alexa-tracking

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5726ffa998e31b953b8b4574/istri-bekas-sandera-ada-campur-tangan-tuhan
Istri Bekas Sandera: Ada Campur Tangan Tuhan
Istri Bekas Sandera: Ada Campur Tangan Tuhan

Metrotvnews.com, Jakarta: Youla Lasut, 30, terus mengucap syukur. Suaminya, Alfian Elvis Repi, bebas dari penyanderaan kelompok militan Abu Sayyaf.


Youla berterima kasih kepada semua pihak yang terlibat dalam pembebasan suaminya. Namun, ia tak lupa mengucap syukur kepada Tuhan.


Menurut Youla, dalam keadaan sulit seperti ini selalu ada pertolongan Tuhan. "Tanpa campur tangan Tuhan, kita tidak bisa apa-apa," kata Youla di kediamannya, Kelurahan Kebon Bawang, Jakarta Utara, Senin (2/5/2016).


Youla pertama kali mendapat kabar dari tantenya Siane Repi bahwa Alfian bebas dari penyenderaan. Siane dihubungi PT Patria Maritime Line, perusahaan tempat Alfian bekerja.


"Ini kabar suka cita yang besar. Saya banyak terima kasih ke perusahaan dan pemerintah karena mereka selalu menghubungi saya," ujar Youla. Alfian bekerja untuk Kapal Brahma 12.


Quote:Detik-detik Pembebasan 10 WNI Sandera Abu Sayyaf https://t.co/hY0ibfuEvl pic.twitter.com/yzvE3Kbzh3
— METRO TV (@Metro_TV) 2 Mei 2016




Kelompok Abu Sayyaf melepaskan 10 sandera Minggu 1 Mei, sekitar pukul 12.15 waktu setempat di Pantai Parang, Sulu, Mindano Selatan, Filipina. Keluarga Alfian akan mengadakan ibadah untuk menyambut kedatangan Alfian.


Kelompok Abu Sayyaf menyandera awak Kapal Brahma 12 dan kapal tongkang Anand 12, Maret. Saat dibajak, kapal bermuatan 7.000 ton batubara dalam perjalanan dari Sungai Puting, Kalimantan Selatan, menuju Batangas, Fililina Selatan.


Negosiasi pembebasan sandera dilakukan jaringan Yayasan Sukma melalui dialog dengan tokoh masyarakat, LSM, dan lembaga kemanusian di Sulu yang memiliki akses langsung ke Abu Sayyaf. Namun, tetap berada dalam koordinasi Pemerintah Indonesia.


Setelah dilepaskan, mereka diserahkan kepada Tim Kemanusiaan Surya Paloh di Pantai Parang. Lalu, mereka dibawa ke kediaman gubernur Sulu untuk proses verifikasi, makan, dan ramah tamah.


Setelah itu, ke-10 orang tersebut diterbangkan dari Sulu menuju Zamboanga, Filipina, menggunakan dua helikopter jenis UH 1 H.  


Di Zambonga, mereka menjalani proses verifikasi dan pemeriksaan kesehatan oleh Tim Keamanan Filipina. Tim Keamanan Filipina juga menanyakan soal apa saja yang terjadi selama  penyanderaan.


Dari Zambonga, ke-10 orang tersebut dipulangkan ke Tanah Air menggunakan pesawat khusus Tim Kemanusiaan Surya Paloh. Penyerahan kepada Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Luar Negeri berlangsung di Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur.


Pagi ini, bekas korban penyanderaan kelompok Abu Sayyaf tersebut menjalani pemeriksaan kesehatan di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat Gatot Soebroto di Jakarta Pusat.


Empat orang berpakaian hijau tua berjaga di sekitar pintu masuk gedung medical check up RSPAD. Salah seorang petugas mengatakan, keluarga para bekas korban penyanderaan belum ada yang datang ke RSPAD.


Istri Bekas Sandera: Ada Campur Tangan Tuhan

Sumber : http://news.metrotvnews.com/read/201...r-tangan-tuhan

---

Kumpulan Berita Terkait WNI DISANDERA ABU SAYYAF :

- Istri Bekas Sandera: Ada Campur Tangan Tuhan Anggota Komisi I: Pembebasan 10 Sandera Kemenangan Diplomasi

- Istri Bekas Sandera: Ada Campur Tangan Tuhan Pengamat: 10 WNI Tidak Mungkin Terdoktrin Abu Sayyaf

- Istri Bekas Sandera: Ada Campur Tangan Tuhan Ketua Yayasan Sukma: Pembebasan Sandera Digagas Sejak Awal April

pastinya