alexa-tracking

Sekda Saefullah hampir Diamuk Massa Saat Berada di Luar Batang

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5728046b1ee5df5c5c8b4573/sekda-saefullah-hampir-diamuk-massa-saat-berada-di-luar-batang
Sekda Saefullah hampir Diamuk Massa Saat Berada di Luar Batang
JAKARTA, KOMPAS.com - Sekretaris Daerah Pemprov DKI Jakarta Saefullah hampir diamuk massa saat mendatangi Luar Batang pada Senin (2/5/2016). Kedatangan Saefullah tanpa diketahui pengurus masjid, RT, RW dan Tokoh Masyarakat Luar Batang.

Pada saat itu, pengurus masjid dan lainnya tengah melakukan rapat usai bertemu Saefullah di Kantor Camat Penjaringan, Jakarta Utara. Sekretaris Masjid Luar Batang, Mansur Amin bercerita awalnya ada pertemuan antara pengurus masjid, ketua RT, RW dan tokoh masyarakat Luar Batang di kantor Kecamatan Penjaringan.

Pemilihan lokasi itu juga bukan tanpa sebab. Awalnya Pemprov DKI Jakarta menginginkan lokasi pertemuan di Balai Kota, kemudian bergeser ke Masjid Keramat Luar Batang, namun ditolak oleh warga.

"Keinginan itu ditolak oleh pihak Masjid lantaran khawatir terjadi hal yang tidak diinginkan akan keselamatan warga kampung. Akhirnya disepakati pertemuan terjadi di Kantor Kecamatan Penjaringan Jakarta Utara," kata Mansur dalam pesan singkat kepada Kompas.com di Jakarta, Selasa (3/5/2016).

Dalam pertemuan itu dari pihak Pemprov DKI Jakarta hadir Saefullah, Plt Wali Kota Jakarta Utara Wahyudi, Camat Penjaringan Abdul Khalit dan Lurah Penjaringn Suranta. Sementara perwakilan Luar Batang yakni RW 1, 2, 3 dan 4.

Dalam pertemuan itu, Saefullah menegaskan Pemprov DKI Jakarta akan tetap melakukan penggusuran. Setelah itu akan dibangun plaza di sekitar masjid dan jalan besar untuk menuju Kota Tua. (Baca:Apa Agenda Sekda Setelah Ditugaskan Jadi Penghubung dengan Warga Luar Batang)

"Pengurus masjid, ketua-ketua RW, Ketua-ketua RT dan tokoh masyarakat yang mendengarnya kaget dan protes serta menolak, seraya menyampaikan bahwa soal urusan hukum pihak warga tidak akan memberikan jawaban," kata Mansur.

Persoalan hukum itu sudah diberikan kuasa pada Yusril Ihza Mahendra. Hasil pertemuan pun dianggap tak jelas dan warga merasa dibohongi Pemprov DKI Jakarta lantaran tak sesuai dengan kabar yang beredar di masyarakat sebelum pertemuan berlangsung.

Sekda nekat

Usai rapat, Saefullah mengungkapkan ingin meninjau Kampung Luar Batang dan Masjid Keramat Luar Batang. Tinjauan itu untuk memberikan bantuan Rp 1 miliar dan seragam bagi marbot majid.

"Namun Pengurus Masjid menolak," kata Mansur. (Baca: Pengurus Warga Diberi Rp 3 Juta Saat Lurah Undang Sosialisasi Penataan Luar Batang)

Saefullah ditunjuk Ahok menjadi tim mediasi terkait penertiban Luar Batang. Ia dinilai memiliki kedekatan lantaran menjadi ketua Dewan Masjid Indonesia DKI Jakarta.

Saefullah disarankan agar tidak datang lantaran kondisi sudah malam dan Luar Batang masih tegas setelah pengguauran di Pasar Ikan. Namun, Saefullah bersama rombongan nekat untuk ke Luar Batang. Kedatangannya tanpa didampingi para pengurus, ketua RT, RW dan tokoh masyarakat yang sedang menggelar rapat di rumah Ketua RW 2.

Alhasil, kedatangan Saefullah membuat masyarakat bereaksi dan memanas. Para pengurus dan ketua RT, RW yang mendapat laporan itu langsung bergegas menemui Saefullah kembali.

