alexa-tracking

Ini Kronologis Insiden Pengusiran Sekda DKI

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5728463c5a5163bc1a8b456b/ini-kronologis-insiden-pengusiran-sekda-dki
Ini Kronologis Insiden Pengusiran Sekda DKI
Sekretaris Daerah DKI Saefullah mendatangi warga Luar Batang di kantor Lurah Penjaringan, Jakarta Utara, kemarin Senin 2 Mei malam. Namun, kedatangan Saefullah ditolak warga.

Pengurus Dewan Kesejahteraan Masjid (DKM) Keramat Luar Batang, Mansyur Amin, menceritakan kronologis kejadian tersebut melalui pesan singkatnya.

Dia mengatakan awalnya Pemerintah Provinsi DKI ingin bertemu di Balai Kota, namun hal itu ditolak oleh warga Kampung Luar Batang. Sampai akhirnya pertemuan dilakukan di kantor Kecamatan Penjaringan Jakarta Utara.

Ini Kronologis Insiden Pengusiran Sekda DKI
Suasana bangunan rumah di kawasan Luar Batang, Penjaringan, Jakarta, Jumat (29/4)

Saat melakukan audiensi, warga Luar Batang sempat marah karena mengaku kedatangan Saefullah tak sesuai dengan yang diharapkan. Pertemuan itu sendiri dihadiri oleh plt Wali Kota Jakarta Utara Wahyudi, Camat Penjaringan Kholid, Lurah Penjaringan Suranta, dan pihak RW 1, 2, 3, 4, Kelurahan Penjaringan.

"Sabtu 30 April 2015 ada informasi Pemprov DKI mau mengelar komunikasi yang isinya tidak akan ada penggusuran," kata Mansur melalui pesan singkat kepada wartawan, Selasa (3/5/2016).

Pada kenyataannya, sambung dia, Saefullah malah menegaskan bahwa penggusuran bakal tetap berlangsung. DKI, kata Mansyur, akan membangun sejumlah bangunan di sekitar Masjid Luar Batang dan tetap akan ada pembangunan plaza di sekitar masjid.

Kemudian akan ada pembangunan jalan-jalan besar sebagai kesatuan dari Kota Tua sampai Luar Batang. Ketua RW dan RT mengaku kaget dan protes. Mereka pun enggan memberikan jawaban karena semuanya diserahkan kepada kuasa hukum warga Luar Batang, Yusril Ihza Mahendra. "Hasil pertemuan enggak jelas dan warga merasa dibohongi oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta," tegas dia.

Saat selesai rapat, Saefullah menyampaikan keinginannya untuk meninjau Kampung Luar Batang dan ke Masjid Keramat Luar Batang. Dia juga hendak menyerahkan bantuan uang Rp1 miliar dan seragam bagi marbot masjid.

"Tapi pengurus masjid menolak. Tokoh masyarakat juga menyarankan Pak Sekda tidak usah datang ke Kampung Luar Batang, dan juga ke Masjid mengingat sudah malam," ungkap Mansur.

Rupanya, tanpa sepengetahuan pengurus masjid dan RT, RW serta tokoh masyarakat, Saefullah mendatangi kampung dan Masjid Luar Batang sekitar pukul 22.30 WIB. Padahal, saat itu Ketua Masjid, RT, RW dan Tokoh Masyarakat sedang melakukan pertemuan lanjutan di rumah Bapak Ketua RW 02.

"Warga yang melihat langsung bereaksi dan berupaya mengusir Saefullah dan rombongan," terang dia.

Ketegangan antara Sekda DKI dan warga pun diakui Mansur sempat berlangsung. Tapi, itu tak berubah jadi bentrokan terbuka. Suasana tegang mereda setelah tokoh masyarakat serta pejabat lingkungan setempat turun tangan.

Mansyur menuding Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok dalang dari kejadian ini. "Kami sangat menyesali tindakan Sekda yang tidak mengindahkan saran mereka dan dianggap cenderung memprovokasi. Pengurus Masjid, RT, RW, Tokoh Masyarakat menduga bersikerasnya Sekda ini sudah by design agar ada legitimasi bagi Ahok untuk menyudutkan masyarakat," tandas dia.

http://news.metrotvnews.com/metro/0K...iran-sekda-dki

menarik ditunggu nasib daeng mansur ini apa senasib daeng azis
to ucrit:
Tompel keparat! Mayoritas DKI sudah muak lihat mukamu yg munafik, rasis, pembela maling, serta provokator. Cuman segelintir orang rasis dan yg bisa kamu kadalin aja yg mau ikut orang busuk modelmu. Satu kata lagi buat loe Pel; bajingan!!!

Lurah dan Satpol PP Bonyok Dikeroyok Massa Luar Batang

Rombongan Sekda DKI Ngacir
Ini Kronologis Insiden Pengusiran Sekda DKI
Bambang, Satpo PP Kecamatan Penjaringan, luka sobek di bagian alis.


JAKARTA (Pos Kota) – Lurah dan Satpol PP Penjaringan bonyok diduga dikeroyok massa di samping Masjid Luar Batang, di Jalan Karimas Sakti, RW 03, Penjaringan. Senin (2/5/2016) malam.

Keduanya dihajar saat usai pertemuan antara tokoh warga Luar Batang dengan Pemprov DKI Jakarta dipimpin Sekda DKI Jakarta, Saefulloh.

Akibatnya alis mata, Bambang, Satpol PP mengalami luka robek dan harus mendapat 5 jahitan dan memar di kepala serta tangan. Sedangkan Lurah Penjaringan, Suranta luka memar dan memerah di bagian mata kanan.

