alexa-tracking

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/573fc7a7de2cf2ee6b8b456b/istrinya-dilarang-mengambil-air-pria-ini-gali-sumur-selama-40-hari
Istrinya Dilarang Mengambil Air, Pria Ini Gali Sumur Selama 40 Hari
Istrinya Dilarang Mengambil Air, Pria Ini Gali Sumur Selama 40 Hari
Tajne menggali sumur sendiri setelah istrinya dilarang mengambil air di sumur desa.


NEW DELHI, KOMPAS.com - Bertekad untuk menyediakan air minum untuk keluarganya setelah mereka dilarang mengakses sebuah sumur lokal, pria ini menggali sumur sedalam hampir lima meter selama 40 hari.

Tajni, warga desa Kalambeshwar, negara bagian Maharashtra, India, seorang diri melakukan pekerjaan yang biasanya membutuhkan tenaga lima orang pria itu.

Pria yang sehari-hari adalah bekerja sebagai buruh kasar itu adalah warga komunitas Dalit yang selalu didiskrimnasi warga dengan kasta yang lebih tinggi.

Suatu hari istri Tajne, Sangita pergi ke sumur desa untuk mengambil air. Namun, di sana Sangita dimaki-maki oleh pemilik sumur dan diusir.

Peristiwa yang terjadi di saat krisis air di Maharashtra itu membulatkan tekad Tajne memberi istriya sumur pribadi, sehingga dia tak perlu dihina saat hendak mengambil air.

Dengan menggunakan perkakas yang dibelinya di kota, Tajne mulai menggali selama enam jam setiap hari, empat jam di pagi hari dan dua jam usai pulang bekerja

Di saat tiga sumur lain di desa itu telah mengering, nampaknya apa yang dilakukan Tajne itu kelihatannya merupakan pekerjaan mustahil.

Bahkan warga desa lainnya mengolok-olok kekeraskepalaan Tajne dan menyuruhnya untuk berhenti menggali sumur.

Namun, Tajne pantang menyerah dan setelah 40 hari menggali, pria ini akhirnya menemukan air.

Kini sumur sedalam lima meter itu siap untuk digunakan dan Tajne mengizinkan semua warga komunitas Dalit mengambil air dari sumur buatannya itu.

"Terima kasih untuk Tajne. Berkat dia kami bisa mendapatkan air sepanjang hari," kata tetangganya, Jaishree.

"Tadinya, kami harus berjalan beberapa kilometer ke sisi lain desa untuk mengambil air dan terkadang kami menerima makian," tambah Jaishree.

Selain pekerja keras, Tajne juga orang yang berhati mulia. Meski istrinya dihina dan diperlakukan buruk, dia menolak menyebut nama orang yang menghina Sangita.

"Saya tak perlu menyebut nama si pemilik sumur karena saya tak ingin ada masalah di desa. Saya rasa dia menghina hanya karena kami miskin dan warga Dalit," ujar Tajne.

"Hari itu saya hampir menangis dan bersumpah bahwa kami tak akan meminta air lagi dari siapapun," tambah Tajne.

Saat ini, Tajne dianggap pahlawan lokal dan kisahnya menggali sumur sudah ditayangkan di berbagai stasiun televisi.

Dedikasi dan kerja keras Tajne bahkan mendapatkan pujian dari pemerintah setempat dan istrinya semakin menghargai pria itu.