"Saat sampai di lokasi kondisi sudah memanas Pengurus Masjid dan RT, RW serta tokoh Masyarakat langsung mengamankan Sekda dan Rombongannya agar terhindar dari amuk massa yang lebih buruk," kata Mansur.


http://megapolitan.kompas.com/read/2...campaign=Kknwp

Semakin mengerikan kondisi perpecahan di DKI. Ini hanya akibat ulah satu orang bermulut taik.
Reserved
beringas bener... :nyantai
Ahoknya kemana????
Kasih 100 juta ke orang buat jadi tameng dia?


emoticon-Ngakak
emoticon-Ngakak emoticon-Ngakak emoticon-Ngakak emoticon-Ngakak
Hasil miskomunikasi dan provokasi yang mantab betul emoticon-Traveller
orang datang mau ngasih sumbangan kq mau dimasa..emoticon-Big Grin
parno amat..
nasbung pun langsung coli ampe berak2 mendengar kabar ini emoticon-Leh Uga
Quote:Original Posted By rsryomantap3
Ahoknya kemana????
Kasih 100 juta ke orang buat jadi tameng dia?


emoticon-Ngakak
emoticon-Ngakak emoticon-Ngakak emoticon-Ngakak emoticon-Ngakak


Lagi bersembunyi di ketiak si Veronica dia.

emoticon-Wkwkwk
Quote:Original Posted By victim.o.gip99


Lagi bersembunyi di ketiak si Veronica dia.

emoticon-Wkwkwk


iya, manusia gede bacot yah gitu, merasa ada becking :d

emoticon-Ngakak emoticon-Ngakak emoticon-Ngakak emoticon-Ngakak emoticon-Ngakak
Quote:Original Posted By rsryomantap3
iya, manusia gede bacot yah gitu, merasa ada becking :d

emoticon-Ngakak emoticon-Ngakak emoticon-Ngakak emoticon-Ngakak emoticon-Ngakak



Dia parno sendiri akibat ulah dan bacot taik nya emoticon-Big Grin
dan nasbung pun bersorak mndengar orang hmpir di massa emoticon-Leh Uga emoticon-Leh Uga
emoticon-Wakaka

Ya keliatan KAUM mana yg selalu BERINGAS dan GANAS....emoticon-Embarrassment


Emang knapa klo Hoax nyuruh anak buahnya...?
Halah. Bajingan2 cilik ini klo udah berhadapan dengan alat2 berat pas penggusuran pasti diem dan mewek2 aja kok emoticon-Big Grin
Quote:Original Posted By victimofonta2
Ya keliatan KAUM mana yg selalu BERINGAS dan GANAS....emoticon-Embarrassment


Emang knapa klo Hoax nyuruh anak buahnya...?



ga bkl gini kl yg gusur bukan ahox..

taon2 kmrn ma gubernur sblm2nya jg bnyk gusur2 tanpa ganti rugi ato ksh rusun.. tp ga prnh mencuat.. mingkem smuanya..
Quote:Original Posted By overcrot
Halah. Bajingan2 cilik ini klo udah berhadapan dengan alat2 berat pas penggusuran pasti diem dan mewek2 aja kok emoticon-Big Grin



semua yg jemarin digusur juga pada bilang bakal ngelawan sampai mati kq..buktinya? emoticon-Big Grin
kalau pas buat nyerang ahok aja bawa2 agama. lah sekarang dia nempatin tanah orang, dah dipindahin ke tempat yg lebih layak biar g kumuh, dikasih transport, anak2nya dikasih beasiswa ga mau. ko ga bawa agama juga? tanda orang ga mau bersyukur tuh, dalil2 agama lo kemanain? kufur nih emoticon-Big Grin
sikaaaattt
Quote:Original Posted By victim.o.gip99
JAKARTA, KOMPAS.com - Sekretaris Daerah Pemprov DKI Jakarta Saefullah hampir diamuk massa saat mendatangi Luar Batang pada Senin (2/5/2016). Kedatangan Saefullah tanpa diketahui pengurus masjid, RT, RW dan Tokoh Masyarakat Luar Batang.

