alexa-tracking

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5728ae14a2c06e0b498b4567/ahok-dan-risma-dianggap-layak-quotdiaduquot-di-dki
Ahok dan Risma Dianggap Layak "Diadu" di DKI
JAKARTA, KOMPAS.com — Direktur Centre for Strategic and International Studies Philips Vermonte menilai, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok layak "diadu" dengan Tri Rismaharini pada Pemilihan Gubernur DKI Jakarta 2017.

Keduanya dianggap memiliki kelebihan dan diyakini akan menguntungkan warga DKI Jakarta.

"Tidak masalah karena calon yang maju adalah calon-calon yang baik. Maka, siapa pun yang menang akan menguntungkan bagi pemilih (warga Jakarta)," ujar Philips saat ditemui seusai mengisi sebuah diskusi di Jakarta, Selasa (3/5/2016).

Faktor lain yang dianggap Philips mendasari argumennya ialah karena Ahok dan Risma sama-sama memiliki background kepala daerah. Hal tersebut dapat menjadi tolok ukur warga DKI dalam menilai keduanya.

"Itu penting, repotnya kalau kepala daerah yang bertanding bukan sesama kepala daerah. Itu akan membawa kesulitan," kata Philips.

Dengan begitu, pemilih (warga DKI) dapat melihat dan mengukur dengan jelas kemampuan keduanya, seperti halnya track record.

Dengan latar belakang yang sama, hal itu dianggap akan menguntungkan pemilih karena bisa membandingkan capaian dan kinerja keduanya selama menjadi kepala daerah.

"Pemilih dapat melihat dengan jelas apa standar-standar yang bisa membandingkan calon-calonnya dan itu rasional," kata Philips.

http://news.detik.com/berita/3183933...gi-lalin-macet

lawan sejatinya ahok.. sayangnya beliau nolak emoticon-Stick Out Tongue
apa sih yg bisa dinilai dari ucril? negatif semua emoticon-Ngakak (S)
Goblok yg dukung pengacara pembela koruptor ini emoticon-Busa
http://www.merdeka.com/peristiwa/deretan-tersangka-korupsi-yang-dibela-yusril/
Quote:

Selasa, 03 Mei 2016 20:30 WIB
Coba Suap Warga Luar Batang Rp1 Miliar, Sekda Saefullah Diusir

Ahok dan Risma Dianggap Layak "Diadu" di DKI
(ist)

Jakarta, HanTer- Nasib tak mujur menimpa Sekda DKI Saefullah di Kantor Camat Penjaringan Selasa malam. Maksud hati ingin membujuk warga Kampung Luar Batang dengan suap Rp1 miliar agar meninggalkan lokasi, namun yang didapat justru bentrok fisik.

Informasi yang diperoleh Harian Terbit, salah seorang satpol PP pengawal Saefullah babak belur dihajar masyarakat setempat.

"Usai dialog, Saefullah memaksakan diri datang ke Luar Batang mau menyerahkan bantuan uang 1 milyar, walau sudah dinasehatkan kedatanganya akan ditolak warga. Kedatangan Saefullah akhirnya menimbulkan insiden pemukulan terhadap seorang anggota Satpol PP yang mengawal Saefullah," ujar
Yusril Ihza Mahendra, kuasa hukum masyarakat Kampung Luar Batang, Jakarta Utara dalam siaran pers yang diterima Harian Terbit, Selasa (3/4/2016).

Yusril yang juga Bakal Calon Gubernur DKI meminta Pemda DKI untuk menahan diri dan tidak memaksakan kehendak untuk menggusur pemukiman warga Luar Batang. Sikap seperti itu sangat dibutuhkan untuk mendinginkan suasana di Luar Batang agar tdk mengarah kepada hal2 yang tidak diinginkan.

Permintaan tersebut dikemukakan Yusril pasca kegagalan dialog perwakilan warga dengan Sekda DKI Saefullah di Kantor Camat Penjaringan.

Dalam dialog dengan warga di Kecamatan Penjaringan, Saefullah menegaskan bahwa Pemda akan meneruskan rencananya untuk tetap menggusur pemukiman dan membangun plaza dan tempat parkir yang luas di Luar Batang. Penjelasan Saefullah ini tegas ditolak oleh perwakilan warga. Warga hanya menginginkan perbaikan dan penataan lingkungan, bukan mengusir mereka dari kampung yg mempunyai situs penyebaran Islam dan sudah ada sejak lebih dari 300 tahun silam itu.

Atas semua kejadian ini, Yusril juga mengajak warga untuk sabar menahan diri dan mohon perlindungan kepada Allah Swt semoga persoalan yang dihadapi warga dapat diselesaikan dengan damai sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

Secara pribadi Yusril mengajak warga agar bermunajat kepada Allah Swt memohon supaya Allah Swt melunakkan hati Gubernur DKI Pak Ahok agar beliau berbuat adil dan manusiawi terhadap warga Luar Batang.

(zamzam)

http://megapolitan.harianterbit.com/...efullah-Diusir
Devide et empera model VOC...
Dua pejabat pemerintah unggulan mau diadu domba..
dalam pemerintahan, percuma kalo yg bagus hanya dari salah satu pihak..
sayang tidak valid ..... emoticon-Traveller
dgn yusril aja ahok kembang kempis
Bu risma memang bagus, tapi memimpin surabaya dan jakarta itu rasanya sangat berbeda jauh pastinya.

Quote:Original Posted By kohanamet
Devide et empera model VOC...
Dua pejabat pemerintah unggulan mau diadu domba..


dan dalangnya siapaaaa..... ?

pdi-preeet

emoticon-Cape d... (S)
Quote:Original Posted By kasur8rusak


dan dalangnya siapaaaa..... ?

pdi-preeet

emoticon-Cape d... (S)


Kasian PDI Perjuangan lagi yg disalahkan padahal yg duluan cari gara2 dengan membuat kartun Banteng Mabok siapa?
Kalau Bu Dhe nolak, sama siapa dong tarung nya....


Wkwkwkwkwkwk
selain dua tokoh ini dianggap penggembira

ntapz
emoticon-Leh Uga emoticon-Leh Uga emoticon-Leh Uga
mbelenger

cerito kok pancet ae
ucril sama wanita emas bijimane emoticon-Marah
masa junjungan nasbung ga masuk itungan




emoticon-Leh Uga
Bu Risma atau Ahok yang jadi gubernur DKI, saya sih yakin akan sama bagusnya.
Cuma kalo Bu Risma yang terpilih, bagaimana nasib Surabaya ?

Bukankah lebih baik punya 2 kota besar yang dipimpin oleh pemimpin bagus ?
Dibanding 1 kota pemimpinnya bagus, yang satu lagi kembali coba2 cari pemimpin yang bagus.

Politik oh politik...
mo bikin orang surabaya marah ama pdip dan jakarta?
knp yg baik2 mesti diadu, kan klo yg baik2 merata mlh indonesia cepat maju.
Beda kelas bray masa pemimpin suka fitnah maki kasar disamain dengan risma yg sopan..udah gila yaemoticon-Ngakak