alexa-tracking

Marsinah, buruh dibunuh gara-gara minta upah naik Rp 550

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5726c5b6dac13ec93d8b4578/marsinah-buruh-dibunuh-gara-gara-minta-upah-naik-rp-550
Marsinah, buruh dibunuh gara-gara minta upah naik Rp 550
Marsinah, buruh dibunuh gara-gara minta upah naik Rp 550


Merdeka.com -Wanita itu diculik. Disiksa dan disekap tiga hari. Tewas mengenaskan dengan peluru menembus lubang kemaluannya.

Namanya Marsinah. Dia bukan penjahat, hanya seorang buruh. Harus mati cuma gara-gara menuntut upah naik Rp 550. Sudah 23 tahun kematiannya, kasusnya masih belum sepenuhnya terungkap.

Marsinah bekerja di PT Catur Putra Surya di Desa Siring, Kecamatan Porong, Sidoarjo, Jawa Timur. Sebuah pabrik yang memproduksi jam tangan.

Awal tahun 1993, Gubernur Jawa Timur mengeluarkan edaran berupa imbauan pada perusahaan untuk memberikan kenaikan gaji sebesar 20 persen bagi karyawannya.

Namun PT CPS enggan menuruti imbauan ini. Para buruh yang resah menggelar aksi menuntut upah layak dari Rp 1.700 menjadi Rp 2.250, sesuai dengan surat edaran Gubernur KDH TK I Jawa Timur No. 50 Tahun 1992.

"Katanya ada kenaikan upah, tapi ternyata upah buruh mulai uang makan, transport dan dinas sore (kerja shift sore) itu tidak dinaikan dari perusahaan. Yang akhirnya Mbak Marsinah mengajak kita-kita (buruh) untuk melakukan aksi mogok kerja," kata Uus, seorang rekan seperjuangan Marsinah saat ditemui merdeka.com, Sabtu (30/4) di kediamannya, di Malang, Jawa Timur.

Buruh membentuk tim kerja (koordinator) aksi, yang jumlahnya 18 orang termasuk Marsinah dan Uus. Di kelompok ini Marsinah ditunjuk sebagai penimpin.

Bagi 18 orang itu, Marsinah merupakan sosok perempuan pemberani. Setiap kali melakukan aksi, Marsinah selalu berada di garis terdepan untuk menyuarakan orasinya. Aksi mereka membuat perusahaan panas.

"Saya itu ikut semuanya, mulai dari pembuatan spanduk hingga perobekan spanduk di perusahaan. Dan, Mbak Marsinah terus menyuarakan orasinya minta hak kita itu diberikan. Uang makan, transport, kerja shift sore," ucap perempuan 43 tahun tersebut.

Saat perobekan spanduk, suasana memanas. Uus dan buruh lainnya yang melakukan aksi mendapatkan kekerasan dari aparat Koramil dan Kodim setempat. Sebuah hal yang lazim di era Orde Baru, tentara ikut mengamankan demonstrasi di perusahaan.

"Ada sekitar 500 buruh yang melakukan aksi unjukrasa, tiba-tiba dipukul oleh aparat Koramil dengan kayu. Tapi, kami saat itu terus melawan, dan Mbak Marsinah terus berteriak dengan kencang, agar tidak takut dan terus maju," ujar ibu dua anak tersebut.

Perlawanan terus dilakukan buruh, akhirnya terwujud dan direalisasi oleh perusahaan, tuntutan buruh dikabulkan. Merekapun tidak melakukan aksi lagi.

"Karena sudah terwujud, aksi kami berhenti. Tapi, kami masih melakukan pertemuan kecil saja," ucapnya.

Tim kecil itu rupanya terus dipantau Kodim setempat. 13 Orang buruh dipaksa untuk tidak lagi aktif memimpin demonstrasi. Marsinah mendatangi Kodim tanggal 5 Mei 1993 untuk mencari tahu keberadaan kawan-kawannya.

Itulah terakhir kalinya Marsinah terlihat. Malamnya tak ada lagi yang pernah melihat Marsinah.

Tanggal 8 Mei dia ditemukan sudah menjadi jenazah.

Mayatnya ditemukan di hutan Dusun Jegong, Desa Wlangan, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur. Kondisinya sangat menyedihkan.

Semula dokter menyangka kemaluan Marsinah ditusuk dengan kayu. Namun ahli Forensik (alm) Munim Idris membantahnya.

"Luka Marsinah hanya di sekitar labia minora sebesar 3 sentimeter," ujar Mun'im. Luka itu bukan karena benda tumpul melainkan peluru yang ditembakkan," kata Munim Idris.

