alexa-tracking

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/572768c3a09a395c4c8b4568/tak-setuju-penembakan-amokrane-netizen-sesalkan-rachel-maryam
Tak Setuju Penembakan Amokrane, Netizen Sesalkan Rachel Maryam
Update terkini Detik detik penembakan Amokrane (NewVersi)
thanks agan diggiez


Quote:Original Posted By diggiez


Update detik detik video dari kamera polkisnya GAN
Spoiler for Video amatir penembakan versi petugas polkis:




Tak Setuju Penembakan Amokrane, Netizen Sesalkan Rachel Maryam
Rachel Maryam, anggota Komisi I DPR RI. (instagram)

JAKARTA (Pos Kota) – Anggota Komisi I DPR RI, Rachel Maryam, menyesalkan sikap polisi menembak mati Amokrane Sabet yang sudah tergeletak tanpa daya. Pria Perancis itu sebelumnya menikam polisi dengan delapan tusukan hingga tewas.

Melalui akun instagram-nya, politisi Partai Gerindra ini menyampaikan pandangannya. “Polisi seharusnya tidak boleh menembak mati amokrane sabet yg sudah terkapar dan berhasil dilumpuhkan,” tulisnya.

“Polisi seharusnya tidak boleh menembak mati amokrane sabet yg sudah terkapar dan berhasil dilumpuhkan,” sambungnya.

Satu jam berselang, ia kembali bicara. “Pembunuh sekalipun haram dibunuh aparat dlm keadaan sdh dilumpuhkan. Kecuali melakukan perlawanan. Atau sudah diadili&dijatuhi hukuman mati,” katanya lagi.

Ucapan ini mendapat tanggapan netizen. “@cumarachel baca berita dulu baru komen! Siapa bilang gk melakukan perlawanan. Hadeeeh,” sesal akun @E_BH

(Baca: Begini Gaya Amokrane Menantang Polisi Sebelum Ditembak Mati)

Meski begitu, Rachel Maryam meneruskan opininya. “Dari video amatir yg saya lihat, Amokrane Sabet ditembak mati ketika dia sudah terkapar tdk melawan dan tdk berdaya. Itu yg saya sesalkan,” tambahnya.

Kicauan ini mendapat banyak tanggapan. Umumnya, menyesalkan sikapnya.

“@cumarachelDan tidak ada satupun ucapan belasungkawa dari anda utk bpk AA Putu Sudi yg jg korban dlm insiden ini. ITU YG SAYA SESALKAN,” tulis akun @anitavidia19

@cumarachel darah anak negeri ga sebanding dgn perusuh asing, Tolong dilihat masalah jgn pada ending nya. Rakyat terintimidasi oleh si bule,” tulis akun @ganjarGenji.

http://poskotanews.com/2016/05/02/ta...rachel-maryam/


Begini Gaya Amokrane Menantang Polisi Sebelum Ditembak Mati

Tak Setuju Penembakan Amokrane, Netizen Sesalkan Rachel Maryam
Amokrane Sabet (youtube)

BALI (Pos Kota) – Sebelum ditembak mati, Amokrane Sabet ternyata menantang poisi. Ia membawa belati meminta ditembak.

Tapi polisi bukan menembaknya karena gayanya itu. Ia ditembak karena belati yang dibawanya dipakai untuk menusuk seorang polisi yang menjemputnya.

Sejumlah akun mengunggah video di youtube tentang penembakan pria Prancis 49 tahun itu. Satu di antaranya adalah akun Gotubego dengan video sepanjang 1,49 menit.

Dalam keterangannya, Gotubego menyebut Amokrane dilaporkan warga pada 7 April karena mengancam. Polisi telah melakukan pemanggilan tiga kali namun surat panggilan malah dirobek.

Sebelum penjemputan paksa, tulisnya, petugas yang dimpin Kapolsek Kuta Utara, Kompol I Wayan Arta Ariawan, berupaya negosiasi dengan bantuan seorang penerjemah. Tapi Amokrane melawan. Berikut videonya:

youtube-thumbnail

Amokrane 'Kiane' Sabet (MMA Fighter) killed Bali Policeman by knife then shot and died by Police

Membawa belati, sambungnya, pria plontos ini menantang petugas bahkan minta ditembak. Ia juga memaki. Polisi pun melepas tiga tembakan ke udara.
Tapi Amokrane malah mengejar petugas yang ada di sekitar lokasi.

Dalam video terlihat bagaimana Amokrane membawa belati. Ia mengangkat tangan dengan senjata tajam ada di tangan kanan dan menantang.

Selanjutnya, terdengar suara tembakan. Empat belas letusan. Amokrane tampak tergeletak dengan kedua kaki menekuk, bergoyang. Tak lama, terdengar satu tembakan lagi. Kedua kaki pria itu pun jatuh lurus.

“Teroris aja lewat, apalagi lu,” tulis akun Sium Pdg.

Hal senada disampaikan Luki Priama. “Ini Indonesia Bung! Jangan pernah macam-macam di Negeri Kami!!,” tulisnya.

Polisi akhirnya menembak mati Amokrana. Ini dilakukan karena menusuk Anak Agung Putu Sudi (39), yang datang menjemputnya.
(Baca: Tikam Polisi, WN Prancis Pembuat Onar Ditembak Mati di Bali)

“Ia melakukan perlawanan, anggota dilukai delapan tusukan,” ungkap Kapolda Bali, Irjen Pol Sugeng Priyanto. “Kami menembak mati setelah tembakkan peringatan tak digubrisnya.”

http://poskotanews.com/2016/05/02/be...ditembak-mati/

kronologis
Polda Bali: Amokrane Sabet Tusuk Brigadir Sugiarta yang Jatuh di Selokan

0055Jakarta - Warga Negara Prancis Amokrane Sabet harus tewas diterjang peluru polisi karena menyerang petugas. Anggota Polsek Kuta Utara Brigadir Anak Agung Putu Sugiarta ditusuknya di selokan.

