alexa-tracking

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5728310a54c07a7c428b456c/pengakuan-operasi-senyap-mnlf-bebaskan-10-wni-dari-abu-sayyaf
Pengakuan Operasi Senyap MNLF Bebaskan 10 WNI dari Abu Sayyaf
ZAMBOANGA - Pembebasan sepuluh warga negara Indonesia (WNI) dari Abu Sayyaf diklaim Moro National Liberation Front (MNLF) di Filipina sebagai hasil operasi senyap yang melibatkan mereka. Bahkan, pendiri MILF Nur Misuari turun tangan langsung dalam operasi rahasia itu.

Ketua Dewan Komando Islam MNLF, Habib Mudjahab Hashim, mengatakan bahwa sejak krisis penyanderaan pecah pada 26 Maret 2016, Misuari dan komandannya telah bekerja untuk membebaskan orang-orang Indonesia.

Sepuluh WNI yakni; Peter Tonson, Julian Philip, Alvian Elvis Peti, Mahmud, Surian Syah, Surianto, Wawan Saputria, Bayu Oktavianto, Reynaldi dan Wendi Raknadian dibebaskan di luar rumah Gubernur Sulu; Abdusakur Tan II di Kota Jolo pada hari Minggu siang.

Mereka diculik dari kapal tunda pengirim batubara ke Filipina dari Kalimantan. Mereka diculik di perairan Sulu.

Hashim membenarkan adanya operasi senyap dalam pembebasan 10 WNI. Menurutnya, negosiasi MNLF dengan Abu Sayyaf diadakan secara sembunyi-sembunyi. Militer dan polisi membiarkan hal itu terjadi karena hal itu menjadi kesempatan besar bagi 10 sandera Indonesia untuk bebas dengan selamat.

”Maas (Misuari) memimpin pembicaraan dengan unsur-unsur dari Abu Sayyaf,” katanya, seperti dikutip Inquirer, Selasa (3/5/2016).

Hashim mengatakan orang-orang Indonesia dibebaskan Abu Sayyaf semata-mata karena alasan kemanusiaan. Menurutnya, kalau pun ada uang yang terlibat dalam pembebasan, jumlahnya tidak ditentukan.

Sumber di Filipina menyatakan pembebasan 10 WNI ditebus sebesar 50 juta Peso, tapi otoritas Filipina dan Pemerintah Indonesia membantahnya.

Dari tempat yang dirahasiakan, 10 orang Indonesia itu seharusnya dibawa ke rumah Misuari di pegunungan Kota Indanan.

Tapi karena Misuari menghadapi tuduhan memerintahkan pengepungan Zamboanga tahun 2013, maka, kata Hashim, mereka memutuskan untuk membawa 10 WNI ke rumah Gubernur Sulu.

”Kami berterima kasih kepada Angkatan Bersenjata Filipina (AFP) untuk memberikan jalan, meskipun mereka sedang melakukan operasi melawan Abu Sayyaf. Kami juga berterima kasih kepada Gubernur (Sulu) untuk membuka rumah dan memberi makan orang-orang Indonesia,” ujar Hashim.

sindonews


Militer Filipina Tak Tahu Cara 10 WNI Dibebaskan Abu Sayyaf

ZAMBOANGA - Militer Filipina mengaku tidak tahu cara sepuluh warga negara Indonesia (WNI) bisa dibebaskan kelompok Abu Sayyaf.

Kelompok Moro National Liberation Front (MNLF) di Filipina mengklaim pembebasan sepuluh WNI sebagai hasil operasi senyap yang melibatkan mereka. Bahkan, pendiri MILF Nur Misuari, turun tangan langsung dalam operasi rahasia itu dengan melakukan negosiasi dengan Abu Sayyaf.

Sepuluh WNI yakni; Peter Tonson, Julian Philip, Alvian Elvis Peti, Mahmud, Surian Syah, Surianto, Wawan Saputria, Bayu Oktavianto, Reynaldi dan Wendi Raknadian dibebaskan di luar rumah Gubernur Sulu; Abdusakur Tan II di Kota Jolo pada hari Minggu siang.

Juru bicara Komando Mindanao Barat, Mayor Filemon Tan Jr., membantah mengetahui cara soal pembebasan 10 sandera Indonesia dari Abu Sayyaf.

”Perhatian kami telah difokuskan pada operasi militer yang sedang berlangsung,” katanya, seperti dilansir Inquirer, Selasa (3/5/2016).

Kepala Polisi Mindanao Barat, Miguel Antonio Jr., juga tidak tahu tentang negosiasi rahasia MNLF dengan Abu Sayyaf hingga akhirnya sepuluh WNI dibebaskan.
Dia hanya tahu laporan pembebasan para sandera Indonesia itu. Menurutnya, sepuluh WNI itu diterbangkan ke Zamboanga di mana pesawat pribadi sudah menunggu untuk membawa mereka ke Indonesia.

