alexa-tracking

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5728a3ea94786806408b4567/ahok-ngaku-dapat-rp-25-miliar-sebulan
Cool 
Ahok Ngaku Dapat Rp 2,5 Miliar Sebulan
Ahok Ngaku Dapat Rp 2,5 Miliar Sebulan

Ahok Ngaku Dapat Rp 2,5 Miliar Sebulan

Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok mengaku dana operasional gubernur yang didapatnya selama setahun Rp30 miliar. Uang itu digunakan untuk berbagai kepentingan.

“Macam-macam. Ada untuk masyarakat, keamanan, sosial dan macam-macam,” ujar orang nomor satu di lingkungan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta itu, di Balai Kota DKI Jakarta, Selasa (3/5/2016) petang.

Menurut Ahok, dana itu, berasal dari Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan sudah diatur melalui Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 109 tahun 2000. “Ada PP yang mengatur, kepala daerah seluruh Indonesia boleh pakai duit 0,01 persen dari PAD,” katanya. “Kita bisa dapat 30-an miliar per tahun,” bebernya.

Meski kegunaan dana itu untuk kegiatan operasional dinasnya, Ahok mengaku tidak pernah menyimpannya sendiri. Dana itu sering dia bagi-bagikan kepada warga yang membutuhkan. “Banyak faktor, untuk staf, bantu ijazah orang, kesehatan, beli-beli di pameran-pameran, mau beli baju batik, bisa juga untuk kimpoian,” katanya.

Semoga aliran dananya dapat dipertanggungjawabkan dan transparan untuk diaudit KPK emoticon-Toast
Tunjangan operasional kayak tunjangan beras, padahal buat beli sagu bukan beras.
Pantas pada berebut..besar brayyemoticon-Big Grin
Ntp emoticon-Leh Uga
Ahok Kirim Bunga Senilai Miliaran Rupiah

Ahok Ngaku Dapat Rp 2,5 Miliar Sebulan

Meski dapat dana operasional Rp2,5 Miliar sebulan atau Rp30 miliar setahun, Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama tidak pernah mengantonginya sendiri.

“Saya taroh di bank, kita nggak boleh ngantingin, makanya kita bisa bayar untuk staf bantu ijazah orang, kesehatan. Bisa untuk kwaninan dan kasih bunga ke orang lain,” katanya di Balai Kota Selasa (4/5) sore.

Untuk membeli bunga yang dikirim ke orang-orang saja, kata Ahok jumlahnya bisa sampai miliaran. “Saya kirim bunga kepada semua,” tambahnya. Ahok menyebutkan sering dapat undangan dari warga. Kalau tidak bisa hadir diapun mengirim bunga.

Sebelumnya, Sekretaris Daerah (Sekda) DKI Jakarta, Saefullah pun mengakui mendapat bantuan dana operasional dari Ahok, yang nilainya mencapai Rp100 juta setiap bulan.

“Itu kebijakan dari Pak Gubernur, baru berjalan selama satu tahun,” katanya, di Lapangan eks IRTI Monas, Jakarta Pusat, Senin (2/5/2016). Selain Sekda, dana itu juga dibagikan kepada setiap Walikota dengan jumlah Rp50 juta per bulan.

Dana itu, biasa digunakan untuk menyumbang saat warga mengundangnya ke sebuah acara pernikahan. “Buat kondangan, buat yang lain, terserah saya. Yang penting dilaporkan,” paparnya.

Sekda pun menjamin, dana tersebut tidak akan digunakan untuk kepentingan politik. “Kalau berkampanye, saya salah. Saya melanggar sumpah jabatan sebagai PNS,” tutupnya.

Daripada beli bunga yg bisa layu terus dibuang, mending buat beli nasi bungkus, jumlahnya bisa bejibun tuh emoticon-Mewek
asik bener jika jadi gubernur.... emoticon-Nohope
Kasihan si rustam emoticon-Mewek
Nayamul jg
cek aliran dananya, emoticon-Traveller
Itu mah makan an kucing dibanding kepretan reklamasi emoticon-Big Grin
emoticon-Cool manteb tuh daripada beli mobil, laptop, hp mahal

lebih baik belanja untuk rakyat

kasih makan teman ahox, ongkos transport dll
Gubernur sebelum Ahok pada diem dan santun ngembat dana ops gubernur.
Meski itu hak mereka apa pernah di pake buat takyat jkt ? emoticon-Big Grin
Quote:Original Posted By rainbowmedia1
Ahok Kirim Bunga Senilai Miliaran Rupiah

Ahok Ngaku Dapat Rp 2,5 Miliar Sebulan

Meski dapat dana operasional Rp2,5 Miliar sebulan atau Rp30 miliar setahun, Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama tidak pernah mengantonginya sendiri.

“Saya taroh di bank, kita nggak boleh ngantingin, makanya kita bisa bayar untuk staf bantu ijazah orang, kesehatan. Bisa untuk kwaninan dan kasih bunga ke orang lain,” katanya di Balai Kota Selasa (4/5) sore.

