alexa-tracking

Ahok dan Sekda Beda Pernyataan Soal Penggusuran Luar Batang, Lah Kok Bisa?

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/57286b092e04c87d4d8b4569/ahok-dan-sekda-beda-pernyataan-soal-penggusuran-luar-batang-lah-kok-bisa
Ahok dan Sekda Beda Pernyataan Soal Penggusuran Luar Batang, Lah Kok Bisa?
Ahok dan Sekda Beda Pernyataan Soal Penggusuran Luar Batang, Lah Kok Bisa?



Pejabat Pemprov DKI Jakarta mulai dari Gubernur hingga Sekda dinilai tidak konsisten dengan ucapan mereka terkait penggusuran Kampung Luar Batang. Pasalnya, Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dan Sekda Saefullah kerap berbeda pernyataan soal penggusuran tersebut.

Kuasa hukum masyarakat Kampung Luar Batang Yusril Ihza Mahendra mengatakan, Pemprov DKI harus bertindak secara manusiawi dan santun pada warga Kampung Luar Batang. Karena, lanjut Yusril, warga tak mempermasalahkan jika Pemprov DKI melakukan penataan Kampung Luar Batang.

"Warga tahu niat baik Pemprov DKI, dan menginginkan penataan pemukimannya agar lebih bersih dan tak kumuh. Tapi bukan dengan cara mengusir dan menggusur mereka dari tempatnya," tuturnya.

Yusril mengungkapkan, tidak mengetahui pasti kapan penggusuran Kampung Luar Batang. Pasalnya, pernyataan yang dikeluarkan Gubernur dan Sekda selalu berbeda.

"Gubernur Ahok menyebut menunda penggusuran hingga rusun untuk warga selesai dibangun. Tapi, Sekda menyatakan tetap melakukan penggusuran pada warga. Penjelasannya kan bolak-balik. Warga kan gelisah apalagi ada provokasi kabar entah dari mana, rumah (warga) mau dibakar kan membuat warga tidak tenang," pungkasnya


http://www.pos-metro.com/2016/05/aho...taan-soal.html
Quote:
Rabu, 27 April 2016 - 13:50 wib
Lawan Warga Bidara Cina, Ahok Keok di PTUN

Ahok dan Sekda Beda Pernyataan Soal Penggusuran Luar Batang, Lah Kok Bisa?
Syamsul Anwar Khoemaeni
Jurnalis

JAKARTA - Warga Bidara Cina, Kecamatan Jatinegara akhirnya bisa bernapas lega. Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Jakarta Timur, mengabulkan seluruh gugatan warga terkait lokasi sodetan Kali Ciliwung. (Baca juga: Warga Bidara Cina Gugat Jokowi ke Pengadilan)

Panitera pengganti PTUN, Eni Nuraeni, membenarkan kemenangan warga Bidara Cina tersebut. "Ya pada sidang kemarin, hasil amar putusannya majelis hakim mengabulkan seluruh gugatan warga Bidara Cina," ujar Eni kepada awak media di PTUN, Rabu (27/4/2016).

Adapun sejumlah pertimbangan majelis hakim dalam amar putusan tersebut antara lain, pihak tergugat, Pemprov DKI Jakarta tidak hadir saat persidangan. Meski demikian, berkas salinan putusan tersebut belum bisa dipublikasikan.

"Ya itu (tergugat tidak hadir) salah satu poin pertimbangannya. Salinan belum bisa dipublikasikan," ujar dia.

Eni menyebut, berkas putusan itu belum ditandatangani oleh majelis hakim. "Karena belum ditandatangani oleh Majelis Hakim," tuturnya.