Pada saat itu, pengurus masjid dan lainnya tengah melakukan rapat usai bertemu Saefullah di Kantor Camat Penjaringan, Jakarta Utara. Sekretaris Masjid Luar Batang, Mansur Amin bercerita awalnya ada pertemuan antara pengurus masjid, ketua RT, RW dan tokoh masyarakat Luar Batang di kantor Kecamatan Penjaringan.

Pemilihan lokasi itu juga bukan tanpa sebab. Awalnya Pemprov DKI Jakarta menginginkan lokasi pertemuan di Balai Kota, kemudian bergeser ke Masjid Keramat Luar Batang, namun ditolak oleh warga.

"Keinginan itu ditolak oleh pihak Masjid lantaran khawatir terjadi hal yang tidak diinginkan akan keselamatan warga kampung. Akhirnya disepakati pertemuan terjadi di Kantor Kecamatan Penjaringan Jakarta Utara," kata Mansur dalam pesan singkat kepada Kompas.com di Jakarta, Selasa (3/5/2016).

Dalam pertemuan itu dari pihak Pemprov DKI Jakarta hadir Saefullah, Plt Wali Kota Jakarta Utara Wahyudi, Camat Penjaringan Abdul Khalit dan Lurah Penjaringn Suranta. Sementara perwakilan Luar Batang yakni RW 1, 2, 3 dan 4.

Dalam pertemuan itu, Saefullah menegaskan Pemprov DKI Jakarta akan tetap melakukan penggusuran. Setelah itu akan dibangun plaza di sekitar masjid dan jalan besar untuk menuju Kota Tua. (Baca:Apa Agenda Sekda Setelah Ditugaskan Jadi Penghubung dengan Warga Luar Batang)

"Pengurus masjid, ketua-ketua RW, Ketua-ketua RT dan tokoh masyarakat yang mendengarnya kaget dan protes serta menolak, seraya menyampaikan bahwa soal urusan hukum pihak warga tidak akan memberikan jawaban," kata Mansur.

Persoalan hukum itu sudah diberikan kuasa pada Yusril Ihza Mahendra. Hasil pertemuan pun dianggap tak jelas dan warga merasa dibohongi Pemprov DKI Jakarta lantaran tak sesuai dengan kabar yang beredar di masyarakat sebelum pertemuan berlangsung.

Sekda nekat

Usai rapat, Saefullah mengungkapkan ingin meninjau Kampung Luar Batang dan Masjid Keramat Luar Batang. Tinjauan itu untuk memberikan bantuan Rp 1 miliar dan seragam bagi marbot majid.

"Namun Pengurus Masjid menolak," kata Mansur. (Baca: Pengurus Warga Diberi Rp 3 Juta Saat Lurah Undang Sosialisasi Penataan Luar Batang)

Saefullah ditunjuk Ahok menjadi tim mediasi terkait penertiban Luar Batang. Ia dinilai memiliki kedekatan lantaran menjadi ketua Dewan Masjid Indonesia DKI Jakarta.

Saefullah disarankan agar tidak datang lantaran kondisi sudah malam dan Luar Batang masih tegas setelah pengguauran di Pasar Ikan. Namun, Saefullah bersama rombongan nekat untuk ke Luar Batang. Kedatangannya tanpa didampingi para pengurus, ketua RT, RW dan tokoh masyarakat yang sedang menggelar rapat di rumah Ketua RW 2.

Alhasil, kedatangan Saefullah membuat masyarakat bereaksi dan memanas. Para pengurus dan ketua RT, RW yang mendapat laporan itu langsung bergegas menemui Saefullah kembali.

"Saat sampai di lokasi kondisi sudah memanas Pengurus Masjid dan RT, RW serta tokoh Masyarakat langsung mengamankan Sekda dan Rombongannya agar terhindar dari amuk massa yang lebih buruk," kata Mansur.


http://megapolitan.kompas.com/read/2...campaign=Kknwp

Semakin mengerikan kondisi perpecahan di DKI. Ini hanya akibat ulah satu orang bermulut taik.


Bukannya komen2 ente yang selalu memecah belah bray, gak susah standar janda ente.ane faham tujuan ente brayemoticon-Traveller