alexa-tracking

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/57281f8cd89b09464f8b4567/kivlan-kaget-pesawat-paloh-angkut-wni-korban-abu-sayyaf
Kivlan Kaget, Pesawat Paloh Angkut WNI Korban Abu Sayyaf

Quote:

Kivlan Kaget, Pesawat Paloh Angkut WNI Korban Abu Sayyaf


TEMPO.CO, Jakarta - Mayor Jenderal Purnawirawan Kivlan Zein, salah satu anggota tim negosiator mengaku kaget mendengar 10 WNI yang disandera Abu Sayyaf diangkut ke Jakarta dengan pesawat milik Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh. Ia juga menyangkal, bahwa pembebasan tersebut dilakukan dengan dukungan Yayasan Sukma, lembaga yang berafiliasi dengan Partai NasDem.


Kivlan Zein berkukuh, negosiasi murni dilakukan oleh pemerintah dan perusahaan. "Kami bekerja dalam grup, kami tidak melibatkan yayasan atau partai," kata Kivlan saat dihubungi, Jakarta, Senin, 2 Mei 2016. Kivlan mengaku tak tahu kedatangan rombongan yang berasal dari Yayasan Sukma. Ia mengaku kaget dengan kedatangan tim ini saat menyambut kedatangan anak buah kapal yang berhasil dibebaskan.

Bahkan, Kivlan mengaku tak tahu pesawat milik yayasan Sukma itu dipakai mengantar WNI ini ke Indonesia. "Kita tidak tahu kalau mau langsung di bawa ke Indonesia," ujar dia. Menurut Kivlan, Gubernur Sulu pun membenarkan tidak ada keterlibatan yayasan dalam pembebasan 10 ABK WNI yang ditahan kelompok Abu Sayyaf. Ia menyebut yang terlibat dalam pembebasan adalah pemerintah, pihak militer, dan tokoh internal.

Penyanderaan Anak Buah Kapal oleh Abu Sayyaf bukanlah hal yang baru. Penyanderaan ini pernah terjadi di Maret lalu. Penyanderaan kembali terjadi pada April 2016. Sebanyak 10 WNI yang merupakan ABK Kapal Brahma 12 dan Anad 12 disandera oleh kelompok ini. Tak lama berselang pada pertengahan Apri 4 ABK WNI yang bekerja di kapal Tunda TB Henry dan kapal Tongkang Cristi juga ikut ditangkap.

Pembebasan para sandera itu pun melibatkan sejumlah pihak. Selain Kivlan Zein yang pernah memimpin operasi pasukan perdaimaian di Filipina sebelah selatan, pemerintah Indonesia meminta bantuan pemerintah Filipina. Namun, belakangan beredar kabar adanya keterlibatan Yayasan Sukma yang disebu-sebut milik konglomerat media dan Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh.

MAWARDAH NUR HANIFIYANI

https://m.tempo.co/read/news/2016/05/03/078767929/kivlan-kaget-pesawat-paloh-angkut-wni-korban-abu-sayyaf



Quote:

Kivlan Buka Rahasia, Alasan Moro Terlibat Negosiasi Sandera Abu Sayyaf

TEMPO.CO, Jakarta - Sekitar sepuluh warga negara Indonesia dari 14 orang yang disandera oleh kelompok separatis Filipina atau yang dikenal dengan Abu Sayyaf akhirnya dibebaskan. Kesepuluh WNI itu adalah awak kapal tugboat Brahma 12 dan kapal tongkang Anand yang sebelumnya bermuatan batu bara.

Mayor Jenderal Purnawiraan Kivlan Zein, negosiator yang ikut dalam upaya pembebasan sandera, menuturkan, negosiasi pembebasan sandera menjadi mulus lantaran melibatkan Gubernur Zulu Abdsakur Toto Tan II. Toto ini keponakan pemimpin Moro National Liberation Front (MNLF), Nur Misuari.

Mengapa menyeret nama Nur Misuari, karena sang penculik, Al Habsyi Misa, adalah mantan supir dan pengawal saat Nur Misuari menjadi Gubernur Otonomi Muslim di Mindanao atau ARMM pada 1996-2001. "Saya sebagai wakil perusahaan meminta bantuannya membujuk sang penculik, dan berhasil membujuknya," kata Kivlan yang saat dihubungi masih di Filipina, Minggu, 1 Mei 2016.