Diceritakan Kabid Humas Polda Bali Kombes Hery Wiyanto kepada detikcom, Selasa (3/5/2016), awalnya anggota kepolisian cukup banyak di lokasi tempat Sabet bernaung, yakni di Birawa, Badung. Anggota polisi itu berniat melakukan negosiasi dengan Sabet karena Sabet dilaporkan banyak orang telah berbuat onar.

Sabet bernegosiasi dengan menggenggam semacam sangkur di tangan. Setelah keluar rumah, dia masih juga menggenggam sangkur itu.

"Dia lalu mengejar anggota," kata Hery menceritakan suasana pada Senin (2/5) pagi jelang siang kemarin. Sabet kian beringas. Kebetulan di situ ada Brigadir Anak Agung Putu Sugiarta yang ada di lokasi yang berusaha menghindari amukan Sabet.

"Karena ada mobil lewat, anggota kami tersenggol dan jatuh masuk selokan," kata Hery.

Brigadir Sugiarta yang terjatuh itu lantas dihampiri oleh Sabet. Pria kekar itu menduduki badan Brigadir Sugiarta dan mulai menikamnya dengan sangkur.

"Diduduki, ditikam delapan kali," kata Hery. Selanjutnya, Brigadir Sugiarta dibawa ke rumah sakit dan akhirnya meninggal dunia.

Melihat kejadian itu, personel polisi menembakkan pistol. Peluru karet dimuntahkan ke Sabet, namun karena Sabet masih belum menyerah, akhirnya peluru tajam dimuntahkan.

"Sekitar Pukul 11.30 WITA, Sabet ditembak. Peluru karet kena tangan, kaki, dan perut. Peluru tajam kena di kepala juga ada, di badan juga ada. Hasil visumlah yang menentukan kesimpulannya nanti," kata dia.

Saat ini, jenazah Sabet masih berada di Rumah Sakit Sanglah. Belum ada pihak keluarganya yang menghubungi untuk menjemput Sabet. "Kita masih berkoordinasi dengan Konsul Istimewa Prancis di Bali," kata Hery.

https://news.detik.com/berita/320215...tuh-di-selokan

bule ampas kebal peluru karet kaga mempan rasa sakit dan beringas emoticon-Mad
seharusnya malah sewaktu ntu bule dudukin tuh polisi apes & menusuk 8x,
detik itu juga polisi lain harus tembak kepala ntu bule ampas emoticon-Mad (S)
Goblok emang yg setuju polisi nembakin ni bule sampe mati.
Gila apa udah terkapar masi ditembak2. Apa bedanya kita sama teroris? Ga punya hukum dan sistem peradilan.
Ngomong apa sih Tante Rachel?
Sini yuk refreshing sama aku & kubikin senang sampai puas khusus buat Tante Rachel
Kalau udh sesuai SOPnya gaperlu di perdebatkan lagi, nyatanya doi ngelawan waktu d jemput emoticon-Cool
Masih bening aja ini neng marcel emoticon-Malu
ah si neng rachel ikut2an oon kyk anggota d'hewan yg lain nih
polisi bali emang goblok mata duitan.... kenapa ditembak sampe mati kan bisa dilumpuhkan saja tembak kaki..... emoticon-Marah

polisi indo ga punya peluru bius ya ?
ya namanya jg rekannya yg d tikam.. :nyantai
Ah si rachel pun kalo stress ngamuk2 bawa parang di negeri orang kalo gk di dor ya di ntot emoticon-Smilie
Hadeuh c geulis nyari panggung...tapi harusnya rada pinteran dikit ath neng kalo komen

ga ada anggota dpr yang ga goblok
emoticon-Ngakak (S)
ngapain klean ribut
bule2 aja senang kok ditembak mati
dari pada dipulangin cmn jadi sampah di sono nyusahin mereka emoticon-Big Grinemoticon-Big Grinemoticon-Big Grin
Sudah begini masih lagi ga mau antisipasi
Yg goblok memang polkisnya

Jaman sekarang Taser murah
Kenap polkis ga di lengkapi barang gituan

Yg gua bilang goblok bukan yg dilapangan loh ya
Petinggi2 yg gendut2 itu, baik badan maupun rekeningnya
Turut berduka buat yang kena tikam.. emoticon-Turut Berduka
barangkali maksud tante Rchel tuh, "Pak Polisi tlong dihemat ya pelurunya. Karena kami masih sibuk rapat mengurusi anggaran belanjanya polisi, yang katanya bakal naik lagi" emoticon-Big Grin
_________emoticon-Ngacir
Kok ga ada yg bahas, aparat polisi yg ditikam 8 x sampai koit, kondisi membahayakan mestinya polisi cukup sekali tembak yg mematikan, tidak perlu diberondong githu...
Ini yg kmrn pelesiran diduga minta fasilitas itu yaemoticon-Big Grin
Gila, polisi bukan robocop. Ngelawan polisi apalagi membunuh polisi sudah seharusnya di dor.



emoticon-Cool
gw malah nunggu berita tanggapan dari pemerintah prancis.. emoticon-Embarrassment