alexa-tracking

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5744f76398e31bad798b456c/ungkapan-orang-tionghoa-ini-bungkam-pendukung-ahok-simak-kejadiannya
Ungkapan Orang Tionghoa Ini Bungkam Pendukung Ahok, Simak Kejadiannya
Ungkapan Orang Tionghoa Ini Bungkam Pendukung Ahok, Simak Kejadiannya

Selasa, 24 Mei 2016

Media Pribumi - Sebuah tulisan dari Zeng Wei Jian, warga Indonesia dari keturunan etnis Tionghoa/Cina yang sangat tidak menyukai semua tingkah laku Ahok alias Basuki Tjahaja Purnama, membuat salah seorang pendukung Ahok dari Medan, langsung kabur, hilang tanpa jejak ketika di jebak oleh Zeng Wei Jian.

Berikut tulisan yang berhasil diungkapkan dari perseteruan yang membuat malu wanita yang awalnya memuji Ahok setinggi langit, namun tidak sadar sedang dijebak.

Ahok adalah fenomena terbalik dari “Galileo Gambit”. Bila dahulu, Galileo dihujat Gereja Kristen akibat teori heliosentris, sekarang Ahok dipuja-puja sebagai mesias tanpa alasan jelas oleh kelompok Kristen Protestan di Indonesia. At the end, Galileo dinyatakan benar. Eventually, Ahok akan dinyatakan salah. Keduanya akan berakhir dengan cara serupa. Sama-sama disalah-tafsirkan oleh kaum yang sama; Kristendom.

Sebelum sesat, saya mesti katakan bahwa saya tidak sedang menyama-nyamakan antara “bapak ilmu pengetahuan” sebesar Galileo Galilei dengan politisi kariris macam Ahok.

Ahok, sebagian orang bilang dia koruptor dan politisi kardus, terlalu microscopic bila dibandingkan seorang Galileo. Jadi saya tidak sedang menghina figur pujaan saya; Galileo Galilei. Saya bukan ahoker bayaran yang tidak punya malu menyama-nyamakan Ahok selevel Sadiq Khan, Walikota London yang baru saja terpilih.

“Galileo Gambit” adalah sindrom kesalahan persepsi. Ini yang mau saya katakan kepada kelompok minoritas Kristen di Indonesia. Anda keliru bila mendukung Ahok dan mengidentifikasi sosok Ahok sebagai representatif dari pemimpin Kristen. Sehingga, apa pun kesalahannya, harus tetap didukung. Ini keliru. Apa lagi bila dikatakan bahwa ia adalah “mesias”. Mesias kok barter proyek reklamasi Teluk Jakarta.

Saya gembira saat mengetahui bahwa sebenarnya 80% anggota Perhimpunan INTI (Indonesia-Tionghoa) menarik dukungannya terhadap Ahok.Benar kata Lieus Sungkarisma, Ahok bikin rusak citra etnis Tionghoa di Indonesia. Komunitas etnik Tionghoa mampu rasional dan tidak terperangkap jebakan false perception: “borrowed glory” atau logical fallacy yang disebut “honor by association”.


Bukankah kesuksesan Ahok menunggangi Jokowi sehingga Ahok menjabat Plt Gubernur adalah sukses pribadi si “Mesias dari Belitong Island”. Itu ngga pernah jadi prestasi si Aheng. Aheng tetaplah si Aheng, tukang bakmi di pinggir jalan Petak Sembilan.

Moralitas si Aheng, paralel dengan kemiskinannya, juga tidak dicemari oleh dosa-dosa

politik Ahok, lengkap dengan kekasaran dan kekurang-ajarannya. Ahok berani menghina Pa Amien Rais sebagai “orang tua pikun”. Jelas, Aheng ngga bertambah tajir karena Ahok memakai adiknya, Fify Letty, sebagai lobbiest antara Pemprov & Yayasan Sumber Waras. Sedangkan Aheng…tetep dagang bakmi.

