alexa-tracking

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/573ffc8096bde6fc578b4567/kapolsek-kota-demak-ajak-anak-punk-kembali-ke-keluarga-kembali-sekolah
KAPOLSEK KOTA DEMAK AJAK “ANAK PUNK” KEMBALI KE KELUARGA, KEMBALI SEKOLAH
Jt.com-Demak-Keberadaan anak jalanan atau yang akrab di kenal dengan sebutan “Anak Punk” menjadi masalah sosial yang cukup pelik. Hampir di semua daerah mereka ada dan biasanya membentuk kelompok serta mengamen untuk menyambung hidup. Namun demikian disinyalir gaya hidup bebas mereka membuat beberapa pihak terharu dan terkadang jengkel.

Kapolsek Kota Demak, IPTU Sugeng Riyadi disela patroli rutin, Jum’at (20/5/2016) bersama anggota mendatangi sekelompok anak Punk sedang berteduh di taman Hutan Kota Demak, kemudian mengumpulkan mereka untuk diberi pengarahan tentang beberapa aspek sosial serta tindak kejahatan asusila.

IPTU Sugeng kepada jt menyatakan keberadaan mereka memang dilematis. Banyak laporan miring dari masyarakat terkait keberadaan anak-anak jalanan. Ini juga menjadi tugas sosial Kepolisian untuk ikut mengayomi mereka sepanjang mereka tidak melakukan suatu kesalahan.

Laporan masyarakat tentang gaya hidup bebas anak jalanan yang disinyalir menjurus pada pergaulan seks bebas juga menjadi bahan dialog yang menjadikan IPTU Sugeng terharu, karena menurutnya hampir semua anak Punk masih punya keluarga dan tempat tinggal namun ada banyak hal yang membuat mereka justru memilih hidup bebas dijalan dengan banyak resiko termasuk menjadi pelaku maupun koran kejahatan seksual yang lagi marak.

“ Ini menjadi salah satu tugas Polri untuk ikut mengayomi mereka, mereka generasi muda yang butuh perhatian dan masih mempunyai masa depan. Saya ajak mereka dialog dengan cara humanis yang kadang diselingi canda agar mereka merasa dihargai. Saya yakin mereka minta diberi kasih sayang. Kita ajak mereka kembali ke rumah, ke keluarga dan juga kembali ke sekolah…” kata Sugeng.

Tentang bahaya kejahatan seksual akibat perilaku mereka yang cenderung bebas…? kejar jt.

“Justru itulah…Polri prihatin dengan maraknya kejahatan asusial yang lagi marak saat ini. Mereka ini berpotensi bisa menjadi pelaku dan juga menjadi korban kejahatan. Mereka perlu kita beri pemahaman tentang masalah ini. Ini tugas berat Polri yang perlu didukung semua pihak. Mereka ketika kita data ternyata masih banyak yang dalam usia sekolah dan masih punya keluarga dan tempat tinggal. Kita beri mereka semangat untuk paham akan resiko hidup dijalanan…” imbuh Sugeng.

sumber : Jt.com-Demak-Keberadaan anak jalanan atau yang akrab di kenal dengan sebutan “Anak Punk” menjadi masalah sosial yang cukup pelik. Hampir di semua daerah mereka ada dan biasanya membentuk kelompok serta mengamen untuk menyambung hidup. Namun demikian disinyalir gaya hidup bebas mereka membuat beberapa pihak terharu dan terkadang jengkel.

Kapolsek Kota Demak, IPTU Sugeng Riyadi disela patroli rutin, Jum’at (20/5/2016) bersama anggota mendatangi sekelompok anak Punk sedang berteduh di taman Hutan Kota Demak, kemudian mengumpulkan mereka untuk diberi pengarahan tentang beberapa aspek sosial serta tindak kejahatan asusila.

IPTU Sugeng kepada jt menyatakan keberadaan mereka memang dilematis. Banyak laporan miring dari masyarakat terkait keberadaan anak-anak jalanan. Ini juga menjadi tugas sosial Kepolisian untuk ikut mengayomi mereka sepanjang mereka tidak melakukan suatu kesalahan.

Laporan masyarakat tentang gaya hidup bebas anak jalanan yang disinyalir menjurus pada pergaulan seks bebas juga menjadi bahan dialog yang menjadikan IPTU Sugeng terharu, karena menurutnya hampir semua anak Punk masih punya keluarga dan tempat tinggal namun ada banyak hal yang membuat mereka justru memilih hidup bebas dijalan dengan banyak resiko termasuk menjadi pelaku maupun koran kejahatan seksual yang lagi marak.

“ Ini menjadi salah satu tugas Polri untuk ikut mengayomi mereka, mereka generasi muda yang butuh perhatian dan masih mempunyai masa depan. Saya ajak mereka dialog dengan cara humanis yang kadang diselingi canda agar mereka merasa dihargai. Saya yakin mereka minta diberi kasih sayang. Kita ajak mereka kembali ke rumah, ke keluarga dan juga kembali ke sekolah…” kata Sugeng.