“Negosiasi? Saya pikir orang Indonesia bernegosiasi dengan mereka (Abu Sayyaf). Kami tidak berbicara tentang uang tebusan di sini,” kata Antonio.

Antonio mengatakan polisi Filipina menyiapkan tuntutan terhadap para penculik sepuluh WNI. ”Kami akan mengejar kasus ini terhadap Abu Sayyaf. Saya tidak tahu apakah mereka (Indonesia) akan mengajukannya sendiri,” ujarnya.
sindonews


Bayar Rp14 M ke Abu Sayyaf untuk 10 WNI? Ini Jawaban Perusahaan Kapal

JAKARTA - Pihak Patria Maritime Line, perusahaan kapal dari 10 warga negara Indonesia (WNI) yang dibebaskan Abu Sayyaf memberikan jawaban singkat soal laporan tebusan 50 juta peso (Rp14 miliar).

Sumber di Filipin kepada media lokal menyatakan 10 WNI dibebaskan kelompok Abu Sayyaf di Jolo, Sulu, Filipina selatan kemarin setelah uang tebusan 50 juta peso dibayarkan. Namun, militer Filipina bungkam soal informasi itu. Sedangkan Pemerintah Indonesia tegas membantahnya.

”Saya no comment mengenai hal tersebut. Karena sampai saat ini memang tidak ada apa-apa mengenai tebusan,” kata Loudy Irwanto Ellias, Komisaris Patria Maritime Line, pada hari Senin (2/5/2016).

Ditanya cara pihak perusahaan menanggapi permintaan Abu Sayyaf, Loudy mengatakan bahwa pihaknya terus melalukan komunikasi untuk membahas permintaan kelompok penyandera itu.

”Ya sempat, dan kami juga membuat satu tim untuk mengatasi hal ini, karena nggak mungkin satu orang atau satu pihak saja untuk mengatasi hal ini,” katanya.

“Kami terus berkomunikasi dan terus menjamin keselamatan dari kru saja. Itu tujuan kami mengontak. Kami sama, seperti yang dikatakan tadi, visi yang sama yang membuat tim kami jadi solid. Kami berpikir bagaimana keselamatan sandera,” lanjut Loudy.

Ditanya intensitas kontak dengan Abu Sayyaf, Loudy menjawab;”Wah, setiap hari bisa sekali atau dua kali.”

Dia menegaskan bahwa sepuluh ABK Indonesia akan terus bekerja untuk perusahaan, dia memastikan hak-hak para ABK dipenuhi.

”Hak-hak seperti karyawan biasa akan kami berikan. Juga ada seperti kompensasi yang akan kami berikan. Seperti kompensasi kemanusiaan, karena mereka jelas sudah mengalami hal yang sangat sulit dalam hidup mereka, dan itu sangat sulit bagi mereka,” ucapnya.
sindonews


ntap leh uga..

fix ya gak ada uang tebusan. kalopun ada pengeluaran uang mungkin cuma untuk ganti uang kos dan makan selama sebulan di hutan.... emoticon-Wakaka emoticon-Wakaka
Ternyata Bener Operasi Senyap... emoticon-Matabelo
tuh tentara moro aja ngakuin kok kalo gretongan, ato jangan2 mereka udah dibeli sama ahok ya? emoticon-Bingung (S)
Silent Ops... emoticon-Big Grin
udah gitu si brutus sm mbok malah ngaku2in itu prestasi mereka pulakemoticon-Wkwkwk

nyinyieerr terooossemoticon-Leh Uga
Masalah ada uang tebusan apa nggak, biarlah kita percaya aja ama yang bersangkutan.. Jangan dipolitisasi lah, yang jelas mereka bisa bebas.. Mereka bisa merasakan kebebasan sekarang yang menang siapa ? Kalo mereka ampe kenapa kenapa yang menang siapa ? Fakta nya mereka bisa bebas, sisanya fakta nya masih ngambang dan menurut ane itu gak begitu penting emoticon-I Love Indonesia (S)
Sunyi, senyap berhasil
Yang saya "dengar" memang operasi senyap..
Soalnya kelompok-kelompok itu punya "tetua" yang sangat mereka hormati, nah pinternya pihak kita, yang pertama di cari dan di contact ya si "tetua" ini..
Dan inilah hasilnya, 10 orang lepas dengan selamat.
Kenapa yang 4 ga sekalian ?!
Karena yang 4 belum tau sepenuhnya, kelompok yang mana yang menyandera WNI..
Quote:Original Posted By salamanca.
udah gitu si brutus sm mbok malah ngaku2in itu prestasi mereka pulakemoticon-Wkwkwk

