alexa-tracking

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5728867e9a0951d4398b456c/gawat-produksi-gula-nasional-terus-menurun
Gawat, Produksi Gula Nasional Terus Menurun
Gawat, Produksi Gula Nasional Terus Menurun


Indonesia pernah dikenal sebagai negara pengekspor gula terbesar di dunia. Masa itu terjadi puluhan tahun lalu, atau tepatnya pada era 1930-an. Fakta ini sejalan dengan program dari pemerintah kolonial Belanda yang banyak membangun pabrik-pabrik gula di pulau Jawa.

Sayang era kejayaan itu sudah berakhir. Sebaliknya Indonesia kini menjadi importir gula. Produksi gula di dalam negeri terus menurun, bahkan untuk memenuhi konsumsi rumah tangga saja sudah tidak mencukupi.

Berdasarkan data Ditjen Perkebunan Kementerian Pertanian (Kementan), realisasi produksi gula pada 2015 ini tercatat sebanyak 2,497 juta ton. Sedangkan Asosiasi Gula Indonesia (AGI) mengestimasikan produksi gula nasional tahun 2015 sebesar 2,55 juta ton.

“Produksi gula tahun 2015 ini lebih rendah dibandingkan produksi tahun 2014 yang mencapai 2,579 juta ton,” kata Direktur Eksekutif AGI, Tito Pranolo, dalam Sugar Outlook 2016 di Gedung Gula Negara, Jakarta, Januari 2016.

Tito mengungkapkan, penurunan produksi ini disebabkan berbagai sebab. Salah satunya karena kondisi cuaca misalnya el nino yang menyebabkan kekeringan. Ikim kering membuat produktivitas tebu menurun dari 70,7 ton/hektar (ha) pada 2014 menjadi 67,6 ton/ha di 2015. “Adanya el nino yang ditandai agroklimat ekstrim menyebabkan profuktivitas tebu turun,” ujarnya.

Faktor kedua, karena menurunnya jumlah lahan tebu rakyat. Para petani tebu, banyak yang beralih untuk menanam tanaman pangan lainnya, seperti padi atau palawija. Pemicu menurunnya minat para petani untuk tidak menanam tebu lagi dikarenakan berbagai hal. “Petani‎ banyak yang tidak lagi menanam tebu karena rendahnya harga gula,” tuturnya.

Tito memprediksi produksi gula pada 2016 menurun lebih jauh lagi menjadi 2,3 juta ton, lebih rendah dari produksi gula nasional tahun 2015. “Dengan mempertimbangkan pengaruh iklim terhadap faktor-faktor penentu produksi, AGI memprediksi produksi gula nasional tahun 2016 mencapai sekitar 2,3 juta ton,” dia memaparkan.

Dia mengungkapkan, el nino pada 2015 berdampak pada capaian produksi gula 2016. Tanaman tebu baru yang ditanam pada awal 2015 mengalami stagnasi pertumbuhan akibat stress air, akibatnya produktivitas berpotensi menurun dari 67,6 ton/ha pada 2015 menjadi 66 ton /ha pada tahun ini. El nino yang membawa musim kering membuat rendemen tebu menurun.

“Demikian juga rendemen tahun 2016 diperkirakan akan turun menjadi 7,75% dari tahun 2015 sebesar 8,28%,” ucapnya.

Akibat produksi gula yang terus anjlok ini, kebutuhan gula untuk konsumsi langsung sekitar 2,82 juta ton tak bisa sepenuhnya dipenuhi dari produksi dalam negeri. Impor gula pun perlu dilakukan tidak hanya untuk memenuhi kebutuhan industri, tapi juga kebutuhan rumah tangga.

Untuk tahun ini, pemerintah sudah berencana mengimpor 200.000 ton gula kristal putih. Tahun 2017 pun diprediksi juga akan terjadi defisit ketersediaan gula. “Produksi tahun 2016 diprediksi hanya 2,3 juta ton, sedangkan stok awal tahun 2016 hanya 817.246 ton. Untuk itu, diperlukan impor gula guna mencukupi kebutuhan gula di Februari 2017,” pungkas Tito.

Namun hal ini jutsru dibantah oleh Panja Gula DPR. Mereka justru menuding, dari 11 importir gula rafinasi terdapat sembilan pabrik gula rafinasi yang bodong. Jika impor gula rafinasi dikurangi, maka harga gula akan menjadi tidak stabil, bahkan kebutuhan dalam negeri menjadi tidak terpenuhi.

SUMBER : http://swasembada.net/2016/05/02/gaw...terus-menurun/
Jgn banyak2 makan gula... Ingat diabetes selalu mengancam.. 😏
bagus lah semangkin dikit mkn gula, mknnya udh nasi, bener2 ga sehat tabiat org indo
Hati2 diabet gan... Ingat pesan dokter...
Siap-siap dah pAmerintah bakal imprott gula.
Produksi gula kita menurun tp produksi anak menaik

emoticon-Wakaka
Ga heran kalo impor lahan pertanian uda berubah fungsi
kalo kurang ya imporlah. gitu aja kok repot.
kebanyakan orang tua yg kurang "pendidikan". . malah suruh anak nya , yg penting makan nasi .. . biar kenyang. .. emoticon-Sorry
tenang ajah ... ga usah repot nanem...
negara lain masih banyak yang produksi ogh emoticon-Cool
Lahannua aja banyak yang jadi perumahan broo...
tenang gan,gak usah khawatir...masih ada ane emoticon-Cool
kalau mau swasembada beras.. masyarakat harus kurangi makan nasi ~ Mentan

begitupula berlaku kalo pingin swasembada gula emoticon-Mewek
mending kurang manis, drpd diabetes
ini mah permainan kary pabrik, petani kecil rendmen rendah petani besar sogokan besar alhasil rendemen tinggi. yg petani tebu pasti tahu ini.....
kalo ditotal pendapatan pertahun juga lebih baik petani polowijo...
tenang lebaran nanti harga bakal dijungkir balikkan, stock g ngaruh, kalo bisa impor ngapain swasembada
Klo gak ada Lampung, Sumatra udah melarat itu pulau jawa
petani kurang sejahtera, makanya banyak yg beralih ke palawija
kalo bisa impor kenapa harus produksi? emoticon-Embarrassment
nah ada apa lagi ini emoticon-Cape d... (S)