Seperti diketahui, warga Bidara Cina mengajukan gugatan dengan nomor 59/G/2016/PTUN-JKT. Gugatan tersebut terkait dengan penetapan lokasi sodetan Kali Ciliwung yang berubah tanpa sepengetahuan warga.
(sus)

http://news.okezone.com/read/2016/04...k-keok-di-ptun

Quote:

KPK Didesak Segera Tindaklanjuti Hasil Audit Temuan BPK

Selasa,3.5.2016

Puluhan massa dari Laskar Kampung Luar Batang saat berdemo di depan gedung KPK, Jakarta, Selasa (3/5). Mereka meminta KPK mengusut hasil audit temuan BPK yang menyeret AHOK. Foto: Ricardo/JPNN.com

Spoiler for Photo 1 of 5:


Spoiler for Photo 2 of 5:


Spoiler for Photo 3 of 5:


Spoiler for Photo 4 of 5:


Spoiler for Photo 5 of 5:


sumber: http://www.jpnn.com/?mib=galeri&kd_f...953#ad-image-0
Ahok dan Sekda Beda Pernyataan Soal Penggusuran Luar Batang, Lah Kok Bisa?


emoticon-Kaskus Radio
uda lama asik mantau BP bahas ahok trus ga ada abisnya..
gue bingung sm admin admin kaskus skrg, entah belaga buta ato sengaja
bnyk trit bau sara , bnyk ID bawa2 sara tp ga di tanggepin sm admin, di biarin bebas berkarya dgn trit ga jelas

ane disini cuma mau komen nih..

buat para nastak , kalian itu disini mau nambang post , ato ikut2an tololnya nasbung?
setiap kali ada trit ahok , selalu pada post ga jelas, seolah2 menjunjung ahok banget !
semakin kalian begitu, yah para nasbung makin seneng !
biarin mereka berkarya dgn fakta (fitnahan) mereka. biarin mereka seneng dgn imajinasi mereka sendiri.
di jakarta udah pada melek kok, tau mana yg bener , mana yg salah
ane pun yakin , ahok pasti terpilih lg kok

buat para nasbung, entah apa yg kalian pikirin (termasuk TS), entah apa yg jadi kepercayaan kalian.
ane bener2 bingung sm pola pikir kalian, (bolehkritikan , sobarihong , gip , dll)
kalian itu sbnrnya tau ga sih mana yg bener, mana yg salah?
fakta-fakta (fitnahan) kalian itu berdasarkan apa?
karena perbedaan suku ? agama ? padahal mgkn kalian bukan dari jakarta.. ato kalian bener dibayar hanya untuk bikin trit ga jelas?
bener2 ga habis pikir loh..
cobalah pake hati nurani kalian (kalo kalian masi manusia) . seberapa bobroknya DPR kita, maling2 korupsi yg ane rasa kalian tuh tau, tapi kalian cuma tutup mata belaga gak tau hanya karna mereka seiman sm lu lu pada?
ajaran agama lu, ngajarin supaya maling duit orang?
kalian menghina ahok cina, bukan pribumi, mau menjajah blablabla
kalo kalian bisa mikir, kalian tau kalo apa yg ahok lakuin lebih pribumi daripada kalian yg ngaku2 pribumi tapi makan duit rakyat !
ahok mikirin rakyat kecil yg tinggal di pinggiran !
yg demo demo pun bukan sepenuhnya masyarakat yg tergusur. lbh banyak orang2 yg di bayar, dan org2 yg kepentingannya terganggu.
contohnya ibu2 yg menyewakan rumah padahal itu di tanah negara.

kalo memang apa yg ane ketik disini ada salah, ane minta maaf..
ane cuma keluarin unek2 ane selama ini..
ane bukan panastak, hanya seorang yg kagum sama ahok..

emoticon-I Love Indonesia
pecat aja hok, udah g seiya sekata sama ente, menghambat doank kan, masa nunggu ky rustam yg ngundurin diri.
namanya juga tong kosong
emoticon-Sundul Up
Sekdanya musti di fentung.



emoticon-Cool
emoticon-Ngakakemoticon-Ngakakemoticon-Ngakakemoticon-Ngakak


Quote:Original Posted By gatos
Sekdanya musti di fentung.



emoticon-Cool
Berbagai kasus yang sedang mencuat
Jangan lengah dan terus kawal
Kasus Sumber Waras dan Reklamasi