alexa-tracking

Orientasi Mobilitas Tumbuhkan Kepercayaan Diri Disabilitas Netra

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/57452b86582b2ef2258b4568/orientasi-mobilitas-tumbuhkan-kepercayaan-diri-disabilitas-netra
Orientasi Mobilitas Tumbuhkan Kepercayaan Diri Disabilitas Netra
Spoiler for Foto1:


Panti Sosial Bina Netra (PSBN) Cahaya Bathin melakukan orientasi mobilitas ke Daerah Istimewa Yogyakarta, Selasa (24/5). Orientasi mobilitas itu merupakan bagian dari pembinaan terhadap Warga Binaan Sosial (WBS) Penyandang Disabilitas Netra agar mereka bisa mandiri.

Kepala PSBN Cahaya Bathin, Mukhlisin mengatakan orientasi mobilitas ini salah satunya untuk menumbuhkan keberanian dan percaya diri WBS untuk bisa berjalan sendiri menggunakan tongkat. Karena sebelumnya mereka sudah diajari teori bagaimana penggunaan tongkat.

"Sekarang itu istilahnya uji praktek mereka di lapangan. Mereka sudah diajarkan teori, nah sekarang praktiknya. Bagaimana mereka mampu mengenal lingkungan sekitar mereka menggunakan tongkat," tandas Mukhlisin.

Ia melanjutkan, penggunaan tongkat itu seperti mata mereka. Apabila mereka pandai menggunakan tongkat, mereka akan mampu bergerak dan berjalan ke mana pun mereka mau. Untuk itu praktik orientasi mobilitas ini sangat penting.

"Dalam perjalanan mereka ini, kami sengaja menggunakan transportasi darat berupa bus. Agar mereka mampu ketika ingin bepergian menggunakan bus. Karena tidak mungkin sepanjang hidup mereka akan dibantu oleh orang lain," ujar Mukhlisin.

Ketika sampai di Kota Yogyakarta, pihaknya mengunjungi Keraton Ngayogjakarta Hadiningrat dan Candi Borobudur. Di samping berguna untuk menambah pengetahuan dan pengalaman mereka, para WBS bisa merasakan dan menyentuh candi-candi sejarah tersebut.

"Manfaat yang mereka dapatkan cukup besar. Paling tidak perjalanan ini memberikan pengalaman baru buat mereka. Sehingga mereka percaya diri karena sudah pernah melakukan perjalanan yang cukup jauh," pungkas Mukhlisin.

Ia menambahkan, perjalanan yang dilakukan selama tiga hari mulai Senin-Rabu (23-25) itu, juga dimanfaatkan untuk melakukan kunjungan ke Balai Rehabilitasi Terpadu Penyandang Disabilitas (BRTPD) Yogyakarta.

"Kami lakukan kunjungan untuk berbagi informasi bagaimana pola pelayanan yang dilakukan di sana. Sehingga menjadi masukan untuk kami agar pelayanan yang kami berikan ke depannya semakin meningkat," tutup Mukhlisin.