Bila Aheng bisa rasional, ternyata tidak bagi si Caroline (etnik Batak, tinggal di Medan-Sumut), temannya si Meiske Debby Warouw. Sekalipun bukan Hoakiao seperti Aheng, Caroline tetap irasional membela Ahok.

Saya kaget saat mendapati banyak sekali warga Medan, Manado dan Papua menjadi die-hard pembela Ahok. Menurut ahli tata kota-cum-arsitek Marco Kusumawijaya, 80% buzzer ahoker di dumay bukan warga DKI-Jakarta. Rupanya mereka beragama protestan, sama kayak Ahok.
Saya merinding menonton video kotbah seorang pendeta di dalam gereja. Glorifikasinya terhadap sosok Ahok kebablasan hingga hanya pantas dicibir.

Namun ternyata, hasutan religi ini adalah pupuk baik bagi dimensi irasional manusia.

Di saat figur sekelas Menteri Kordinator nyatakan Ahok tukang bohong & berbagai bukti valid nan otentik seperti rekaman video aksi verbal abuse Ahok, saking irasionalnya, Caroline tetap menulis komen di wall FB saya: “Ahok ramah”.

Saya pancing dia. Saya reply “ramah nenek luh”. Di bawah komen, saya pasang meme Ahok dengan mulut terbuka seperti mimik seseorang yang sedang memaki. Ada grafiti: “tai lu, baik lu, goblok lu, nenek lu”.

Caroline langsung meledak. Dia menghujat saya. Dia bilang, “Kurang ajar kamu. Apa kamu Zeng Wei Jian tidak pernah diajar sopan santun oleh nenek moyangmu?”

Saya bilang saya hanya meniru kata-kata gubernurmu: Ahok.

Caroline speechless. Sampai sekarang dia raib. Bagi saya, Caroline, dan mungkin semua ahokers, mempraktekan “double standard”. Dan biasanya, salah satu ciri kaum amoral adalah double-standard.

Saya berharap semua orang, terutama kelompok Nasrani, bisa rasional dan proporsional dalam melihat fenomena Ahok. Dia cuma politisi biasa. Mendukung Ahok atas landasan irasional akan direspon pula dengan irasionalitas kelompok anti ahok. Situasi ini bisa memicu konflik yang tidak perlu. Karena irasionalitas itu selalu identik dengan “ngeyel”. Dan itu sangat menyebalkan.

(by Zeng Wei Jian) [pembawaberita]

Sumber (tak valid menurut rule):
http://www.mediapribumi.com/2016/05/...ngkam.html?m=1

Biarpun sumbernya gak valid menurut rule BP, tapi isi beritanya patut untuk diketahui dan direnungkan.
emoticon-Cool
emoticon-Ngakak emoticon-Ngakak
Sebenarnya imajinasi siapa yg bilang ahok mesias ? emoticon-Cool
Pengen liat ama ketemu ni org jg... emoticon-Cool
Quote:Original Posted By zacka96
Sebenarnya imajinasi siapa yg bilang ahok mesias ? emoticon-Cool


siapalagikalobukantemanhoak emoticon-Busa
pribumi bergandengan tangan dengan tionghoa demi ahok? sueger tenan..

Ungkapan Orang Tionghoa Ini Bungkam Pendukung Ahok, Simak Kejadiannya

Quote:Original Posted By mol1605


siapalagikalobukantemanhoak emoticon-Busa


Ada barbuk kuat ?
Ato cuma oknum ?
Ane cuma tanya kok emoticon-Cool
repost untuk yg kesekian kalinya Goblok emoticon-Wkwkwk
Quote:Original Posted By kancoy
Ungkapan Orang Tionghoa Ini Bungkam Pendukung Ahok, Simak Kejadiannya

Selasa, 24 Mei 2016

Media Pribumi - Sebuah tulisan dari Zeng Wei Jian, warga Indonesia dari keturunan etnis Tionghoa/Cina yang sangat tidak menyukai semua tingkah laku Ahok alias Basuki Tjahaja Purnama, membuat salah seorang pendukung Ahok dari Medan, langsung kabur, hilang tanpa jejak ketika di jebak oleh Zeng Wei Jian.