Menurut Kivlan, kelompok Abu Sayyaf merupakan sempalan dari kelompok MNLF yang memilih berdamai dengan pemerintah Filipina. "Jadi ini murni negosiasi yang melibatkan perwakilan dari kedua negara, dan satu tokoh yang cukup disegani oleh kelompok Abu Sayyaf," ucap Kivlan Zein.

Para sandera itu sudah diserahterimakan di sebuah pantai di selatan Mindanao. Serah terima dilakukan pada pukul 12.00 waktu setempat. Kivlan sendiri mengaku sebagai pihak yang mewakili perusahaan PT Patria Maritime Lines, dan turun untuk bernegosiasi sejak 27 Maret 2016.

Kivlan mengaku terlibat karena pernah bertugas sebagai pasukan perdamaian Filipina Selatan pada 1995-1996. Saat tugas itu� Kivlan mengenal Nur Misuari dengan sangat baik. Keakraban itulah yang kemudian digunakan Kivlan melobi kelompok Abu Sayyaf agar membebaskan WNI yang disandera.

Langkah selanjutnya yang dilakukan adalah Nur Misuari segera menghubungi Toto agar bernegosiasi dengan kelompok militan Abu Sayyaf. Negosiasi pertama dilakukan pada akhir Maret tak lama setelah sepuluh sandera itu disekap. Negosiasi itu juga melibatkan petinggi Patria Maritime dan intelijen Filipina. "Kemudian direspons badan intelijen strategis TNI dan terjadi komunikasi," kata Kivlan.

Seringnya negosiasi yang dibantu pemerintah Filipina, bekas militan MNLF dan beberapa organisasi lainnya, akhirnya pada 1 Mei, 10 sandera itu dibebaskan. "Sekarang kami mencoba negosiasi membebaskan empat sandera yang masih ditahan," kata Kivlan. Empat sandera yang masih ditahan itu awak kapal lain.

REZA ADITYA
https://m.tempo.co/read/news/2016/05/02/078767802/kivlan-buka-rahasia-alasan-moro-terlibat-negosiasi-sandera-abu-sayyaf

Pembebasan TNI dari Abu Sayyaf: Ada Uang US$ 1 Juta, Tapi...

Quote:

TEMPO.CO, Jakarta - Salah satu negosiator pembebasan sepuluh warga negara Indonesia yang disandera oleh kelompok bersenjata Abu Sayyaf di Filipina, Mayor Jenderal Purnawirawan Kivlan Zen, mengatakan pembebasan dilakukan dengan negosiasi. Ia mengaku uang tebusan US$ 1 juta sempat disiapkan, tapi tidak jadi diberikan kepada penyandera.

Kivlan mengatakan negosiasi dilakukan oleh aparat militer Filipina dan pemerintah. Ia menegaskan, para sandera dibebaskan tanpa syarat.

Sedangkan uang tebusan, menurut Kivlan, sudah dibawa tim perusahaan. "Ada di perusahaan. Karena tidak terpakai, dibawa balik lagi," tutur Kivlan saat dihubungi di Jakarta, Senin, 2 Mei 2016.

Uang tebusan ini, menurut Kivlan, disediakan perusahaan kapal Brahma sebagai upaya untuk jaga-jaga. Namun, berhubung negosiasi berhasil,�uang diambil kembali oleh perusahaan.




Penyanderaan sepuluh WNI oleh Abu Sayyaf bukanlah hal yang baru. Penyanderaan ini pernah terjadi pada� Maret lalu. Kemudian penyanderaan kembali terjadi pada April kemarin. Sepuluh WNI yang merupakan ABK Kapal Brahma 12 dan Anad 12 disandera oleh kelompok milisi bersenjata. Tak lama berselang, pada pertengahan April,� empat ABK WNI yang bekerja di kapal Tunda TB Henry dan kapal Tongkang Cristi juga disandera.