Sebelum terjadi aksi pengeroyokan, pada Senin (2/5/2016) sekitar pukul:20.00 wib diadakan pertemuan antara tokoh warga Luar Batang dengan Pemprov DKI Jakarta yang dipimpin Saefulloh (Sekda DKI Jakarta) di Kantor Kecamatan Penjaringan. Dalam giat tersebut dihadiri antara lain: Wakil Walikota Jakut, Aspem Jakut, Camat Penjaringan, Sekcam Penjaringan, Lurah Penjaringan, Ketua RW. 01, 02, 03 Luar Batang beserta Ketua RT, dan warga Luar Batang sekitar 40 orang.

Tujuan pertemuan itu, untuk membahas permasalahan tanah yang berada di sekitar Luar Batang. Dalam pertemuan itu, Pemprov DKI Jakarta menawarkan bagi warga yang memiliki tanah ber’Sertifikat AJB maupun Girik agar mau menjual tanah tersebut dan Pemprov DKI Jakarta siap membelinya. Namun warga menolak tawaran itu, bahkan menyampaikan sejengkal tanah pun warga tidak akan menjualnya.

Karena dalam pertemuan tersebut tidak ada titik temu maka, pada pukul 21.30 wib giat selesai dan selanjutnya warga membubarkan diri dengan tertib. Namun, pukul 22.00 wib rombongan Pemprov DKI Jakarta yaitu Sekda DKI Jakarta Saefulloh, dengan pengawalan 1 orang anggota Satpol PP atas nama Bambang menuju Masjid Kramat Luar Batang dengan maksud memberi dan mengukur baju untuk anggota Marbot Masjid Kramat Luar Batang.

Sekitar, pukul 22.15 wib ketika rombongan tiba di samping Masjid Kramat Luar Batang tiba-tiba datang warga sekitar 100 orang langsung mengeroyok anggota Satpol PP Bambang sehingga rombongan Pemprov DKI melarikan diri alias ngacir.

Sementara Lurah Penjaringan diamankan di kantor Masjid Kramat Luar Batang. Pukul 23.00 wib anggota Satpol PP An. Bambang (korban) dibawa ke RS. Atmajaya untuk dilakukan pengobatan, alis mata kanan robek dan mendapatkan 5 jahitan serta luka memar dibagian kepala dan tangan.

Sedangkan, Lurah Penjaringan Suranta, mengalami luka memar terkena pukulan dibagian mata kanan (membengkak dan mata memerah).

Terkait aksi pengeroyokan tersebut, Kapolsek Metro Penjaringan, AKBP Ruddi Setiawan mengatakan, anggota Satpol PP sudah laporan ke polsek dan hingga kini pihaknuya masih melakukan penyelidikan. “Kami tidak mengetahui ada kegiatan itu (membahas permasalahan tanah),. Saya sendiri mengetahui begitu ada keramaian kita langsung meluncur untuk mengamankan lokasi,” kata Ruddi.

http://poskotanews.com/2016/05/03/lu...a-luar-batang/
Udah kena provokasi semua ternyata sama ucril. Bener bener orng jahat
tompel bajingan propokator

Yusril : Makam Kramat di Luar Batang Jangan Digusur
http://poskotanews.com/2016/03/26/yu...angan-digusur/
Quote:
biarkanlah makin seru sepertinya :nyantai
Bangcaaaatt... Udeh hok, biarin aja tu kawasan berisi manusia degil kismin dan kumuh... Let em rot
Quote:
nonton di pojokan dulu....... emoticon-linux
liat td wawancara daeng sapa td lupa, yg ngurus masjid, di ajak ngobrol topik A, B n C jwb nya muter2 dg kalimat yg sama n kembali lg oot ke D...
keliatan intelegensinya sprti apa..

persis nasbung di mari...
emoticon-Ngakak
Quote:



ayo kejat target 1500 per thread bullying

cemungudhhh emoticon-Leh Uga
Quote:


Makanya gampang diprovokasi dg sentimen agama karena bodoh emoticon-Cape d...
aje gile kok rombongan sekdanya datengnya malem banget jam 22.30?apa tidak sebaiknya kalo mau melakukan pertemuan itu jangan terlalu malam yah?
Mansur tidak tahu? Kalau Saefullah selain Sekda pemprov DKI Jakarta juga ketua Dewan Masjid DKI Jakarta, sampai menolak beliau mengunjungi masjid Luar Batang?
Sangat disayangkan warganya sampe anarkis begitu

tar kalo misalnya ada korban, tar bisa kayak Fortuner kalijodo lagi emoticon-Big Grin


eh, gak bakalan dah emoticon-Hammer
Quote:


lebih tepat nya, gak bisa di ajak diskusi dg berfikir scra sehat... emoticon-Big Grin
ucrill sang pahlawan emoticon-Ultah
fuck buat bibir kutil nguasu tenan. foto2 ama teman ahok tapi kelakuan bela preman2 pasar. ane doain dibuldozer tuh rmh2 warga. ane plling gak suka liat anarkhis
Salah Sekda sendiri, jangan datang malam hari ke tempat sengketa !
Apa susah buat pertemuan tebuka di siang bolong ?
Apa merasa tidak mampu menghadapi Prof Yusril ?
Kenapa Sekda harus imingi janji dan bantuan ?
Mending jalan d tmpt aja udah.. Maju ga nya terserah k org2 nya aja..
Gtu aja repot.. Mending pikirin diri sndiri n keluarga aja udah emoticon-Big Grin