"Saya tidak pernah membantunya hingga dia menemukan air. Sumur itu sudah sedalam lima meter tetapi dia ingin memperdalam dan memperlebarnya. Saya harap para tetangga akan membantunya," kata Sangita.
pria sejati salute
Sekarang kan udah ketauan 5m aja udah ada air, harusnya warga sana pada gali aja, kalau banyakan bisa bikin lebih dalam n banyak sumur . emoticon-Big Grin
Quote:Original Posted By ghostelliano
Semoga Allah memberikan rahmat dan hidayah pada orang ini

sikap yg selalu diperintahkan dalam islam

mencukupi nafkah keluarga dengan cara yg baik


Islam yang mana gan? Syiah pa sunni pa wahabi pa lainnya... emoticon-Bingung (S) Dikit dikit kok promo Islam... emoticon-Cape d... (S)
Wah dangkal juga ya 5 meter udah ketemu aer ... Gw ajah di rumah bor 12 meter baru ketemu air ...
Sudah gw duga pasti India ... negara dengan rasisme resmi, masif, dan terstruktur.
Quote:Original Posted By ghostelliano
Pemerintah setempat nya hanya bisa kasih pujian


Padahal ngakunya ekonomi kuat dll

Menyediakan fasilitas publik saja tidak bisa




Socialism will give you equality ... in poverty. ..................................................emoticon-Ngacir
Quote:Original Posted By ghostelliano


Sosialisme memang bodoh tanpa agama


Islam mengajarkan untuk sedekah

memerintahkan zakat


justice for all


tapi tetap boleh punya modal (kapital / aset)


kapitalisme boleh dengan pembatasan


islam itu sempurna bagi orang2 yg paham


yaitu orang2 yg tidak melihat teroris jawa sebagai islam



Kapitalisme jauh lebih kompatibel dengan Islam dibandingkan dengan sosialisme.
Cuma di Indonesia sudah lama dicekoki propaganda sosialisme, jadi seakan-akan kapitalisme adalah ajaran setan.

Kapitalisme juga mengajarkan sedekah, tapi sedekah yang niatnya timbul dari dalam hati,
bukan seperti sosialisme, karena dipajaki oleh pemerintah sampe 30% lalu duit yang terkumpul dikorupsi dan cuma 1% yang diberikan ke kaum miskin.

Quote:Original Posted By ghostelliano


Allah menghalalkan perdagangan (kapitalisme)

Allah memerintahkan saling tolong menolong (sosialisme)

bukan individualisme


Kapitalisme mempercayai bahwa manusia pada dasarnya memiliki sifat suka menolong. Tanpa harus dipaksa.

Maka dari itu, di Amerika Serikat (di mana pernah diadakan penelitian), mereka yang berpaham kapitalisme mampu memberi sedekah yang jumlahnya jauh lebih banyak dibanding mereka yang berpaham sosialisme, padahal kalo dilihat dari penghasilannya, justru para penganut kapitalisme lebih miskin daripada para penganut sosialisme.

Pemaksaan terhadap seseorang untuk bersedekah lewat pajak seperti yang dilakukan oleh paham sosialisme, dengan sukses membuat seseorang menjadi lebih kebal terhadap penderitaan orang lain. Mereka bisa dengan gampangnya bilang, "Aku sudah menyumbang lewat pajakku."
Quote:Original Posted By ghostelliano



Dan islam agama yg sempurna

ada zakat (wajib) dan ada sedekah (sukarela)


Bagaimana pun, negara2 di dunia ini memungut pajak warga negara nya


karena baik kapitalisme dan sosialisme itu, pemikiran utopis

khayalan

karena mereka mengabaikan faktor iblis

mereka mengabaikan hasutan iblis


Tidak juga.
Justru kapitalisme mengakui bahwa manusia ada dua sisi.
Sisi baik manusia sudah dibahas di atas.

Sisi buruk manusia adalah malas dan serakah.

Maka dalam kapitalisme, orang malas diadu dengan orang malas dan orang serakah diadu dengan orang serakah, sehingga mereka dengan sendirinya menyadari kemalasan dan keserakahan masing-masing dan timbul kesadaran untuk membatasi kemalasan dan keserakahan diri sendiri.

Pada dasarnya, kapitalisme bisa dipakai di agama apa saja, dan bisa eksis karena sifatnya yang hanya sebagai alat.

