alexa-tracking

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/572716ff32e2e6261f8b456f/sekda-dki-akui-terima-rp-100-juta-tiap-bulan-dari-ahok-tetapi
Sekda DKI Akui Terima Rp 100 Juta Tiap Bulan dari Ahok, tetapi...
Quote:Sekda DKI Akui Terima Rp 100 Juta Tiap Bulan dari Ahok, tetapi...

JAKARTA, KOMPAS.com - Sekretaris Daerah (Sekda) DKI Jakarta Saefullah mengakui mendapat uang operasional tambahan sebesar Rp 100 juta tiap bulannya dari Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok. Uang itu bisa dipergunakannya untuk kegiatan apapun.

"Itu kebijakan gubernur. Kira-kira baru berjalan setahun dan anggarannya dari operasional gubernur," kata Saefullah, saat ditemui seusai apel Hari Pendidikan Nasional, di Lapangan Eks IRTI Monas, Jakarta Pusat, Senin (2/5/2016).

Uang operasional itu biasanya digunakannya untuk keperluan sumbangan pernikahan, tempat ibadah, dan lain-lain. Penggunaan uang operasional itu juga rutin dilaporkan.

Ide awal pemberian uang operasional kepada Sekda dan Wali Kota berasal dari Asisten Sekda bidang Pemerintahan Bambang Sugiyono.

"Pak Bambang ditanya (Ahok), berapa duit sih wali kota butuh buat kondangan dan lain-lain? Jawabnya, ya sekitar Rp 40-50 juta, ya itulah yang dimanfaatkan. Karena kami sudah tidak terima apa-apa lagi, termasuk honor," kata Saefullah.

Hanya saja, ia membantah kalau uang operasional ini digunakan untuk kebutuhan kampanye. Ahok sebelumnya membebaskan Saefullah untuk mempergunakan uang operasional itu, termasuk untuk kampanye.

"Kalau soal kampanye, saya bantah dan saya enggak pernah mengkampanyekan diri saya untuk menjadi gubernur atau wagub. Kalo saya kampanye, saya salah, karena melanggar sumpah jabatan saya," ujar Saefullah.

Ahok sebelumnya mengaku memberi tambahan uang operasional kepada Saefullah sebesar Rp 100 juta tiap bulannya. Uang itu bisa digunakan untuk apapun, termasuk kampanye Pilkada DKI Jakarta 2017.

"Saya juga kasih uang buat Pak Saefullah, 'Ini saya kasih uang kamu Rp 100 juta ya setiap bulan supaya ada uang kalau ke masyarakat. Mau dipakai untuk membangun kampanye mau gubernur juga boleh kok, Pak'. Betul kok," ujar Ahok di rumahnya di Kompleks Pantai Mutiara, Jakarta Utara, Minggu (1/5/2016) kemarin.

Tidak lama kemudian, muncul website www.bangipul.com yang berisi informasi mengenai Saefullah. Ahok pun tidak ambil pusing apakah website tersebut dibuat Saefullah dari uang pemberiannya atau bukan.

http://megapolitan.kompas.com/read/2...i.Ahok.tetapi.


ooohhhh ahhhh ooohhhh ahhhh...

emoticon-Mewek emoticon-Mewek emoticon-Mewek
web [url=http://www.bangipul.com,]www.bangipul.com,[/url] gw baru buka...isinya berita-berita dan kegiatan si saifullah aja. mengenai 100 juta, kyanya sih wajar2 aja.
Bagi dong.. emoticon-Big Grin
yang dulu musuhnya ahok aja dikasi duit emoticon-Big Grin
dites dulu loyal apa gaknya.
Kalau kagak nurut gusur warga ntar duitnya ditarik lagi dan dipermalukan di depan media dan publik. emoticon-Angkat Beer
100jt sebulan dibongkar coy emoticon-Takut Sekda DKI Akui Terima Rp 100 Juta Tiap Bulan dari Ahok, tetapi...
oh itu uang operasional..trus tanda bukti pemakaian bagaimana minta kwitansi bermaterai gitu kalo kondangan...hem...bpk ,tipikor jaksa ,kepolisian dan kpk beserta ICW diam aj bukan anggap itu uang korupsi sistematis...


waduh begini kerja ahoek pantes aja jajaranx atasx bela d sumpelin gituan
Ini termasuk papa jahap? Hap
Udah gitu aja..g ada.....apaaaaaa gitu..makanya kl berpolitik harus memakai logika.kita masyarakat awam jgn kayak pendukung yg "buta"...