alexa-tracking

Seberapa penting orang-orang disekitarmu mempengaruhi kesuksesan mu?

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5728892b529a45403d8b456a/seberapa-penting-orang-orang-disekitarmu-mempengaruhi-kesuksesan-mu
Seberapa penting orang-orang disekitarmu mempengaruhi kesuksesan mu?
Seberapa penting orang-orang disekitarmu mempengaruhi kesuksesan mu?


Ada banyak faktor yang menentukan kesuksesan sesorang mencapai goal dalam hidupnya. Namun pada artikel ini saya akan membahas sesuatu yang sangat penting dalam menentukan masa depanmu yaitu pergaulan dan komunitas. Setelah banyak berdiskusi dengan orang yang lebih sukses, membaca biografi konglomerat yang sangat kaya, dan mengadakan social experiment. Dengan siapa kita berteman, dengan siapa kita menghabiskan waktu-waktu kita itu akan menentukan kebiasaan kita dan masa depan. Seberapa rajinnya di bangku SMA, jika anda berteman dengan orang-orang yang malas dan amburadul di kampus pasti dijamin prestasimu akan menurun dan jadi ikut malas. Walaupun kalian sangat produktif dalam kantor, kalau kalian bergaul dengan orang-orang yang salah maka masa depanmu akan rusak dan karirmu tidak akan berkembang. Bergaul dengan perokok, maka cepat lambat anda akan ikut merokok. Tapi bergaul dengan orang-orang yang sporty akan membuatmu semakin sehat, mempunyai badan yang ideal dan awet muda. So what’s the point?


Seorang motivator terkenal Jim Rohn (Mentor dari Anthony Robbins) berkata “You are the average of the five people you spend the most time with”. Quotes yang sangat powerful ini membuat saya kembali merenung dan merefleksikan diri terus menerus, karena saya adalah rata-rata dari teman-teman terdekat saya. Anda menghabiskan waktu dengan siapa saja yang menentukan apa yg anda pikirkan, lakukan, dan masa depan mu. Stephen speilberg seorang jenius yang sangat berpengaruh dalam dunia perfilman, karya-karyanya yang sangat berkualitas dan salah satu orang terkaya di hollywood. Spielberg sangat memahami hal ini. Dia tidak terlahir dari keluarga sutradara atau perfilman tapi karena tekadnya yang kuat untuk menjadi sutradara dia memberanikan diri menyelinap kedalam universal studio dan berteman dengan seorang editor yang menunjukan seluk beluk tentang perfilman. Dan hasilnya luar biasa. Ada pelajaran menarik yang kita bisa pelajari dari Joe Girard (Salesman terbaik didunia menurut guinness book of world records). Joe Girard tidak pernah memakai waktunya untuk ngobrol dan bercanda dengan teman-teman kantornya yang tidak produktif. Dia sangat selektif dalam memilih teman-temannya. Ada dua hal yang menjadi pertimbangan dalam memilih teman, yang pertama mereka mempunyai sikap positif, yang kedua mereka semua menghargai nilai dan pentingnya waktu.


Who are the people you spend time with?

Sepintar apapun dirimu, sebanyak apapun talenta mu, dimana kau lahir dan keluargamu seperti apa. Tetap saja orang yang dilingkungan mu yang menentukan kesuksesan hidupmu. Ada beberapa langkah yang harus kita cermati mengenai hal ini:
1. Siapa saja 5 orang dalam hidupmu yang paling banyak kau luangkan waktu? Karena sehari 24 jam, berapa jam kau luangkan waktu bersama mereka?( Saya menebak bisa saja anggota keluarga, pasanganmu, teman kerja, teman dekat). Tulislah 5 nama di sebuah kertas
2. Setelah kau menulis 3-5 temanmu, tanyakan kepada dirimu sendiri. Siapakah mereka? Apa yang mereka lakukan dihidup mereka? Seberapa ambisius mereka? Sudah seberapa sukses mereka? Seberapa optimis dan positif mereka?
3. Evaluasikan dengan teliti apakah mereka bisa membantumu untuk berkembang dan naik level? Apakah mereka mendukungmu ketika kau memberikan ide-ide yang baru? Apakah mereka justru merendahkan mimpimu dan mengajak malas-malasan?
4. Buatlah pilihanmu apakah kau terus ingin menghabiskan waktu dengan mereka? Jangan takut mengeliminasi 1-2 orang agar kau dapat tetap pada standardmu. Kurangin waktu-waktu yang kurang produktif dan mulai mencari teman yang bisa menginspirasi dan sesuai dengan pilihanmu.


Sebenarnya kita jangan takut kehilangan teman, dukungan dari keluarga atau apapun itu asalkan kau memulai memasukan orang-orang yang tepat kedalam pergaulanmu. Memang, konsep ini sedikit sulit dimengerti karena terkesan arogan dan memilih-milih teman. Bukan berarti kita dilarang bergaul dengan teman-teman kita yang seru, dan berteman tanpa memandang status sosial. Kita harus menghormati dan respect dengan setiap orang. Namun bagaimanapun juga, suka tidak suka ini adalah hukum alam kesuksesan menurut Andika Sutoro Putra( Founder of richvolution and CEO Global Pacific International) Environment=Your Future.

Sebagai informasi penutup menurut Forbes.com terlalu banyak koneksi pada sosial media justru tidak membuat kita berkembang dan akan membuat stress. Karena yang harus kita cermati adalah kualitas pertemanan kita bukan Cuma kuantitasnya dan seberapa banyak teman yang kita miliki. So once again “show me your friend and i will show you your future”.
×