Berikut tulisan yang berhasil diungkapkan dari perseteruan yang membuat malu wanita yang awalnya memuji Ahok setinggi langit, namun tidak sadar sedang dijebak.

Ahok adalah fenomena terbalik dari “Galileo Gambit”. Bila dahulu, Galileo dihujat Gereja Kristen akibat teori heliosentris, sekarang Ahok dipuja-puja sebagai mesias tanpa alasan jelas oleh kelompok Kristen Protestan di Indonesia. At the end, Galileo dinyatakan benar. Eventually, Ahok akan dinyatakan salah. Keduanya akan berakhir dengan cara serupa. Sama-sama disalah-tafsirkan oleh kaum yang sama; Kristendom.

Sebelum sesat, saya mesti katakan bahwa saya tidak sedang menyama-nyamakan antara “bapak ilmu pengetahuan” sebesar Galileo Galilei dengan politisi kariris macam Ahok.

Ahok, sebagian orang bilang dia koruptor dan politisi kardus, terlalu microscopic bila dibandingkan seorang Galileo. Jadi saya tidak sedang menghina figur pujaan saya; Galileo Galilei. Saya bukan ahoker bayaran yang tidak punya malu menyama-nyamakan Ahok selevel Sadiq Khan, Walikota London yang baru saja terpilih.

“Galileo Gambit” adalah sindrom kesalahan persepsi. Ini yang mau saya katakan kepada kelompok minoritas Kristen di Indonesia. Anda keliru bila mendukung Ahok dan mengidentifikasi sosok Ahok sebagai representatif dari pemimpin Kristen. Sehingga, apa pun kesalahannya, harus tetap didukung. Ini keliru. Apa lagi bila dikatakan bahwa ia adalah “mesias”. Mesias kok barter proyek reklamasi Teluk Jakarta.

Saya gembira saat mengetahui bahwa sebenarnya 80% anggota Perhimpunan INTI (Indonesia-Tionghoa) menarik dukungannya terhadap Ahok.Benar kata Lieus Sungkarisma, Ahok bikin rusak citra etnis Tionghoa di Indonesia. Komunitas etnik Tionghoa mampu rasional dan tidak terperangkap jebakan false perception: “borrowed glory” atau logical fallacy yang disebut “honor by association”.


Bukankah kesuksesan Ahok menunggangi Jokowi sehingga Ahok menjabat Plt Gubernur adalah sukses pribadi si “Mesias dari Belitong Island”. Itu ngga pernah jadi prestasi si Aheng. Aheng tetaplah si Aheng, tukang bakmi di pinggir jalan Petak Sembilan.

Moralitas si Aheng, paralel dengan kemiskinannya, juga tidak dicemari oleh dosa-dosa

politik Ahok, lengkap dengan kekasaran dan kekurang-ajarannya. Ahok berani menghina Pa Amien Rais sebagai “orang tua pikun”. Jelas, Aheng ngga bertambah tajir karena Ahok memakai adiknya, Fify Letty, sebagai lobbiest antara Pemprov & Yayasan Sumber Waras. Sedangkan Aheng…tetep dagang bakmi.

Bila Aheng bisa rasional, ternyata tidak bagi si Caroline (etnik Batak, tinggal di Medan-Sumut), temannya si Meiske Debby Warouw. Sekalipun bukan Hoakiao seperti Aheng, Caroline tetap irasional membela Ahok.

Saya kaget saat mendapati banyak sekali warga Medan, Manado dan Papua menjadi die-hard pembela Ahok. Menurut ahli tata kota-cum-arsitek Marco Kusumawijaya, 80% buzzer ahoker di dumay bukan warga DKI-Jakarta. Rupanya mereka beragama protestan, sama kayak Ahok.
Saya merinding menonton video kotbah seorang pendeta di dalam gereja. Glorifikasinya terhadap sosok Ahok kebablasan hingga hanya pantas dicibir.