Menurut Kivlan, upaya pembebasan dilakukan dengan jalur negosiasi. Pembebasan melibatkan gubernur, camat, petinggi desa, dan tokoh-tokoh internal. Sejauh ini, baru sepouluh WNI yang berhasil dibebaskan.

Sepuluh ABK ini tiba pukul 23.30 WIB di Indonesia. Semua korban sandera Abu Sayyaf sudah dibawa ke RSPAD untuk diperiksa kesehatannya.

MAWARDAH NUR HANIFIYANI

https://m.tempo.co/read/news/2016/05/02/118767810/pembebasan-wni-dari-abu-sayyaf-ada-uang-us-1-juta-tapi



Kalau kita percaya semua cerita KE. .
1. Jadi Paloh cs cuma klaim doang dong?
2. Ternyata bener gak ada pembayaran ...


emoticon-Leh Uga
kivlan ini panasbung senior kelas A1 lho, hayo gimana nih nasbung kelas kambing disini? dukung pemerintah ato pak brewok? emoticon-Ngakak
yang bebasin siapa sih sebenernye?
emoticon-Marah
Quote:Original Posted By kocolan.gabus
yang bebasin siapa sih sebenernye?
emoticon-Marah


Bukan TS yg pasti ... emoticon-Recommended Seller
baca sumber beritanya...
hmm... dari tempo ya.
nunggu pembelaan dari metro aja deh
akibat negara kebanyakan calo
emoticon-Big Grin
yang bener yang mana nih?

semua kok ngaku berjasa? emoticon-Entahlah
kubu nasbung sama kubu nastak pada saling klaim justru ada yang gak di sebut jasanya emoticon-Cape d... (S)
Kesannya.kok pembebasan sandera spt nego projek.

Di markup brapa nih.
Quote:Original Posted By MyOwnId
kubu nasbung sama kubu nastak pada saling klaim justru ada yang gak di sebut jasanya emoticon-Cape d... (S)


Nasbung sama Nastak di pemerintahan dalam kasus ini satu suara Kok ......... Gak ngeluarin uang tebusan ..murni hasil negosiasi .. dan si kivlan itu posisinya sebagai wakil dari pemerintahan RI jadi G to G ............ nach tiba tiba ada tim Hore NASTAK yang sok sok an mau jadi pahwalan sandera di bebaskan karena dia yang bayar emoticon-Wow

emoticon-Traveller
Quote:Original Posted By sharkcheat
akibat negara kebanyakan calo
emoticon-Big Grin


mapia, eh calo yang ngarep jadi pahlawan
Quote:Original Posted By jurigkuris


Nasbung sama Nastak di pemerintahan dalam kasus ini satu suara Kok ......... Gak ngeluarin uang tebusan ..murni hasil negosiasi .. dan si kivlan itu posisinya sebagai wakil dari pemerintahan RI jadi G to G ............ nach tiba tiba ada tim Hore NASTAK yang sok sok an mau jadi pahwalan sandera di bebaskan karena dia yang bayar emoticon-Wow

emoticon-Traveller


Kivlan wakil negosiator perusahaan, baca di beritanya
Pak Kivlan bilang dia negosiasi mewakili perusahaan yaitu patria maritime line.

tapi perusahaan yg diwawancara sama media malah pt. brahma yg punya kapal, tuh sandera kan karyawan patria bukan brahma emoticon-Big Grin
malunya tuh kakanda dan tipinya yg ngaku-ngaku

apa mungkin kakanda gak tau kalau ada kiplan jen di tim negosiasi
bewok bewok
... klakuan lu hinat amat sieh emoticon-No Hope
itu para sandera yg udh dibebasin udh bisa ketemu keluarganya belum,
jangan2 abis disandera sm abu sayyaf skrg gantian disandera paloh
Wah Bisa Nyungsep Neh Nasdem Kenak Klaimnya Bewok... emoticon-Matabelo
Quote:Original Posted By kocolan.gabus
yang bebasin siapa sih sebenernye?
emoticon-Marah


Yang bebasin : Abu Sayyaf. emoticon-Ngakak
Para pencari muka..apa muka lu dah hilang apa smpay sibuk nyari mukaemoticon-Big Grin