Alhamdulillah terima kasih ya Allah, terima kasih mbak " jawab ayah dengan penuh syukur, " silahkan bila bapak ingin masuk kedalam dan melihat kondisi ibu evi dan bayinya " ucap bidan ke arah ayah mempersilahkan, " baik mbak terima kasih " balas ayah, pintu dibuka oleh ayah dan terlihatlah ibu yang sedang dalam posisi tidur kelelahan, disamping bayi mungil sedang lelap menikmati nafas pertamanya di dunia,

" Assalamalaikum, Wahai anakku evi jaga dan rawatlah anak ini dengan baik, dia ditakdirkan memiliki beberapa keistimewaan yang istimewa yang akan selalu menemani dan mendampingi hidupnya sampai akhir hayat, tapi jalan hidupnya akan penuh dengan liku - liku, bimbinglah dia dengan kasih sayang dan penuh kesabaran sampai dia mengerti dan memahami untuk apa keistimewaannya itu kelak ". ayah kaget melihat ibu yang tiba - tiba bangun dari tidurnya dengan wajah seperti orang melamun kebingunan.


untuk index
judulnya sedih nh