alexa-tracking

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5728927754c07a40108b4570/penyebab-bullying-di-sma-3-siswi-kelas-xii-tak-setuju-adik-kelasnya-dugem
Penyebab Bullying di SMA 3: Siswi Kelas XII Tak Setuju Adik Kelasnya Dugem
Quote:
Penyebab Bullying di SMA 3: Siswi Kelas XII Tak Setuju Adik Kelasnya Dugem
Jakarta - Kepala Sekolah (Kepsek) SMA 3 Jakarta Ratna Budiarti membenarkan adanya bullying di SMA 3 Jakarta. Menurutnya bullying itu terjadi akibat siswi kelas XII SMA 3 tidak setuju siswi kelas X SMA 3 pergi ke tempat hiburan malam hari.

"Sebenarnya hal itu (bullying) karena kakak kelas ingin menegur adik kelasnya. 4 Kakak kelas datang ke kafe untuk menonton DJ di SCBD pada Sabtu (23/4/2016) malam. Kakak kelas melihat adik kelas dan merasa belum pantas anak kelas 1 SMA pergi ke sana," ujar Ratna.

Ratna menyampaikan hal itu usai pertemuan orangtua murid, 4 siswi kelas XII pelaku bullying, 5 siswi kelas X korban bullying, bersama 7 personel dari Polsek Setiabudi, di kantor Ratna, Jl Setiabudi, Jakarta Selatan, Selasa (3/5/2016).

Ratna mengatakan, 4 siswa kelas X tersebut pergi ke SCBD bersama salah seorang orangtua siswi. Karena itu Ratna memperbolehkan siswi-siswi tersebut datang ke tempat hiburan malam itu.

Menurut Ratna, 4 hari setelahnya yakni pada 28 April 2016, siswi kelas XII mencari dan memanggil 17 siswi kelas X dan XI untuk bertemu mereka di salah satu lokasi di depan gerbang sekolah sebagai bentuk pengarahan perpisahan kelas XII, sepulang sekolah. 17 Siswi ini termasuk 4 siswi kelas X yang ditemui 5 siswi kelas XII di SCBD.

Orangtua dan Murid SMA 3 yang Dipanggil (Chicho/detikcom)


Setelah 17 junior itu datang, 4 siswi kelas X langsung di-bully seperti disiram, disuruh merokok dan dipaksa memakai bra di luar seragam. Sementara 13 anak yang lain hanya menonton dan tidak mengadu ke pihak manapun.

"Yang melihat kejadian ini pihak warung depan sekolah, satpam yang melihat rombongan keluar, dan penjual jajanan sekolah yang melihat rombongan pergi di lokasi yang dibatasi tembok," kata Ratna.

Pihak sekolah, lanjut Ratna, baru mengetahui ada video yang diunggah ke salah satu media sosial pada (1/5/2016) malam. Ratna langsung menghubungi Wakil Kepsek Bidang Kesiswaan untuk segera mengkonfirmasi ke seluruh wali kelas dari kelas X hingga XII untuk mencari siswi yang berada di dalam video tersebut.

Ratna kemudian memanggil 5 ortu pelaku bullying pada 2 Mei 2016. Kemudian hari ini semua orangtua yang anaknya menjadi korban atau pelaku bullying juga dipanggil. 7 Personel dari Polsek Setiabudi juga datang dalam pertemuan tersebut.

Dalam kesempatan itu, Ratna mengaku syok dengan adanya kasus ini. Setahun lalu pihak sekolah membuat deklrasi anti bully dengan menggaet para alumni dan membuat Gerakan Anti Bully (Genab) agar bisa mewujudkan sekolah anti bully.

"Setahun terakhir ini sejak saya menjabat kepsek itu sudah sangat jauh berkurang. Saya sudah tidak mendengar lagi keluhan bullying. Makanya saya syok ketika hari Minggu (1/5/2016) dikirimi staf saya unggahan video ke saya. Saya baru bisa memanggil pihak terkait, ortu dari kelima anak XII Senin kemarin," ucap dia.


(nwy/nwk)

Sumur


bersihin aja yang model-model begini, calon perusuh dimasa depan emoticon-Gila
klo g setuju itu adik2 dugem.. kasih tau k ane biar ane yg ajarin... emoticon-Big Grin
Lah kk kelas emg dh pantes gitu...
Ni skolah memg bejat....pas kasus aca jg..
Amit2...
Kalo kelas 1 SMA gak pantas dugem terus kelas 2/3 SMA pantas gitu?
Itu kakak kelas tau kan karena mereka ngelakuin hal yg sama emoticon-Nohope
So stupid
Hadeehh,, bocah doblok
sudah masuk kategori pasal penganiayaan, dan pelanggaran ham ini lho.

mau dugem atau tidak itu hak asasi, sebab akibat yang timbul itu sudah menjadi konsekuensi yang menjalani,

trus siapakah anda berhak melarang ? apakah sudah lebih benar dari yang melakukan ?

lihat saja malah mereka menunjukan sikap barbarnya dengan melakukan bully / penganiayaan terhadap orang yang mereka larang begini begitu. ironis kan ?



adek klas gag boleh dugem
klo yg kakak boleh2 aja.
halah...
beda cuman 2 tahun sama2 dibawah 21tahun pake acara sok2an suci
Kakak kelasnya goblok adik kelas ikut2an gobloklah.
lah apa urusan lue njing, orang dugem mah bukan urusan lu emoticon-fuck
Alasan gak setuju dugem, yeah right.



emoticon-Betty emoticon-Betty emoticon-Betty emoticon-Betty emoticon-Betty
Goblok kuadrat emoticon-Nohope sama" salah jg pdhl
Alasan yg dibuat buat
Orang tua ngajak anak dugem? Karna kakak kelas
Oh ayolah bu kepsek jangan terlalu manis mulut
Kasih tindakan riil
Bukan mencari pembenaran
kelas 3 sma boleh dugem mantap emoticon-Recommended Seller
emoticon-Leh Uga emoticon-Leh Uga emoticon-Leh Uga emoticon-Leh Uga
Ngga ada mulustrasinya nih gan?

Spoiler for Dugem yuk say:


emoticon-Ngacir
Lumayan nih. Bukti udah jrlas ada (videonya). Korban tinggal cari pengacara, terus dimasukin deh pasal yang pas, ajuin tuntutan. Mudah2an pelakunya udah 17tahun, jadi udah bukan anak2 lagi, biar bisa masup penjara.
ti ati

siapa tau tar adek kelas elo yang interview elo pas kerja ntar emoticon-Big Grin
yaelahhh nih bocah bknnya belajar malah bully2an
dikeluarkan aja pelaku bully di sekolah

kasihan yang jadi korban jadi punya memori buruk yang akan menempel terus
SMA negeri 3 Jakarta ini sma unggulan gak sih ?


awas ditandai !*


*ama perguruan perguruan tinggi dan perusahaan

liat universitas luar negeri kayak gimana ospeknya ? yg ada senior yg butuh junior buat kelangsungan organisasi dan eksul, beda banget dengan disini, kesannya kayak junior sampah semua gak pantes nerusin sekolah, budaya dugem luar jangan ditiru tapi ospeknya kayak gimana itu yg ditiru

senior gila hormat
×