Berbeda dengan sosialisme yang tidak segan-segan menguliti ajaran Islam lalu dengan bangganya memakai kulit tersebut dan dipamerkan dengan nama "ekonomi syariah".
respect!!!!
Quote:Original Posted By ghostelliano



Mungkin anda membaca buku yg tidak saya baca

dan begitu sebaliknya


Jika orang sudah mengatakan "tidak juga" mengenai agama saya

artinya, itu akhir dari pembicaraan


Baca lagi baik-baik.
Komentar "tidak juga" adalah mengenai pemahaman agan tentang kapitalisme, bukan tentang ajaran agama.


Quote:Original Posted By ghostelliano

Komunis itu minus akhirat, tujuan hanya dunia saja


kapitalisme juga sama




Baik sosialisme atau kapitalisme memang berbicara soal cara mengolah harta di dunia. Cuma bedanya, kalo kapitalisme membatasi pemerintah supaya tidak menjadi Tuhan, sedangkan sosialisme dari awal memang sudah berusaha menggantikan Tuhan dengan pemerintah.

Bagi kapitalisme, terserah apa agama yang dianut, karena tujuan semua agama adalah menumbuhkan rasa kebersamaan bagi umat manusia.
Bagi sosialisme, agama adalah candu, yang harus dijauhi.
Quote:Original Posted By peyotpetot


Kapitalisme mempercayai bahwa manusia pada dasarnya memiliki sifat suka menolong. Tanpa harus dipaksa.

Maka dari itu, di Amerika Serikat (di mana pernah diadakan penelitian), mereka yang berpaham kapitalisme mampu memberi sedekah yang jumlahnya jauh lebih banyak dibanding mereka yang berpaham sosialisme, padahal kalo dilihat dari penghasilannya, justru para penganut kapitalisme lebih miskin daripada para penganut sosialisme.

Pemaksaan terhadap seseorang untuk bersedekah lewat pajak seperti yang dilakukan oleh paham sosialisme, dengan sukses membuat seseorang menjadi lebih kebal terhadap penderitaan orang lain. Mereka bisa dengan gampangnya bilang, "Aku sudah menyumbang lewat pajakku."


boleh liat penelitiannya gan? kalo gue liat obyek penelitiannya kayanya bakal bias banget deh. Bagaimana menentukan kriteria paham kapitalis atau sosialis, sementara kebanyakan orang berpaham campur2.

jadi inget mitos vaksin menyebabkan autism yg berdasarkan "penelitian di amerika serikat". Subyek penelitian cuma 12 orang, 7 orang sejak awal menderita autis, 5 orang ternyata bukan autis
Merinding baca bagian ini coy
" Saya tak perlu menyebut nama si pemilik sumur karena saya tak ingin ada masalah di desa. Saya rasa dia menghina hanya karena kami miskin dan warga Dalit," ujar Tajne.

"Hari itu saya hampir menangis dan bersumpah bahwa kami tak akan meminta air lagi dari siapapun," tambah Tajne.


emoticon-Matabelo
udah gali sendiri 40 hari, hasil air sumurnya boleh diambil tetangga. RESPECTemoticon-Hot News emoticon-Jempol
Quote:Original Posted By ghostelliano
Memang itulah islam

saya bukan nu atau muhammadiyah atau nusantara atau hti atau pks atau syiah atau wahabi atau aswaja atau dll

saya muslim


Haha... iya aja deh...
yakin cuma 5 meter??
itu tanahnya terbuat dari apa?? gali 5m bisa sampe 40 hari..
Kalau tanah di indo 5M sehari aja kelar....
Quote:Original Posted By dark4eve
yakin cuma 5 meter??
itu tanahnya terbuat dari apa?? gali 5m bisa sampe 40 hari..
Kalau tanah di indo 5M sehari aja kelar....


itu tanahnya kering jadi susah bikin galiannya
namanya musim kemarau gan.....
suami baik hati

up

Uuuuuuuuup