alexa-tracking

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5728763ddac13ec1568b456b/pihak-kepolisian-perlu-belajar-lebih-dalam-tentang-kebebasan-pers
Pihak Kepolisian Perlu “Belajar” Lebih Dalam Tentang Kebebasan Pers
Pihak Kepolisian Perlu “Belajar” Lebih Dalam Tentang Kebebasan Pers

Quote:HarianPapua.com – Oknum wartawan selalu menjadi bulan-bulanan aparat kepolisian ketika hendak menjalankan tugasnya sebagai seorang pewarta atau pemberi informasi kepada masyarakat luas.

Tindakan represi terhadap wartawan yang sedang meliput berita terlebih khusus berita-berita yang mengandung unsur demonstrasi di wilayah Indonesia dan Papua selama ini selalu membawa wartawan kepada penyiksaan, penindasan dan lain sebagainya.

Tindakan aparat kepolisian yang brutal dan selalu suka main hakim sendiri tersebut kembali menunjukan kepada masyarakat luas tentang wawasan KEBEBASAN PERS sangat minim dalam tubuh oknum kepolisian sehingga tindakan represi terus terjadi dan wartawan pun semakin tertindas.

Sayangnya, pihak kepolisian terlebih khusus Kepolisian Daerah (Polda) Papua terkesan ‘sengaja’ dengan perampasan hak wartawan sebagai pemberi informasi kepada masyarakat luas.

Pihak Kepolisian Perlu “Belajar” Lebih Dalam Tentang Kebebasan Pers

Beberapa penindasan kepada wartawan oleh oknum kepolisian selama ini tidak pernah dijadikan pembelajaran sehingga oknum kepolisian terus-menerus menerjang wartawan bagaikan Singa yang lapar dan sedang memburu anak domba.

Ketua Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Indonesia Suwarjono mengatakan bahwa pihak kepolisian sejatinya masih ‘buta’ terhadap arti dari kata wartawan itu sendiri.

“Perlu saya ingatkan, jurnalis adalah mata dan telinga publik, apa yang diliput jurnalis, itu adalah fakta yang akan diberitakan ke publik.” kata Suwarjono.

Berikut beberapa contoh kasus penindasan oknum kepolisian kepada para wartawan yang sama sekali belum dijadikan pembelajaran untuk memperbaiki kinerja kepolisian Indonesia dan referensi bagi Polda Papua terhadap kinerja wartawan di lapangan dan mengapa mereka harus dilindungi.

1. Archicco Guilliano Wartawan ABC Australia yang meliput demo Aliansi Mahasiswa Papua di Bundaran Hi 1 Desember 2015.
2. Stephanie Vaessen Wartawan Al Jazeera yang meliput demo Aliansi Mahasiswa Papua di Bundaran Hi 1 Desember 2015.
3. Nabil, wartawan The Jakarta Post yang meliput demo Aliansi Mahasiswa Papua di Bundaran Hi 1 Desember 2015.
4. Ardi, wartawan Suara Papua yang meliput demo aksi 2 Mei 2016 di Jayapura, Papua.


Selengkapnya di Harian Papua

Quote:Follow HarianPapua.com di
Twitter : @Harian_Papua
Facebook : @MediaHarianPapua
Bgtulah.. :nyantai
×