Namun ternyata, hasutan religi ini adalah pupuk baik bagi dimensi irasional manusia.

Di saat figur sekelas Menteri Kordinator nyatakan Ahok tukang bohong & berbagai bukti valid nan otentik seperti rekaman video aksi verbal abuse Ahok, saking irasionalnya, Caroline tetap menulis komen di wall FB saya: “Ahok ramah”.

Saya pancing dia. Saya reply “ramah nenek luh”. Di bawah komen, saya pasang meme Ahok dengan mulut terbuka seperti mimik seseorang yang sedang memaki. Ada grafiti: “tai lu, baik lu, goblok lu, nenek lu”.

Caroline langsung meledak. Dia menghujat saya. Dia bilang, “Kurang ajar kamu. Apa kamu Zeng Wei Jian tidak pernah diajar sopan santun oleh nenek moyangmu?”

Saya bilang saya hanya meniru kata-kata gubernurmu: Ahok.

Caroline speechless. Sampai sekarang dia raib. Bagi saya, Caroline, dan mungkin semua ahokers, mempraktekan “double standard”. Dan biasanya, salah satu ciri kaum amoral adalah double-standard.

Saya berharap semua orang, terutama kelompok Nasrani, bisa rasional dan proporsional dalam melihat fenomena Ahok. Dia cuma politisi biasa. Mendukung Ahok atas landasan irasional akan direspon pula dengan irasionalitas kelompok anti ahok. Situasi ini bisa memicu konflik yang tidak perlu. Karena irasionalitas itu selalu identik dengan “ngeyel”. Dan itu sangat menyebalkan.

(by Zeng Wei Jian) [pembawaberita]

Sumber (tak valid menurut rule):
http://www.mediapribumi.com/2016/05/...ngkam.html?m=1

Biarpun sumbernya gak valid menurut rule BP, tapi isi beritanya patut untuk diketahui dan direnungkan.
emoticon-Cool


Emang dia politisi biasa

Kerjaannya bisa dibilang normal

Sayangnya gubernur 10 tahun sebelumnya, kerja ga ada hasil.

Rasionalnya orang mikir 1 lebih besar daripada 0.

Apalagi DPRD, bukan ngewakili rakyat, malah nerima suap cukong sama jadi preman pasar.

Dhewan vs Ahoax bisa dibilang Worst vs Good/Normal
bungkam? cuma omongan cina glodok yg sakit hati karena gk bs jualan ditrotoar masa bisa ngebungkam sih emoticon-Wakaka
Repost lu gan.. kemarin trid sebelah yang ngaku ybs udh buat trid yg lu copas. Lebih seru mantenginnya..

emoticon-Repost
Quote:Original Posted By jokerboy3
repost untuk yg kesekian kalinya Goblok emoticon-Wkwkwk


So, masalah buat lo?
emoticon-Cool
Quote:Original Posted By incredibleman
Repost lu gan.. kemarin trid sebelah yang ngaku ybs udh buat trid yg lu copas. Lebih seru mantenginnya..

emoticon-Repost


Trus kalau repost digimanain?
Quote:Original Posted By zacka96


Ada barbuk kuat ?
Ato cuma oknum ?
Ane cuma tanya kok emoticon-Cool


youtube-thumbnail




Ketua DPP Partai Demokrat, Ruhut Sitompul berpesan kepada Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta, Basuki T. Purnama atau yang dikenal Ahok untuk tidak memperalat umat Kristen dalam upaya memenangkan Pemilukada Jakarta. Pasalnya hal itu akan menimbulkan kesan tidak baik.

Menurutnya, Ahok telah mengumbar janji yang sudah mengarah ke unsur SARA (Suku, Agama, Ras dan Antargolongan) demi mendapatkan simpati yang mengatasnamakan agama. Seperti halnya janji Ahok yang akan mempermudah pemberian izin pendirian gereja di Jakarta. "Kampanye boleh, tapi jangan SARA," ujarnya, pada Jumat (20/7/2012) lalu.

