alexa-tracking

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/573fad41582b2e3a718b4567/kisah-haru-keluarga-singapura-rawat-tki-yang-sakit-kanker
Inspiratif 
Kisah haru keluarga Singapura rawat TKI yang sakit kanker
Quote:Kisah haru keluarga Singapura rawat TKI yang sakit kanker
Reporter : Pandasurya Wijaya | Sabtu, 21 Mei 2016 07:23


Kisah haru keluarga Singapura rawat TKI yang sakit kanker
Marshal Lim (kaos merah) bersama Jariyah (tengah) dan putrinya di Cilacap. ©Asia One

Merdeka.com - Cita-cita Marshal Lim, 22 tahun, adalah belajar seni sirkus di universitas di luar negeri. Tapi dia rela menunda impiannya itu supaya dia bisa menemani pembantunya pulang ke Indonesia dan merawatnya.

Jariyah, perempuan asal Cilacap, Jawa Tengah, berusia 40 tahun mengalami kanker stadium 4 dan memutuskan pulang ke kampung halamannya setelah dia bekerja dengan keluarga Lim selama 15 tahun.

"Dia ibu saya. Dia merawat saya dan kakak saya seperti anaknya sendiri," ujar Lim, seperti dilansir situs Asia One, Jumat (20/5).

Lim bahkan memanggil Jariyah dengan 'bibi Jar'.

"Kalau bibi Jar sudah baikan, saya bisa kembali pulang dan melanjutkan latihan saya untuk ikut audisi sekolah sirkus."

Ibu Lim, Margaret Tan, 49 tahun, membolehkan Jariyah pulang ke keluarganya di Cilacap setelah mengetahui pembantunya itu hanya punya waktu hidup beberapa bulan lagi.

"Saya membahas kepulangan Jariyah dengan anak-anak saya dan kami memutuskan mengantarnya pulang ke rumah," kata dia.

Tan mengatakan dia sudah mengurus segala biaya pengobatan Jariyah di rumah sakit dengan asuransi ketika perempuan itu didiagnosa mengidap kanker stadium 4. Tan bahkan menggalang dana dari teman-temannya untuk membantu biaya pengobatan.

Tan mengatakan Jariyah sudah dianggap sebagai keluarganya sendiri. Jariyah menjadi sosok yang dibutuhkan keluarga ketika Tan bercerai pada 2005.

"Dia juga pernah bercerai jadi dia paham seperti apa rasanya. Kami saling berbagi dan saling mendukung. Dia mengurus keluarga saya dengan baik di masa-masa sulit karena saya bercerai. Dia bahkan memberi nasihat dan memberi pengertian pada anak-anak," ujar Tan yang masih berada di Cilacap.

Jariyah pernah kembali ke Indonesia pada 2012 tapi kemudian balik lagi bekerja dengan keluarga Tan pada 2014.

Kemudian lima bulan lalu Jariyah dinyatakan mengidap kanker hati yang sudah menyebar ke paru-paru dan rahimnya.

"Dia bukan pembantu saya. Dia teman dekat saya. Saya tidak bisa menerima dia kena kanker," ujar Tan sambil meneteskan air mata.

Mereka kemudian mencoba berbagai pengobatan, termasuk pengobatan alternatif herbal tapi kemudian akhirnya pengobatan dirasa sudah terlalu mahal biayanya.

Jariyah akhirnya meminta pulang ke Indonesia untuk tinggal dengan keluarganya.

"Saya hanya ingin dia bahagia dan sehat. Kalau dia bahagia dengan keluarganya di sini maka saya juga bahagia," kata Tan.


http://www.merdeka.com/dunia/kisah-h...it-kanker.html

Beruntungnya TKW ini emoticon-Salaman emoticon-Bedug emoticon-Bedug emoticon-Bedug
Contoh org yg bekerja pake hati
Tp nasib nya krg beruntung
semoga diberikan kesembuhan. Amiiin
emoticon-Maaf Agan
stadium 4 berarti tinggal nunggu waktu emoticon-Turut Berduka
anaknya mbok jar cakep

belajar dan berusaha yang benar dek, ingat pengorbanan mbokmu belasan tahun jadi tkw
emoticon-Sorry
dari sekian kabar duka nasib TKW di luar negeri, ternyata masih ada yang mendapat nasub baik dan mujur
yakni dengan mendapat perlakuan yang spesial dan menjadi benar" bagian dari keluarga sang majikan
emoticon-Turut Berduka
Panasbung : konspirasi singapo menjajah indonesia melalui tkw emoticon-Mad
Quote:"Dia ibu saya. Dia merawat saya dan kakak saya seperti anaknya sendiri," ujar Lim, seperti dilansir situs Asia One, Jumat (20/5).
Kalo gue perhatiin ya... makin banyak generasi anak muda Singapura yg kayak gini. Kebanyakan diasuh pembantu (TKI Indonesia/Filipina) sampe bisa bahasa Indonesia/Tagalog dan lebih deket ke pembantu daripada ibunya sendiri.

Ini bisa jadi jalan Indonesia menguasai Singapura gans emoticon-Cool
cc Presiden
cc Menkopolhukam
cc Menhan
Quote:Original Posted By masih.abu.abu
emoticon-Sorry
dari sekian kabar duka nasib TKW di luar negeri, ternyata masih ada yang mendapat nasub baik dan mujur
yakni dengan mendapat perlakuan yang spesial dan menjadi benar" bagian dari keluarga sang majikan
emoticon-Turut Berduka


Ada yg dikasih kuliah malah bree dinegri malon sana ... tapi kata panasbung itu semua konspirasi orang kuning malon untuk men- singapokan indonesia emoticon-Leh Uga

Hal yg baik pasti akan dikenang dan diingat , apapun profesinya
terharu ane gan ..
masih ada orang yang hatinya tulus kaya gini emoticon-Turut Berduka
emoticon-Turut Berduka emoticon-Turut Berduka emoticon-Turut Berduka emoticon-Turut Berduka emoticon-Turut Berduka
Quote:Original Posted By merkavamk4
stadium 4 berarti tinggal nunggu waktu emoticon-Turut Berduka



brlom tentu om..ada ditangan Tuhan
Ada yg bernasib baik
Quote:Original Posted By satu.november



brlom tentu om..ada ditangan Tuhan


setuju gan.
dulu tmn ane pny kakak jg divonis demikian
ternyata smp hari ini sdh baikan dan sembuh serta normal seperti biasa.
semoga ibu ini jg mendapat mujizat kesembuhan,Amin.
semoga masih ada harapan sembuh untuk bibi jar emoticon-Mewek
Stadium 4 emoticon-Turut Berduka setidaknya dia bisa berkumpul sama keluarga dan bahagia
Quote:Original Posted By tjhin27
setuju gan.
dulu tmn ane pny kakak jg divonis demikian
ternyata smp hari ini sdh baikan dan sembuh serta normal seperti biasa.
semoga ibu ini jg mendapat mujizat kesembuhan,Amin.



amiiin bader
Lekas sembuh bibi jar. Amin emoticon-Turut Berduka
dedikasinya membuat yg dirawatnya seperti keluarganya emoticon-Matabelo emoticon-Matabelo