alexa-tracking

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/572837d3902cfe3a3f8b4575/polisi-tangkap-ribuan-warga-seiring-aksi-pro-pembebasan-papua
Polisi tangkap ribuan warga seiring aksi pro-pembebasan Papua
Polisi tangkap ribuan warga seiring aksi pro-pembebasan Papua
Mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Papua (AMP) diamankan petugas kepolisian di depan Monumen Mandala, Makassa (2 Mei 2016).
Kepolisian Indonesia menangkap ribuan warga Papua dalam aksi damai pro-pembebasan Papua, yang digelar di sejumlah kota, Senin (2/5/2016).

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Papua, Kombes Pol Patrige Renwarin, menyebut penangkapan itu berkaitan dengan seruan aksi demonstrasi yang mendukung pemisahan Papua dari Indonesia.

"Kami berusaha menjelaskan kepada mereka (demonstran) bahwa ini bertentangan dengan semangat Negara Kesatuan Republik Indonesia," kata Patrige, dikutip Reuters.

Seperti dikutip BBC Indonesia, pada 2 Mei 2016, aktivis dan warga Papua menggelar demonstrasi damai untuk memberi dukungan terhadap pertemuan Internasional Parliamentarian for West Papua (IPWP) di London, Inggris (3 Mei 2016). Salah satu agenda utama dalam petemuan itu adalah pembahasan soal tuntutan referendum Papua.

Aksi juga dimaksudkan untuk mendukung agar United Liberation Movement for West Papua (ULMWP) masuk menjadi anggota penuh Melanesian Spearhead Group (MSG), sebuah forum diplomatik di Pasifik Selatan.

Demonstrasi itu juga beriringan dengan protes besar-besaran atas peringatan 1 Mei 1963, yang menjadi momen bergabungnya Papua ke Indonesia. Oleh kelompok pro-pembebasan Papua, peringatan itu disebut sebagai hari aneksasi (baca: penyatuan paksa) Papua ke Indonesia.

Di Jayapura, menurut laporan BBC Indonesia, penangkapan berlangsung di sejumlah titik, termasuk di kawasan Universitas Cenderawasih.

Penangkapan dikecam

Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Jakarta turut mengecam penangkapan besar-besaran itu.

LBH Jakarta mencatat setidaknya ada 1.724 aktivis pro-pembebasan Papua yang ditangkap dalam demonstrasi damai di Jayapura, Sorong, Merauke, Fakfak, Wamena, Semarang dan Makassar, Senin (2/5). Beberapa hari sebelumnya, 52 orang juga sudah ditangkap menjelang aksi itu.

Pengacara publik LBH Jakarta, Veronica Koman, menyebut ada dua orang aktivis yang ditangkap saat mengantar surat pemberitahuan aksi ke kantor polisi. Selain itu, 41 orang lainnya ditangkap di Jayapura saat memberikan selebaran ajakan aksi.

"Ini pasal macam apa yang bisa dipakai untuk menangkap orang yang sedang menyerahkan surat pemberitahuan aksi? 41 orang yang ditangkap di Jayapura hanya karena menyebarkan selebaran ajakan aksi. Jelas ini perbuatan semena-mena yang inkonstitusional," kata Veronica.

LBH Jakarta menyebut bahwa penangkapan itu melanggar Undang-undang Dasar 1945 pasal 28, dan Undang-undang No. 9/1998 tentang Kemerdekaan Menyampaikan Pendapat di Muka Umum.

"Sekalipun tuntutannya adalah referendum, selama orang Papua masih warga negara Indonesia, hak konstitusional mereka untuk berpendapat harus selalu dijaga. Gelarlah dialog, bukan merepresi aspirasi mereka," kata Direktur LBH Jakarta, Alghiffari Aqsa.

Di sisi lain, Polda Papua mengaku sudah melepaskan 900 warga yang diamankan. Mereka menyebut para warga itu sebagai anggota dan simpatisan Komite Nasional Papua Barat (KNPB), satu organisasi sipil yang selama ini lantang menyuarakan pembebasan Papua.

"Senin malam sekitar pukul 18.35 WIT, polisi sudah memulangkan sekitar 900 anggota dan simpatisan KNPB yang diamankan di Mako Brimob Kotaraja Kota Jayapura, termasuk yang di Wamena," kata Kapolda, Inspektur Jenderal Paulus Waterpauw, dikutip CNN Indonesia, Selasa (3/5).

Adapun LBH Jakarta mengatakan masih ada belasan aktivis Papua lainnya yang ditahan di Merauke, Fakfak, dan Wamena.

Papua lepas dari penjajahan Belanda pada 1 Mei 1963. Sepanjang sejarah integrasinya ke Indonesia, Papua nyaris tak pernah lepas dari konflik separatis dan kekerasan.

Belakangan, Presiden Joko Widodo berusaha menunjukkan iktikad pemerintah Indonesia menyelesaikan berbagai masalah --terutama kemiskinan-- di Papua. Lima kali sudah Jokowi mengunjungi Papua, sejak dilantik pada Oktober 2014.


Sumber : https://beritagar.id/artikel/berita/...mbebasan-papua

---

×