Ruhut juga berpesan kepada Ahok, agar jangan sok berkuasa. Karena itu ia mengajak untuk saling menghormati umat beragama di Indonesia.

Pernyataan tersebut terlihat sangat berkaitan dengan pesan yang beredar melalui BlackBerry Messenger (BBM) yang berisi tentang Short Message Service (SMS) yang disebar oleh Ahok kepada kelompok Cina dan orang-orang Kristen untuk meraih kemenangannya dalam Pemilukada Jakarta.

Berikut adalah isi pesan tersebut,

"Ini SMS Ahok kepada kelompok Cina dan orang Kristen, dlm rangka utk pemenangannya : 
1. Teman seiman yg dikasihi Tuhan Yesus, Mari sama2 kita rapatkan barisan menjaga kekristenan kita dgn memiih no 3, dan Tuhan Yesus pasti menolong kita.
2. Kuasa Salib di depan mata. Pilih Ahok, Iman kristen kita pasti terjaga
3. Kasih Tuhan dan kuasa Gereja akan terbukti setelah 20 September 2012 Satukan barisan buat Jokowi-Ahok
4. Hadirkan Kuasa Yesus di Jakarta dan kita kalahkan kesombongan muslim. Pilih No 3
5. Mari rapatkan barisan gereja, kita menuju kemenangan No. 3
6. Kita pasti menang, Ahok pasti jadi Gubernur setelah Jokowi menjadi Wapres
7. Jokowi se-iman dg kita, jangan kuatir. Kristen bersatu memenangkan Jakarta
8. Kalbar dan kalsel sdh di tangan kita, kristen berkibar di Indonesia dimulai dari Jakarta. Pilih Ahok dan jangan ragu. Tuhan Yesus bersama kita
9. Kristen dan Katholik bersatu memenangkan Jakarta Satu
10. Cristian Center pasti terwujud menyambut kemenangan jokowi Ahok
11. Kita belajar dari Singapura, Cina kuasai melayu. Jakarta milik kita
12. Masa' sih cuma Islamic Center, Kapan Cristian Center terbentuk? Jangan tunda lagi, pilih Jokowi-Ahok. Cristian Center pasti terwujud".

Namun hingga saat ini pihak dari Cagub dan Cawagub DKI Jakarta dengan nomor urut 3 tersebut, belum bisa dikonfirmasi. [ton]


http://m.inilah.com/news/detail/1885...t-umat-kristen[/QUOTE]
Quote:Original Posted By kancoy
Trus kalau repost digimanain?

gk gimna gimana


dilanjut brayemoticon-Recommended Seller
ANJRIT TRET ISI SAMA SMPE 3X DIPOSTING..

Btw sbnrnya case yg di fb itu cm fantasi doang sih kekna, statement gmpng di counter gtu kok djadiin fantasi coli.. Bego..
Quote:Original Posted By justsightseeing
ANJRIT TRET ISI SAMA SMPE 3X DIPOSTING..

Btw sbnrnya case yg di fb itu cm fantasi doang sih kekna, statement gmpng di counter gtu kok djadiin fantasi coli.. Bego..

Berita politik dijadiin fantasi coli? Lu waras gak sih? Sarap.
Quote:Original Posted By mol1605


youtube-thumbnail




Ketua DPP Partai Demokrat, Ruhut Sitompul berpesan kepada Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta, Basuki T. Purnama atau yang dikenal Ahok untuk tidak memperalat umat Kristen dalam upaya memenangkan Pemilukada Jakarta. Pasalnya hal itu akan menimbulkan kesan tidak baik.

Menurutnya, Ahok telah mengumbar janji yang sudah mengarah ke unsur SARA (Suku, Agama, Ras dan Antargolongan) demi mendapatkan simpati yang mengatasnamakan agama. Seperti halnya janji Ahok yang akan mempermudah pemberian izin pendirian gereja di Jakarta. "Kampanye boleh, tapi jangan SARA," ujarnya, pada Jumat (20/7/2012) lalu.

