alexa-tracking

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/57284e39a2c06e08278b4567/wujudkan-swasembada-pangan-erry--sumut-lindungi-lahan-pertanian-433464-ha
Wujudkan Swasembada Pangan, Erry : Sumut Lindungi Lahan Pertanian 433.464 Ha
MEDAN, SOROTSUMUT – Plt Gubernur Sumatera Utara H Tengku Erry Nuradi MSi menyatakan, guna mewujudkan swasembada pangan, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumut telah menggagas penerbitan Perda No. 3 Tahun 2015 Tentang Perlindungan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan.

Hal itu dikemukan Tengku Erry Nuradi saat menerima Kunjungan Kerja (Kunker) Reses Komisi IV DPR RI masa persidangan ke IV di ruang kerjanya, kantor Gubernur Sumut, Jl Dipnegoro Medan, Senin (2/5/2016).

Kunker Reses dipimpin Ketua Komisi IV DPR RI Edhy Prabowo MM MBA dari Fraksi Partai Gerindra. Turut dalam rombongan, Wakil Ketua Komisi IV Siti Hediati (Titiek) Soeharto beserta anggota lainnya yaitu Sudin (PDIP), Drs H M Dardiansyah, Rahmad Handoyo (PDIP), Ir Azhar Romli (FP Golkar), Ichsan Firdaus (FP Golkar), Delia Pratiwi (FP Golkar), Ir KRT Darori Wonodipuro, MM (F Gerindra), Luther Kombong, Drs H Guntur Sasono, M.Si (FP Demokrat), Indra Chunda Thita Syahrul (FP PAN), Eko Hendro Purnomo, Dr H Andi Akmal Pasaluddin, SP MM (PKS), H Fadly Nursal (PPP), H Hamdani SIP (Nasdem).

Selain itu, juga hadir jajaran SKPD Sumut, Kementeraian Pertanian, Kementerian Kehutanan dan Lingkungan Hidup, Kementerian Kelautan dan Perikaan, Badan Urusan Logistik (Bulog), PT Sang Hyang Seri, PT Pertani, PT Berdikari, PT Pupuk Indonesia Holding Company.

Dalam pertemuan tersebut, Erry dan Komisi IV DPRD RI membahas berbagai persoalan diantara bidang pertanian, kelautan, Perikanan, kehutanan dan lingkungan hidup.

Secara tegas Erry menyatakan, Pemprov Sumut komitmen membangun sektor pertanian, kelautan, perikanan, kehutanan dan lingkungan hidup. Khusus bidang pertanian, Pemprov Sumut telah menggagas keluarnya Perda Nomor 3 tahun 2015 tentang Perlindungan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan. Perda ini diharapkan dapat menekan alih fungsi lahan pertanian.

“Perda ini bertujuan melindungi lahan pertanian tanaman pangan secara berkelanjutan sehingga terwujudnya kemandirian, ketahanan dan kedaulatan pangan, melindungi kepemilikan lahan pertanian pangan milik petani , meningkatkan kesejahteraan petani, mempertahankan keseimbangan ekologis dan mewujudkan revitalisasi pertanian.

Lebih rinci mengatakan, dalam lampiran Perda turut disertakan seluas 433.464, 63 ha lahan pertanian yang akan dilindungi yang terdiri dari lahan sawah seluas 398.913,22 ha dan lahan cadangan seluas 34.551,41 ha.

“Alih fungsi lahan pertanian merupakan ancaman terhadap pencapaian ketahanan dan kedaulatan pangan. Konversi lahan pertanian berdampak menyempitnya lahan pertanian serta menurunnya kesejahteraan petani,” ujar Erry.

Lebih lanjut Erry memaparkan, Sumut merupakan salah satu lumbung pangan nasional diaman pada tahun 2015 berdasarkan Angka Sementara (Asem). Sumut berada di peringkat ke enam nasional untuk produksi padi dengan produksi sebesar 4 juta ton.

Sementara itu untuk periode yang sama, produksi jagung Sumut berada pada peringkat ke empat nasional dengan produksi sebesar 1,5 juta ton, produksi kacang hijau peringkat tujuh nasional dengan produksi sebesar 3 ribu ton, produksi ubi kayu peringkat lima nasional dengan produksi sebesar 1,6 juta ton dan ubi jalar di peringkat ke enam nasional dengan produksi sebesar 122 ribu ton.

Pada periode tanam Oktober 2015 hingga September 2016, Sumut menargetkan tanam padi sebesar 830.700 ha dengan target Oktober 2015-Maret 2016 sebesar 418.496 ha. Sampai dengan saat ini telah tercapai realisasi tanam padi sebesar 439.557 ha atau 105,04%. Saat ini produktivitas padi provinsi Sumut sebesar 51,75 kwintal perhektar.

“Kunungan ini semoga dapat memberi gambaran yang lengkap dan utuh terkait bidang kerja Komisi IV. Saya berharap melalui masukan dan gambaran ini, bisa menjadi pemantapan dan penyempurnaan yang mendukung lahirnya kebijakan pembangunan di bidang terkait,” ujar Erry.

Sementara Ketua Komisi IV, Edhy Prabowo menjelaskan, Komisi IV DPR RI telah mengunjungi Karantina Perikanan dan Kelautan di Belawan sekaligus memantau kondisi hutan mangrove di Belawan.

“Esok akan dilaksanakan pertemuan denga Perum Bulog untuk mengetahui kondisi ketahanan pangan di Sumut,” ujar Edhy.

Edhy juga menyatakan apresiasi kepada Sumut yang menjadi barometer bagi provinsi lain di wilayah Regional Sumatera.

“Dengan kekayaan alam dan potensi yang ada jangan sampai Sumut tertinggal,” pesan Edhy.

Kunker Reses Komisi IV DPR RI masa persidangan ke IV di Sumut akan berlangsung dari tanggal 1 hingga 5 Mei 2016. (Fs/By)

http://sorotsumut.com/wujudkan-swase...an-433-464-ha/