alexa-tracking

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/57404c1456e6afa92b8b4567/reputasi-polisi-pemulung-bripka-seladi-dipuji-kalahkan-kapolri
REPUTASI POLISI PEMULUNG BRIPKA SELADI DIPUJI KALAHKAN KAPOLRI
Jt.com.Jakarta-Geger di dunia maya tentang Bripka Seladi, anggota Kepolisian Resor Kota Malang yang diberitakan mencari tambahan penghasilan dengan bekerja sebagai pemulung sampah diluar jam dinasnya serta naik sepeda butut warna putih warisan orang tuanya sebagai sarana transportasi ketika dinas membuat jutaan nitizen dibikin kagum dan rela memberikan pujian.

Bripka Seladi dikenal juga sebagai anggota Polisi yang disiplin dan jujur dalam bekarja, selalu menolak pemberian seseorang ketika dia bekerja sebagai Petugas Penguji SIM walau pemberian tersebut cuma segelas kopi. Seladi selalu menolak halus pemberian itu.

Mengawali karier sebagai anggota Polisi sejak tahun 1978, Seladi sudah menampakan sifat sederhana dan mulia. Seladi tak pernah menggunakan fasilitas Kendaraan Dinas Kepolisian. Ternyata Seladi takut tidak mampu menjaga Amanat Negara kalau menggunakan kendaraan dinas.

Kepada wartawan disela Seladi memilah sampah plastik hasil memulungnya, pria yang sudah lebih dari 38 tahun mengabdi di korps seragam warna coklat ini sempat mengatakan “Dulu sekitar tahun 2009, oleh pimpinan saya pernah dipercaya untuk membawa mobil dinas untuk uji SIM. Tapi saya tolak…saya takut menjaga amanat, lebih baik tidak saya pakai….”kata Seladi.

Kesederhanaan Seladi memang luar biasa, pria 57 tahun ini selama mengabdi sebagai Polisi di Unit Lalu Lintas sejak 2001, sama sekali tak pernah menggunakan fasilitas kendaraan dinas untuk bekerja. Seladi tetap memilih berangkat dinas menggunakan sepeda butut dari rumahnya di Kelurahan Gadang, Kecamatan Sukun, menuju Kantor Samsat Kelurahan Klojen, Kecamatan Klojen, Malang.

Begitu juga ketika Seladi mendapat tugas mengatur ramainya lalu lintas pagi di simpang empat Pasar Blimbing, Seladi tidak malu menaiki sepeda butut kesayanganya. Baginya Polisi jangan malu naik sepeda, justru menjadi sehat.

Meski hanya memiliki gudang pinjaman untuk menampung sampah plastik hasil memulung, Seladi terbukti benar-benar menjaga amanat jabatannya. Seladi tak mau menyalah-gunakan jabatan untuk kepentingan pribadi.

Seladi hanya mempunyai harapan agar anak ke-2 nya yang kini sedang mengikuti Ujian Pendidikan Kepolisian lewat jalur Tamtama Polri lolos dan nantinya menjadi Polisi yang mau membaur dengan rakyat jelata.

Ternyata anak Seladi pun mempunyai semangat yang kuat, walau pernah gagal 2 kali pendaftaran sebelumnya akibat nilai akademis yang tak mencukupi dan tak lulus tes kesehatan, anak Seladi tetap mendaftar lagi.

Agus sutiyono (25) warga kota Malang yang tidak lolos ujian SIM yang diawasi Seladi kepada awak media justru menyatakan “ Pak Suladi adalah Polisi langka, disiplin dan kejujuranya menyamai Jendral Hoegeng, pujian iklas karena kesederhanan dan bersahaja beliau layak diberikan warga pada beliau mengalahkan Kapolri….”

sumber : Jt.com.Jakarta-Geger di dunia maya tentang Bripka Seladi, anggota Kepolisian Resor Kota Malang yang diberitakan mencari tambahan penghasilan dengan bekerja sebagai pemulung sampah diluar jam dinasnya serta naik sepeda butut warna putih warisan orang tuanya sebagai sarana transportasi ketika dinas membuat jutaan nitizen dibikin kagum dan rela memberikan pujian.

Bripka Seladi dikenal juga sebagai anggota Polisi yang disiplin dan jujur dalam bekarja, selalu menolak pemberian seseorang ketika dia bekerja sebagai Petugas Penguji SIM walau pemberian tersebut cuma segelas kopi. Seladi selalu menolak halus pemberian itu.

Mengawali karier sebagai anggota Polisi sejak tahun 1978, Seladi sudah menampakan sifat sederhana dan mulia. Seladi tak pernah menggunakan fasilitas Kendaraan Dinas Kepolisian. Ternyata Seladi takut tidak mampu menjaga Amanat Negara kalau menggunakan kendaraan dinas.