Ruhut juga berpesan kepada Ahok, agar jangan sok berkuasa. Karena itu ia mengajak untuk saling menghormati umat beragama di Indonesia.

Pernyataan tersebut terlihat sangat berkaitan dengan pesan yang beredar melalui BlackBerry Messenger (BBM) yang berisi tentang Short Message Service (SMS) yang disebar oleh Ahok kepada kelompok Cina dan orang-orang Kristen untuk meraih kemenangannya dalam Pemilukada Jakarta.

Berikut adalah isi pesan tersebut,

"Ini SMS Ahok kepada kelompok Cina dan orang Kristen, dlm rangka utk pemenangannya : 
1. Teman seiman yg dikasihi Tuhan Yesus, Mari sama2 kita rapatkan barisan menjaga kekristenan kita dgn memiih no 3, dan Tuhan Yesus pasti menolong kita.
2. Kuasa Salib di depan mata. Pilih Ahok, Iman kristen kita pasti terjaga
3. Kasih Tuhan dan kuasa Gereja akan terbukti setelah 20 September 2012 Satukan barisan buat Jokowi-Ahok
4. Hadirkan Kuasa Yesus di Jakarta dan kita kalahkan kesombongan muslim. Pilih No 3
5. Mari rapatkan barisan gereja, kita menuju kemenangan No. 3
6. Kita pasti menang, Ahok pasti jadi Gubernur setelah Jokowi menjadi Wapres
7. Jokowi se-iman dg kita, jangan kuatir. Kristen bersatu memenangkan Jakarta
8. Kalbar dan kalsel sdh di tangan kita, kristen berkibar di Indonesia dimulai dari Jakarta. Pilih Ahok dan jangan ragu. Tuhan Yesus bersama kita
9. Kristen dan Katholik bersatu memenangkan Jakarta Satu
10. Cristian Center pasti terwujud menyambut kemenangan jokowi Ahok
11. Kita belajar dari Singapura, Cina kuasai melayu. Jakarta milik kita
12. Masa' sih cuma Islamic Center, Kapan Cristian Center terbentuk? Jangan tunda lagi, pilih Jokowi-Ahok. Cristian Center pasti terwujud".

Namun hingga saat ini pihak dari Cagub dan Cawagub DKI Jakarta dengan nomor urut 3 tersebut, belum bisa dikonfirmasi. [ton]


http://m.inilah.com/news/detail/1885...t-umat-kristen
[/QUOTE]
Ternyata karena domba genk mewek krn gak laku di asia emoticon-Cool
Quote:Original Posted By kancoy

Berita politik dijadiin fantasi coli? Lu waras gak sih? Sarap.


situs abal2 u masukin jdi tret di kaskus, u waras gk sih ?


Quote:Caroline tetap menulis komen di wall FB saya: “Ahok ramah”.

Saya pancing dia. Saya reply “ramah nenek luh”. Di bawah komen, saya pasang meme Ahok dengan mulut terbuka seperti mimik seseorang yang sedang memaki. Ada grafiti: “tai lu, baik lu, goblok lu, nenek lu”.

Caroline langsung meledak. Dia menghujat saya. Dia bilang, “Kurang ajar kamu. Apa kamu Zeng Wei Jian tidak pernah diajar sopan santun oleh nenek moyangmu?”

Saya bilang saya hanya meniru kata-kata gubernurmu: Ahok.

Caroline speechless. Sampai sekarang dia raib. Bagi saya, Caroline, dan mungkin semua ahokers, mempraktekan “double standard”. Dan biasanya, salah satu ciri kaum amoral adalah double-standard.


Tuh, inti dr tret ini kisah fantasi itu kan?

Kejadian di FB, dan klo orang waras dikit gk mungkin kemakan jebakan macem gtu.
Quote:Original Posted By jokerboy3
repost untuk yg kesekian kalinya Goblok emoticon-Wkwkwk


Iyain ajalah,kelar
×