Tentang bahaya kejahatan seksual akibat perilaku mereka yang cenderung bebas…? kejar jt.

“Justru itulah…Polri prihatin dengan maraknya kejahatan asusial yang lagi marak saat ini. Mereka ini berpotensi bisa menjadi pelaku dan juga menjadi korban kejahatan. Mereka perlu kita beri pemahaman tentang masalah ini. Ini tugas berat Polri yang perlu didukung semua pihak. Mereka ketika kita data ternyata masih banyak yang dalam usia sekolah dan masih punya keluarga dan tempat tinggal. Kita beri mereka semangat untuk paham akan resiko hidup dijalanan…” imbuh Sugeng.

sumber: http://www.jatengtime.com/2016/05/20...mbali-sekolah/
percumah .... mayoritas pasti kembali kejalan ...................emoticon-Turut Berduka
emang enak hidup kaya begitu?
bagus insiasi polisinyaemoticon-Toast
rawan seks bebas, rawan penularan penyakit infeksi juga.
kadang malah anak orang kaya yg kayak gitu, tapi gak keurus di rumah.
Yg hobi ngegelandang mah memang dasarnya pemalas, ga mau nurut aturan orang tua, merasa dikekang, maunya bebas semau dirinya sendiri.

Padahal dengan gaya hidup punk, asal mental dan cara berpikirnya bener, mereka bs tetep sekolah (nonformal), kuliah (UT), dan bekerja.
Beda punk skrang..sama yg dulu macem taring babi..mereka punk tp berkarya..lah ini..malah udh ky preman..emoticon-No Hope
kehidupan gelap yg glamor atau trend?
Quote:Original Posted By kerupukalengan
Yg hobi ngegelandang mah memang dasarnya pemalas, ga mau nurut aturan orang tua, merasa dikekang, maunya bebas semau dirinya sendiri.

Padahal dengan gaya hidup punk, asal mental dan cara berpikirnya bener, mereka bs tetep sekolah (nonformal), kuliah (UT), dan bekerja.



yg paragraf kedua punk, yg awalan anak jalanan gan emoticon-Big Grin
Langkah awal yg bagus...
Di kramat jati banyak tuh modal tepok tangan ama ceramah...

Kata kawan saya di Semarang (sebelahnya Demak),
Dia sering menjumpai anak-anak "punk" sedang mengekerubuti wanita (kejadian tengah malam)
Entah mau di gang rape atau tidak, teman saya berlalu begitu saja


KAPOLSEK KOTA DEMAK AJAK “ANAK PUNK” KEMBALI KE KELUARGA, KEMBALI SEKOLAH
emoticon-No Hope ........emoticon-Traveller
Anak punk tempat ane udah punah,. Keseringan ditampolin warga karena banyak bikin ulah
Seorang anak ngga mungkin pergi kl ngga ada ap2.. Jgn semata mata selalu menyalahkan si anak, bisa aja mereka di rumah ngga bahagia, kita mana tau?
tidak hanya anak Punk, semoga aja "Anak Jalanan" yang biasanya mulai nongkrong dan nongol tiap pukul 19.00 WIB juga ikutan diciduk ama petugas emoticon-Leh Uga
Miris klo liat di lamer emoticon-Leh Uga
ini memang disengaja kok, dibubarin ya bakal ada lagi..



ada geng dan komunitasnya....
Quote:Original Posted By dovyduck
Seorang anak ngga mungkin pergi kl ngga ada ap2.. Jgn semata mata selalu menyalahkan si anak, bisa aja mereka di rumah ngga bahagia, kita mana tau?

Nggak bahagia karena di rumah nggak bisa ngegele dan nggak bisa mabok secara bebas emoticon-Malu (S)
udah basi lah alasan nggak bahagia di rumah, kebanyakan karena cuma tergiur hidup bebas tanpa aturan

di bina ..... sakan emoticon-Ngakak (S)
Quote:Original Posted By smarteez

Nggak bahagia karena di rumah nggak bisa ngegele dan nggak bisa mabok secara bebas emoticon-Malu (S)
udah basi lah alasan nggak bahagia di rumah, kebanyakan karena cuma tergiur hidup bebas tanpa aturan



itu bisa jadi salah satunya kok, karena emang yg namanya peraturan dimana2 pasti ada. Bahkan di antara anak2 itu juga pasti ada aturan yg entah dari mana atau siapa dan sangsinya apa kalo ngelanggar.. Kalo ente ngga pernah terjun langsung ente ga bakalan ngerti, dan ente juga jangan cuma liat sekumpulan anak jalanan di tmpt A yg mungkin mereka begini begitu.. emoticon-shakehand
×