alexa-tracking

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/572815ffe05227bd278b456c/am-fatwa--ketika-prajurit-dijadikan-alat-menggusur-kepercayaan-rakyat-bisa-luntur
AM Fatwa : Ketika Prajurit Dijadikan Alat Menggusur, Kepercayaan Rakyat Bisa Luntur.
AM Fatwa : Ketika Prajurit Dijadikan Alat Menggusur, Kepercayaan Rakyat Bisa Luntur.



Politisi tiga zaman yang kini bertugas di DPD RI, A.M. Fatwa, meminta TNI harus peka bahwa permasalahan pembangunan dan penataan kota Jakarta adalah masalah yang sangat sensitif.

Karena itu ia merasa resah melihat keterlibatan prajurit TNI dalam penggusuran warga miskin yang dilakukan oleh Pemprov DKI. Ia sependapat dengan para tokoh militer dan politik yang menyebut itu sebagai kemunduran reformasi TNI, tidak pada tempatnya dan bentuk intimidasi militer kepada rakyat.

Ia sayangkan TNI mau dilibatkan Pemprov, padahal warga Jakarta sadar bahwa penataan kota yang sering berujung kepada kegiatan relokasi dan penggusuran lebih berpihak kepada kepentingan koorporasi dan pengembang. Kondisi ini menjadi pemicu kecemburuan sosial di tengah masyarakat yang bisa berakibat meletupnya kerusuhan sosial, dan juga menjadi potensi konflik SARA.

"Kepercayaan masyarakat terhadap TNI dan Polri jangan sampai menjadi rusak, sebagaimana rendahnya kepercayaan masyarakat terhadap lembaga penegak hukum dan lembaga kekuasaan politik," kata Fatwa dalam surat terbukanya ke Menteri Pertahanan Jenderal TNI (Purn) Ryamizard Ryacudu, Senin (2/5).

Demi menghindari jatuhnya korban jiwa rakyat dan hilangnya kepercayaan rakyat terhadap TNI, serta kehormatan dan nama baik TNI pada umumnya, Fatwa melalui Menhan Ryamizard meminta Panglima TNI menghentikan pengerahan prajurit dalam program penggusuran yang dilakukan Gubernur DKI, Basuki Purnama alias Ahok.

"Khusus untuk rencana penggusuran kawasan Luar Batang Jakarta Utara, saya telah meminta Gubernur Ahok untuk dihentikan. Masih banyak wilayah kumuh dan kawasan elite lainnya yang perlu ditertibkan, yang tidak perlu mengorbankan rakyat, dan malah mungkin mendatangkan kesejahteraan sosial, perbaikan lingkungan hidup, dan keindahan kota," urainya.

Ia pun meminta Jakarta tidak dibangun hanya berorientasi pada pembangunan fisik, seperti halnya Singapura yang sangat jauh berbeda baik secara geografis, sosiologis, maupun budaya. [ald]


http://politik.rmol.co/read/2016/05/...at-Kepada-TNI-
Klo prajurit buat bersihon sampah gmn?
Sebaiknya DPD jangan cuma tampungan politikus yg terbuang dari partai...
cukup dadah2 aja emoticon-Ngakak
Hong, bulan baru itung ulang threadnya emoticon-Embarrassment
Mending u bikin banyak dl, jadi akhir bulan ntar santai emoticon-Embarrassment
Ada benernya juga sih, jgn sampe kebangaan masyarakat terhadap TNI dirusak oleh hal seperti ini
Ayo-ayo yang semangat bikin tritnya..

Senin depan gaji naik.. emoticon-Ngakak (S)
setuju


Quote:Original Posted By Georze
Ada benernya juga sih, jgn sampe kebangaan masyarakat terhadap TNI dirusak oleh hal seperti ini
Jelas banget ni TS membela yang bayar. Hahaha
ga aa2 kok,yang luntur kan cuma kepercayaan rakyat nasbung macam sobari hong doang emoticon-Leh Uga
Nanti, tunggu warga Luar Batang kembali kerumahnya, baru deh tuh Ahok kerahkan aparat & buldoser. Abis itu Ahok koar2 lagi deh di media #tipikal
Quote:
Rabu, 27 April 2016 - 13:50 wib
Lawan Warga Bidara Cina, Ahok Keok di PTUN

AM Fatwa : Ketika Prajurit Dijadikan Alat Menggusur, Kepercayaan Rakyat Bisa Luntur.
Syamsul Anwar Khoemaeni
Jurnalis

JAKARTA - Warga Bidara Cina, Kecamatan Jatinegara akhirnya bisa bernapas lega. Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Jakarta Timur, mengabulkan seluruh gugatan warga terkait lokasi sodetan Kali Ciliwung. (Baca juga: Warga Bidara Cina Gugat Jokowi ke Pengadilan)

Panitera pengganti PTUN, Eni Nuraeni, membenarkan kemenangan warga Bidara Cina tersebut. "Ya pada sidang kemarin, hasil amar putusannya majelis hakim mengabulkan seluruh gugatan warga Bidara Cina," ujar Eni kepada awak media di PTUN, Rabu (27/4/2016).

Adapun sejumlah pertimbangan majelis hakim dalam amar putusan tersebut antara lain, pihak tergugat, Pemprov DKI Jakarta tidak hadir saat persidangan. Meski demikian, berkas salinan putusan tersebut belum bisa dipublikasikan.

"Ya itu (tergugat tidak hadir) salah satu poin pertimbangannya. Salinan belum bisa dipublikasikan," ujar dia.

Eni menyebut, berkas putusan itu belum ditandatangani oleh majelis hakim. "Karena belum ditandatangani oleh Majelis Hakim," tuturnya.

Seperti diketahui, warga Bidara Cina mengajukan gugatan dengan nomor 59/G/2016/PTUN-JKT. Gugatan tersebut terkait dengan penetapan lokasi sodetan Kali Ciliwung yang berubah tanpa sepengetahuan warga.
(sus)

http://news.okezone.com/read/2016/04...k-keok-di-ptun

Penolakan atas penggusuran Luar Batang sudah meluas dari daratan hingga dunia sosmed. Tinggal media2 pro Ahok pinter2 mainkan opini
Quote:Original Posted By sobari.hong
Penolakan atas penggusuran Luar Batang sudah meluas dari daratan hingga dunia sosmed. Tinggal media2 pro Ahok pinter2 mainkan opini


KOKO kalah di Bidara cina tuh tentu ga akan grasak grusuk seperti pasar ikan. ada YIM dibelakangnya plus warga luar Batang kompak untuk diem sesuai instruksi.

Media Pro KOKO akan blingsatan karena ga punya sumber untuk ngorek berita guna memainkan opini dan menggiringnya.

YIM memang top
Quote:

KPK Didesak Segera Tindaklanjuti Hasil Audit Temuan BPK

Selasa,3.5.2016

Puluhan massa dari Laskar Kampung Luar Batang saat berdemo di depan gedung KPK, Jakarta, Selasa (3/5). Mereka meminta KPK mengusut hasil audit temuan BPK yang menyeret AHOK. Foto: Ricardo/JPNN.com

Spoiler for Photo 1 of 5:


Spoiler for Photo 2 of 5:


Spoiler for Photo 3 of 5:


Spoiler for Photo 4 of 5:


Spoiler for Photo 5 of 5:


sumber: http://www.jpnn.com/?mib=galeri&kd_f...953#ad-image-0