Marsinah dibunuh. Raganya tewas. Namun namanya diabadikan sebagai martir perjuangan buruh di Indonesia.

sumber : merdeka.com

Semoga amal dan ibadah Ibu Marsinah diterima oleh Allah swt.Amin.
Sebegitu berartinya dulu duit 500, sekarang pengemis pun tak mau emoticon-Hammer (S)
Quote:Original Posted By visacom
Gileee ditembak di vagina,banci nih yg bunuh,itu perusahaannya gak diselidiki sampe sekarang?



ane jg g tau perkembangan kasusnya,tp kyknya yg diadili eksekutor lapangannya,aktor intelektualnya msh bebas...
Astaga sadis amat, kira" masih ada yang caci maki buruh lagi gak nih. Memang ada buruh yang keterlaluan tapi gak semua mesti dicaci.

Gila dah kalau cewek sampai kena siksa sudah tahulah apa yang terjadi.

Yang nyuruh paling cuma santai aja nikmati dunia
Quote:Original Posted By reyh12x



ane jg g tau perkembangan kasusnya,tp kyknya yg diadili eksekutor lapangannya,aktor intelektualnya msh bebas...


Kasihan bener,cuma perjuangin nasib sampe digituin...

Hayooo siapa yg mau balik ke Jaman Orba???

#EnakJamanMuPalaLuPeyang
pasti nyiksa bgt itu rasanya emoticon-Takut
Biasalah oknum polishit dpt jatah gede sampe kasusnya ilang
jadi teringat lagu dari Marjinal Predator "Marsinah"emoticon-Angkat Beer
MARSINAH

Kulihat buruh perempuan berkeringat
Membasahi bumi yang gemerlap
Energi yang kau curahkan
Begitu besar takku rasakan
Terhanyut dalam kesombongan, terlupakan
Gemerlap cahayamu
Membentangi garis kehidupan
Ada darah dan rintih caci maki kauhadapi
Keringat dan ketegaranmu
Mengalir deras tak ternilai
Hanya tetes darah dan air mata yang kau terima
Oooo...Marsinah kau termarjinalkan
Oooo...Marsinah matimu tak sia-sia
Quote:Original Posted By mahooham2018
Biasalah oknum polishit dpt jatah gede sampe kasusnya ilang

Klo jaman sekarang mgkn iya, itu jaman orba pholshit mana mau berurusan sm koramil/kodim..jd bukan jatah tp memang lebih tepatnya 'persekongkolan' emoticon-linux2
Quote:Original Posted By junkrick

Klo jaman sekarang mgkn iya, itu jaman orba pholshit mana mau berurusan sm koramil/kodim..jd bukan jatah tp memang lebih tepatnya 'persekongkolan' emoticon-linux2

Oh ya bener om...ane ga faham emoticon-Malu
Perbuatan yg sangat sadis...
Om bagi cendol donk emoticon-Kiss
kasus jadul emoticon-norose
Menjadi catatan kelam emoticon-Takut
Semoga tdk terulang lg
Kasusnya bisa kelar
emoticon-Berduka (S)

rip MARSINAH
Kasus lama, RIP Marsinah

emoticon-norose
makanya lumpur lapindo jg bisa dibilang sebagai air mata marsinah emoticon-Takut
Ga jauh dari etnis yg itu lah pemiliknya.
Dan ga jauh juga permainannya dgn melibatkan aparat.
Ga jauh lihat contoh di dpn mata kalian salah satunya model makhluk yg suka mempraktekkan penyiksaan kaum miskiner malah lgsg berada dlm pemerintahan itu sendiri dgn kedok suci lg mensucikan.
tapi ga semua nya seperti itu.
mereka cuma oknum dari kelompok etnis tsb.
eh buset 23 tahun lalu gua belom lahir cuk emoticon-fuck2
gak ada yang lebih lama lagi cuk emoticon-Leh Uga
Sadis bener ditembak bagian itu emoticon-Turut Berduka
Quote:Original Posted By tukimien
jadi teringat lagu dari Marjinal Predator "Marsinah"emoticon-Angkat Beer
MARSINAH

Kulihat buruh perempuan berkeringat
Membasahi bumi yang gemerlap
Energi yang kau curahkan
Begitu besar takku rasakan
Terhanyut dalam kesombongan, terlupakan
Gemerlap cahayamu
Membentangi garis kehidupan
Ada darah dan rintih caci maki kauhadapi
Keringat dan ketegaranmu
Mengalir deras tak ternilai
Hanya tetes darah dan air mata yang kau terima
Oooo...Marsinah kau termarjinalkan
Oooo...Marsinah matimu tak sia-sia


Yang ini ya gan,. Tahun 90an ini pas ane nongkrong sama punk BlokM emoticon-Jempol
youtube-thumbnail

×