alexa-tracking

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5726f1fa12e257482c8b4575/urus-surat-pindah-di-depok-quotmakan-hatiquot-di-jakarta-dua-hari-jadi-dan-gratis
Urus Surat Pindah di Depok "Makan Hati", di Jakarta Dua Hari Jadi dan Gratis
Wajah Ervina Saiful (42) semringah saat keluar dari Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) Kecamatan Senen, Senin (2/5/2016). Ia baru saja selesai mengurus surat kepindahan dari Depok ke Jakarta.

"Haduhhh bersyukur, ini baru selesai. Cepat banget pelayanannya," kata Ervina saat berbincang dengan Kompas.com di Jakarta, Senin.

Ucapan Ervina bukan tanpa sebab. Sebelum mengurus surat pindah ke Jakarta, ia harus mengurus surat perpindahan dari Depok.

Mengurus surat di Depok pun dianggap Ervina menguras hati, tenaga, dan biaya. Nama Ervina tak tercatat di data Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) Kota Depok.

Ia bahkan diberi tahu, namanya ada di daerah Cibadak, Sukabumi, Jawa Barat. Padahal, ia tidak pernah tinggal di daerah tersebut.

"Yang ribet di Depok. Saya harus ke (kantor) wali kota, ternyata nama saya enggak ada di situ," kata Ervina.

Ia kemudian kembali lagi ke Kelurahan Ratu Jaya, tempat ia membuat KTP elektronik (e-KTP). Di kelurahan, ia bermaksud untuk meminta keterangan bahwa dirinya adalah warga di sana, padahal sudah memiliki e-KTP.

"Di kelurahan, biasalah, pelicin. Pelicinnya Rp 100.000. Minta tanda tangannya Rp 30,000," kata Ervina.

Uang Rp 100.000 harus dikeluarkan oleh Ervina untuk mendapat surat pindah dari Depok. Sementara itu, uang Rp 30.000 diberikan untuk pembuatan identitas diri sebagai warga Kelurahan Ratu Jaya, sebagai salah satu syarat membuat surat perpindahan.

Pelayanan di Depok dianggap berbanding terbalik dengan di Jakarta. Saat mengurus perpindahan di Jakarta, ia hanya butuh waktu dua hari. Itu termasuk mengurus surat dari RT, RW, kelurahan, hingga kecamatan.

"Bahkan, kemarin, pas di Kelurahan Paseban, saya kira bisa dikasih (uang) gitu. Dia bilang, enggak boleh. Enggak terima begitu. Pelayanannya gratis," kata Ervina.

Pekan lalu, Presiden Joko Widodo meminta agar kualitas pelayanan publik ditingkatkan karena ia tidak ingin lagi mendengar keluhan masyarakat mengenai pelayanan yang lamban, berbelit-belit, dan diwarnai pungutan liar.

"Saya tidak ingin lagi mendengar keluhan di rakyat mengenai pelayanan publik. Dioper sana-sini, berbelit-belit, tidak jelas waktu dan biayanya," ujar Jokowi saat membuka rapat terbatas soal peningkatan pelayanan publik di Kantor Presiden, Kamis (28/4/2016).

"Semuanya harus hilang, kurangi sebanyak-banyaknya dan hilang. Kemudian, praktik-praktik percaloan dan pungli juga harus hilang," ujar dia.

Jokowi mengatakan, dia akan membentuk tim khusus untuk memantau situasi pelayanan publik. Pelayanan itu mencakup KTP elektronik, SIM, STNK, BPKB, akta lahir, akta nikah, izin usaha, hingga paspor.

Tim itu akan langsung melaporkan situasi pelayanan publik yang di luar harapan kepada Presiden. Menurut Jokowi, kementerian dan lembaga yang memiliki satuan pelayanan publik harus memanfaatkan informasi teknologi untuk mengembangkan pelayanan yang murah, cepat, dan tepat.
http://megapolitan.kompas.com/read/2...adi.dan.Gratis
--------
Kalau bisa Di persulit kenapa harus Di permudahkan emoticon-Wakaka
kasian ya... :nyantai
pasti ibu itu ngurus ijin di depok ga pake "tangan kanan "
emoticon-Big Grin
pasti pas nyerahin surat permintaan pindah gag pakek tangan kanan.
itu sudah
klo pakek, jangankan dua hari, seharipun jadi.
di jakarta seminggu, pindah KTP dari timur ke utara,
cabut berkas di Kelurahan timur = 1 jam antri
waktu tunggu 5 hari kerja (verifikasi,dsb)
ambil berkas di kelurahan utara = 1 jam antri emoticon-Embarrassment
mantap birokrasi kelurahan sekarang
depok itu markas besar mahluk yg bernama "nasbung" yak? pantes? emoticon-Leh Uga
Wadaw ane 2018 nanti kalo lrt udah jadi mau pindah katepe depok lagi emoticon-Frown
Kalo di depok jangan lupa makan blimbing dlu pake tangan kanan

Btw ane baru kelar juga urus surat pindah bini ane
Bikin jam 11 jam, jam 3 udh di input di sudin

emoticon-Cool
Urus Surat Pindah di Depok "Makan Hati", di Jakarta Dua Hari Jadi dan Gratis
nunggu komen nasbung frencis depokemoticon-Toast
Bekas...i
emoticon-Takut
baru tau neng?
Eh bener lho...ane pernah dalam kurun waktu 2 minggu mengurus surat kependudukan di salah satu kelurahan di Jakarta dan salah satu kelurahan di jatiasih bekasi...beda banget pelayanannya...
Panasbung yg insyaf dan sdh kembali ke jalan yang benar
kalau bisa diprrsulit, kenapa harus dipermudah emoticon-Big Grin

bener banget.
eh sitangan kanan 2 periode loh.
yang jelas bukan salah walikota kek logika panastaik...

ini bukan jakarta bung!
Ane org Depok,ktp ane ada salah dalam tahun kelahiran,ane udah ke gedung catatan sipil di suruh ke kelurahan,di kelurahan katanya blm bisa di proses karena mesin rusak,au mesin apaan yg rusak,dan itu dari tahun 2015,MANTAP SEKALI BIROKRASI DEPOK
si ibu pasti tidak pake tangan kanan makanya lama emoticon-Big Grin
ibu juga ga banyak berdoa padahal udah disuruh si tukang pikul beras untuk berdoa biar selesai masalah emoticon-Big Grin
Kuat amat, yah, orang Depok makan ati, minum jus belimbing, pake tangan kanan ampe sepuluh taon begitu.

Depokers setrooongg!.. emoticon-2 Jempol
Quote:Original Posted By rojakmencariaa
di jakarta seminggu, pindah KTP dari timur ke utara,
cabut berkas di Kelurahan timur = 1 jam antri
waktu tunggu 5 hari kerja (verifikasi,dsb)
ambil berkas di kelurahan utara = 1 jam antri emoticon-Embarrassment
mantap birokrasi kelurahan sekarang

Panasbung kelaparan ga suka ama gituan
Lahan mereka abis
×