Kepada wartawan disela Seladi memilah sampah plastik hasil memulungnya, pria yang sudah lebih dari 38 tahun mengabdi di korps seragam warna coklat ini sempat mengatakan “Dulu sekitar tahun 2009, oleh pimpinan saya pernah dipercaya untuk membawa mobil dinas untuk uji SIM. Tapi saya tolak…saya takut menjaga amanat, lebih baik tidak saya pakai….”kata Seladi.

Kesederhanaan Seladi memang luar biasa, pria 57 tahun ini selama mengabdi sebagai Polisi di Unit Lalu Lintas sejak 2001, sama sekali tak pernah menggunakan fasilitas kendaraan dinas untuk bekerja. Seladi tetap memilih berangkat dinas menggunakan sepeda butut dari rumahnya di Kelurahan Gadang, Kecamatan Sukun, menuju Kantor Samsat Kelurahan Klojen, Kecamatan Klojen, Malang.

Begitu juga ketika Seladi mendapat tugas mengatur ramainya lalu lintas pagi di simpang empat Pasar Blimbing, Seladi tidak malu menaiki sepeda butut kesayanganya. Baginya Polisi jangan malu naik sepeda, justru menjadi sehat.

Meski hanya memiliki gudang pinjaman untuk menampung sampah plastik hasil memulung, Seladi terbukti benar-benar menjaga amanat jabatannya. Seladi tak mau menyalah-gunakan jabatan untuk kepentingan pribadi.

Seladi hanya mempunyai harapan agar anak ke-2 nya yang kini sedang mengikuti Ujian Pendidikan Kepolisian lewat jalur Tamtama Polri lolos dan nantinya menjadi Polisi yang mau membaur dengan rakyat jelata.

Ternyata anak Seladi pun mempunyai semangat yang kuat, walau pernah gagal 2 kali pendaftaran sebelumnya akibat nilai akademis yang tak mencukupi dan tak lulus tes kesehatan, anak Seladi tetap mendaftar lagi.

Agus sutiyono (25) warga kota Malang yang tidak lolos ujian SIM yang diawasi Seladi kepada awak media justru menyatakan “ Pak Suladi adalah Polisi langka, disiplin dan kejujuranya menyamai Jendral Hoegeng, pujian iklas karena kesederhanan dan bersahaja beliau layak diberikan warga pada beliau mengalahkan Kapolri….”

sumber : http://www.jatengtime.com/2016/05/21...ahkan-kapolri/
mana mulusnya?
lucu masyarakat kita.
makin hina makin dipuji.
kemarin tukang kayu jadi presiden.
untuk jadi capres 2019 mungkin harus dari kaum gembel/pemulung baru dipuja puja rakyat

emoticon-Ngakak emoticon-Ngakak
ane udah liat kemarin beritanya gan di tipi,jarang ada polisi kayak gini emoticon-2 Jempol
malang kekurangan wartawan keknya
38th koq baru sekarang muncul beritanya emoticon-Hammer2
Kesederhanaan dan usaha nyatanya yang membuat populer. emoticon-thumbsup
wajar kalo krisna mukti bilang polisi amerika bodoh bodoh, krn gak kreatif emoticon-Embarrassment
Quote:Original Posted By surabayahotel
lucu masyarakat kita.
makin hina makin dipuji.
kemarin tukang kayu jadi presiden.
untuk jadi capres 2019 mungkin harus dari kaum gembel/pemulung baru dipuja puja rakyat

emoticon-Ngakak emoticon-Ngakak

kalo lu jadi pejabat nanti, gampang mau terkenal. pikul beras atau tidur dimushala/gereja/vihara sesuai agama lu. dijamin di puja puji rakyat (yang kurang piknik).
Saking hedon nya gaya hidup skrg, polis nyambi gini aja blow up nya besar2an
Udah masuk acara hitam putih belum nih?
polisi langka,dan kbnykn polisi kyk gini jabatannya g ada yg tinggi...entah kenapa...
nah kalau ini baru pantas disebut OKNUM...

karena polisi jujur hanya OKNUMemoticon-Angkat Beer
Quote:Original Posted By batzyndrome
mana mulusnya?



REPUTASI POLISI PEMULUNG BRIPKA SELADI DIPUJI KALAHKAN KAPOLRI
tuh gw kasih mulus dek...emoticon-Traveller
Jujur dan tidak mau menjilat ke atas, sehingga 38 tahun mengabdi susah naik pangkat, masih bripka.
ini hanya oknum skali lg OKNUM sodara2.....