alexa-tracking

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5726e63ede2cf220528b4568/kasus-pasien-meninggal-usai-dibius-obat-anestesi-dicabut-izin-edar
Kasus pasien meninggal usai dibius, obat anestesi dicabut izin edar
Kasus pasien meninggal usai dibius, obat anestesi dicabut izin edar

Kasus pasien meninggal usai dibius, obat anestesi dicabut izin edar
Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Sumatera Barat (Sumbar), menyatakan obat Anestesi Bupivacaine resmi ditarik dari peredaran berdasarkan surat edaran Kementerian Kesehatan (Kemenkes).

"Obat itu sudah ditarik peredarannya oleh Kemenkes," kata Sekretaris IDI Sumbar, Syafruddin Alun di Padang, Senin (2/5).

Penarikan dilakukan karena adanya kasus penggunaan obat itu menyebabkan 10 orang meninggal di sembilan rumah sakit dari tujuh kota se-Indonesia.

"Penarikan itu ialah agar tidak terjadi pengulangan kasus atau antisipasi ke depannya termasuk di Sumbar," ujarnya, seperti diberitakan Antara. Sehingga penggunaan obat itu di rumah sakit wilayah Sumatera Barat juga telah dihentikan.

Sementara, Kepala Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) di Padang, Zulkifli menyampaikan pihaknya telah melakukan uji terhadap obat anestesi Bupivacaine di semua distributor di Sumbar.

"Pengujian obat itu sebagai antisipasi terjadinya pengulangan kasus dan memastikan obat yang beredar aman," tambahnya.

Ia mengatakan dalam melakukan uji obat itu, pihaknya berkoordinasi baik dengan seluruh distributor obat anestesi Bupivacaine se-Sumbar dan tidak ditemukan keganjilan.

"Semuanya telah dinyatakan aman dan kami akan terus mengawasi ke depannya," ujarnya.

Sebelumnya kasus kematian pasien diduga terkait pemakaian anestesi Bupivacaine terjadi di Lampung, kemudian di sembilan rumah sakit di tujuh kota dalam tiga pekan setelahnya.

Ketua Tim Penelaahan Kasus Sentinel Serius Kemenkes, Prof Herkutanto memaparkan ada 12 kasus terkait Bupivacaine dan 10 diantaranya meninggal.

Kasus itu ialah di sembilan rumah sakit di tujuh kota yakni Pringsewu Lampung, Denpasar, Mataram, Padang, Aceh, Surabaya, dan Bengkulu.

sumber : http://www.merdeka.com/peristiwa/kas...izin-edar.html

nggak ada ganti rugi kepada korban atau sanksi kepada produsen obat keren kan kemenkes emoticon-Cool
ad kasus lagikh??
bagus klo ditarik.
buat antisipasi biar ndak jatuh korban lagi.
obat anestesi yg langsung berpengaruh kesaraf pusat memang ngeri2 sedap makainya emoticon-Takut
kl perusahaan digugat bisa bangkrut
emoticon-Turut Berduka emoticon-Turut Berduka