Untuk membeli bunga yang dikirim ke orang-orang saja, kata Ahok jumlahnya bisa sampai miliaran. “Saya kirim bunga kepada semua,” tambahnya. Ahok menyebutkan sering dapat undangan dari warga. Kalau tidak bisa hadir diapun mengirim bunga.

Sebelumnya, Sekretaris Daerah (Sekda) DKI Jakarta, Saefullah pun mengakui mendapat bantuan dana operasional dari Ahok, yang nilainya mencapai Rp100 juta setiap bulan.

“Itu kebijakan dari Pak Gubernur, baru berjalan selama satu tahun,” katanya, di Lapangan eks IRTI Monas, Jakarta Pusat, Senin (2/5/2016). Selain Sekda, dana itu juga dibagikan kepada setiap Walikota dengan jumlah Rp50 juta per bulan.

Dana itu, biasa digunakan untuk menyumbang saat warga mengundangnya ke sebuah acara pernikahan. “Buat kondangan, buat yang lain, terserah saya. Yang penting dilaporkan,” paparnya.

Sekda pun menjamin, dana tersebut tidak akan digunakan untuk kepentingan politik. “Kalau berkampanye, saya salah. Saya melanggar sumpah jabatan sebagai PNS,” tutupnya.

Daripada beli bunga yg bisa layu terus dibuang, mending buat beli nasi bungkus, jumlahnya bisa bejibun tuh emoticon-Mewek



nah... udah salah ucap nih ahok....
ntar di embat jadi bahan temuan...
simple aja... itu artinya di depositokan bukan?
itu uang negara..
lu simpen di bank, bunga depositonya di bagi2iin..
LO KATA UANG NEGARA PUNYA NENEK LO
tinggal tunggu waktu aja ini....
ya memang kenapa??:nyantai
nah lo
emoticon-Ultah
BPK kmn?
emoticon-Traveller
kyknya itu yg diminati para cagub2


Lumayan beli bir...


Lumayan nginspirasi bocah buat mabok...


Harus mabok kalau mau jadi gubernur...


Mabok malah bunuh dan merkosa...


Quote:

Selasa, 03 Mei 2016 20:30 WIB
Coba Suap Warga Luar Batang Rp1 Miliar, Sekda Saefullah Diusir

Ahok Ngaku Dapat Rp 2,5 Miliar Sebulan
(ist)

Jakarta, HanTer- Nasib tak mujur menimpa Sekda DKI Saefullah di Kantor Camat Penjaringan Selasa malam. Maksud hati ingin membujuk warga Kampung Luar Batang dengan suap Rp1 miliar agar meninggalkan lokasi, namun yang didapat justru bentrok fisik.

Informasi yang diperoleh Harian Terbit, salah seorang satpol PP pengawal Saefullah babak belur dihajar masyarakat setempat.

"Usai dialog, Saefullah memaksakan diri datang ke Luar Batang mau menyerahkan bantuan uang 1 milyar, walau sudah dinasehatkan kedatanganya akan ditolak warga. Kedatangan Saefullah akhirnya menimbulkan insiden pemukulan terhadap seorang anggota Satpol PP yang mengawal Saefullah," ujar
Yusril Ihza Mahendra, kuasa hukum masyarakat Kampung Luar Batang, Jakarta Utara dalam siaran pers yang diterima Harian Terbit, Selasa (3/4/2016).

Yusril yang juga Bakal Calon Gubernur DKI meminta Pemda DKI untuk menahan diri dan tidak memaksakan kehendak untuk menggusur pemukiman warga Luar Batang. Sikap seperti itu sangat dibutuhkan untuk mendinginkan suasana di Luar Batang agar tdk mengarah kepada hal2 yang tidak diinginkan.

Permintaan tersebut dikemukakan Yusril pasca kegagalan dialog perwakilan warga dengan Sekda DKI Saefullah di Kantor Camat Penjaringan.

Dalam dialog dengan warga di Kecamatan Penjaringan, Saefullah menegaskan bahwa Pemda akan meneruskan rencananya untuk tetap menggusur pemukiman dan membangun plaza dan tempat parkir yang luas di Luar Batang. Penjelasan Saefullah ini tegas ditolak oleh perwakilan warga. Warga hanya menginginkan perbaikan dan penataan lingkungan, bukan mengusir mereka dari kampung yg mempunyai situs penyebaran Islam dan sudah ada sejak lebih dari 300 tahun silam itu.

Atas semua kejadian ini, Yusril juga mengajak warga untuk sabar menahan diri dan mohon perlindungan kepada Allah Swt semoga persoalan yang dihadapi warga dapat diselesaikan dengan damai sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

Secara pribadi Yusril mengajak warga agar bermunajat kepada Allah Swt memohon supaya Allah Swt melunakkan hati Gubernur DKI Pak Ahok agar beliau berbuat adil dan manusiawi terhadap warga Luar Batang.

(zamzam)

http://megapolitan.harianterbit.com/...efullah-Diusir
owe kok ga dikasih hok emoticon-Mad (S)
Quote:Original Posted By fuckbp5


nah lu cuman bisa beli apaan? ngiri tanda dengki emoticon-Big Grin



Maboker!
×