nyinyieerr terooossemoticon-Leh Uga


justru si bewok punya andil besar. karna militer kita gak bisa masuk mangakannya pake non militer.... emoticon-Wakaka emoticon-Wakaka emoticon-Wakaka
Tentara pinoy belum bisa diandalkan emoticon-Embarrassment
Belum lagi ada yang ngaku ngaku paling berjasa dalam memulangkan 10 wni. Noh si ketum panas adem emoticon-Smilie
Quote:Original Posted By Sri.Gusti.Rama
Yang saya "dengar" memang operasi senyap..
Soalnya kelompok-kelompok itu punya "tetua" yang sangat mereka hormati, nah pinternya pihak kita, yang pertama di cari dan di contact ya si "tetua" ini..
Dan inilah hasilnya, 10 orang lepas dengan selamat.
Kenapa yang 4 ga sekalian ?!
Karena yang 4 belum tau sepenuhnya, kelompok yang mana yang menyandera WNI..



Iya gan, kata berita2 yg 4 itu blm tau kelompok pecahan Abu S yg mana yg nyulik emoticon-Sorry
Mbok de harus bnyk2 liat fakta deh... Masak gosip d denger jd fakta..
Quote:Original Posted By belahdurensatu


justru si bewok punya andil besar. karna militer kita gak bisa masuk mangakannya pake non militer.... emoticon-Wakaka emoticon-Wakaka emoticon-Wakaka


Tau darimana militer kita ngga ngapa2in? Tidak semua hal wajib diumbar ke media apalagi melibatkan silence operation. Gan, 2 prajurit kita gugur dalam HRT Sulu. Jangan bilang ini murni non militer!! Yg buka jalan siapa?yg rintis pendeketan siapa?semua militer, belum lagi mereka yg sudah ditanam disana pasca kejadian belum pulang2 sampai sekarang! Yg jadi Milob juga bukan militer? Heran aja yg begini juga mau dipolitisasi!
Quote:Original Posted By samuel.tirta


Tau darimana militer kita ngga ngapa2in? Tidak semua hal wajib diumbar ke media apalagi melibatkan silence operation. Gan, 2 prajurit kita gugur dalam HRT Sulu. Jangan bilang ini murni non militer!!


secara formal tidak bisa masuk...

turut berduka, udah ada rilis resminya blom kalo itu prajurit kita bukan philipin..
Quote:Original Posted By samuel.tirta


Tau darimana militer kita ngga ngapa2in? Tidak semua hal wajib diumbar ke media apalagi melibatkan silence operation. Gan, 2 prajurit kita gugur dalam HRT Sulu. Jangan bilang ini murni non militer!! Yg buka jalan siapa?yg rintis pendeketan siapa?semua militer, belum lagi mereka yg sudah ditanam disana pasca kejadian belum pulang2 sampai sekarang! Yg jadi Milob juga bukan militer? Heran aja yg begini juga mau dipolitisasi!


Sabar om,
Dia pikir tni tugasnya cuma perang
bukannya karena atas kehebatan om bewok sehingga mereka bs bebas?
Quote:Original Posted By PneumonoCyclone



Iya gan, kata berita2 yg 4 itu blm tau kelompok pecahan Abu S yg mana yg nyulik emoticon-Sorry


Tapi kan kebanyakan ga tau dan ga mqu cross cek mbah. Ada yang bilang pilih kasih lah, ada yang bilang buat "tumbal" lah, dll.. emoticon-Big Grin

Quote:Original Posted By samuel.tirta


Tau darimana militer kita ngga ngapa2in? Tidak semua hal wajib diumbar ke media apalagi melibatkan silence operation. Gan, 2 prajurit kita gugur dalam HRT Sulu. Jangan bilang ini murni non militer!! Yg buka jalan siapa?yg rintis pendeketan siapa?semua militer, belum lagi mereka yg sudah ditanam disana pasca kejadian belum pulang2 sampai sekarang! Yg jadi Milob juga bukan militer? Heran aja yg begini juga mau dipolitisasi!


Hal paling mudah itu ya ngecap mas. Kaya' pengamat. Ngomong sesuai asumsi masing-masing tanpa cek dan ricek.. emoticon-Embarrassment
Quote:Original Posted By suromenggolo


Sabar om,
Dia pikir tni tugasnya cuma perang


jadi maunya dipemberitaan militer yg punnya andil besar dalam pembebasa...? itu namanya ngajak ribut pinoy.....emoticon-Wakaka emoticon-Wakaka emoticon-Wakaka

udah bener si bewok yg klaim hasil kerjanya untuk menutupi operasi sebenarnya....
mantab nih komeng para sepuh.. emoticon-Embarrassment
penjelasan ini lbh logis, klo kita punya koneksi dgn banyak pihak di sana

kampret juga tuh bewok

emoticon-Ngakak
×