alexa-tracking

Leicester City dengan Moneyball

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/57263812529a4544498b4567/leicester-city-dengan-moneyball
icon-hot-thread
Leicester City dengan Moneyball
Terima-Kasih semuanya akhirnya Thread ini jd HT emoticon-Peace
Spoiler for Bukti HT:


Sebelumnya ane katakan kalau ini thread pertama ane, jadi mohon maaf kalau berantakan atau ada kesalahan, maklum saja ane masih newbie.

Kesuksesan Leicester City musim ini membuat ane mencari2 berita tentang Leicester City, dan ternyata ane menemukan prinsip menakjubkan di balik kesuksesan Leicester City, yaitu prinsip Moneyball yg kebetulan ane jg sudah tonton filmnya.

Moneyball sendiri akhir2 ini jadi bahan pembicaraan, karena tim Oakland Athletics(dijuluki A's) di Amrik merupakan tim baseball papan bawah, tetapi berhasil mencapai rekor 20x tak terkalahkan(cerita yg rada2 mirip dengan Leicester City sekarang yah).

Spoiler for No Repost:

1. Apa itu Moneyball?


Sebelumnya membahas Moneyball, masih ingatkah film Moneyball yg dibintangi Brad Pitt. Kalau belum nonton & anda jg penggemar film olah-raga mending nonton deh, karena selain filmnya cukup bagus, anda jg bisa mengenal lebih mendalam tentang cerita di balik Moneyball.

Intinya Moneyball adalah prinsip menilai harga pemain(pemain sepakbola, baseball, dll) berdasarkan statistik persentasi pemain, penilaian seperti ini dinilai lebih akurat dibandingkan klub-klub olah-raga selama ini yg lebih banyak mengandalkan coach untuk mencari & menilai harga pemain, sedangkan para coach sendiri menilai pemain berdasarkan intuisi pribadi.

Prinsip Moneyball diperkenalkan dalam buku Moneyball: The Art of Winning an Unfair Game yg bercerita tentang cara Billy Beane sebagai seorang general-manager menangani tim baseball Oakland Athletics(dijuluki A's). Ia menilai pemain berdasarkan statistik, dan hasilnya di luar dugaan, tim A's yg merupakan tim papan bawah mencapai rekor 20x tak terkalahkan.

Leicester City dengan Moneyball
Agar lebih jelas, ane ceritakan ringkasan cerita film Moneyball:
Spoiler for Ringkasan film biar lebih ngerti tentang sejarah Moneyball. (SPOILER ALERT):


Sebagai perbandingan A's mengeluarkan 260.000 US$ untuk rekor 20 kali tak terkalahkan dibanding pengeluaran New York Yankees sebesar 1.4 juta US$.



2. Cerita Leicester City & Moneyball

Setelah hengkangnya Esteban Cambiasso, Leicester City memerlukan seorang pemain tengah yg tangguh dalam bertahan, karena untuk lini penyerangan mereka sudah mempunyai Marc Albrighton dan Riyad Mahrez, kedua pemain tersebut lemah dalam bertahan tetapi kuat dalam menyerang, dan mereka juga kalau sedang menyerang suka meninggalkan celah di belakang sehingga membuat lawan gampang melakukan serangan balik. Berdasarkan keadaan tersebut Leicester City menyimpulkan bahwa mereka memerlukan pemain tengah yg kuat, jago bertahan, jago intercept serangan lawan, serta tak perlu jago menyerang, soalnya mereka tidak akan sanggup membeli pemain tengah yg lengkap sekelas Pogba, Andres Iniesta atau lainnya.

Sesuai prinsip Moneyball, Leicester City lalu mencari pemain berdasarkan statistik, dan akhirnya dibeli N'Golo Kante yg tidak punya nama waktu itu.
Quote:




Formasi
Leicester City dengan Moneyball
Rata-rata klub Premiere League menggunakan formasi 4-2-3-1, tetapi karena Leicester City mempunyai pemain yg jago menyerang tapi lemah dalam bertahan(Mahrez) & pemain yg jago bertahan tapi lemah dalam menyerang(N'Golo Kante), sehingga membuat sang pelatih Ranieri lebih memilih formasi 4-4-2 daripada 4-2-3-1. Formasi 4-2-3-1 memang lebih atraktif, tetapi membutuhkan gelandang yg jago menyerang & bertahan, sedangkan tidak ada pemain Leicester City yg mempunyai karakteristik seperti itu. Secara pribadi ane menilai inilah kelebihan Ranieri yg sudah banyak makan asam garam. Banyak manajer sepakbola yg suka memaksakan formasinya tanpa mengindahkan kekuatan pemain yg sudah ada, sehingga tidak jarang kita melihat banyak klub yg menjual pemain bagus dengan harga murah(sangat sayang sekali), akibatnya juga membuat pengeluaran klub semakin membengkak karena biasanya penjualan pemain diikuti dengan pembelian pemain baru yg harganya lebih mahal. Ranieri sendiri sudah pernah mengalami pengalaman pahit gagal di Valencia karena memaksakan kehendak sendiri.

Taktik 4-4-2 Leicester City juga didukung oleh pemain Leicester City yg memang cuma seadanya. Shinji Okazaki & Leonardo Ullua adalah pemain Leicester City yg hanya bisa bermain sebagai tandem atau second-striker sehingga sering tidak dianggap oleh banyak klub, tetapi mereka pas sebagai tandem Vardy yg jago mencetak gol. Wes Morgan & Robert Huth adalah pemain belakang yg solid, tetapi sudah agak tua & sering dianggap sudah lewat masanya. Berkat pemain-pemain tersebut Leicester City sukses sampai saat ini, padahal kalau dilihat tim Leicester City lemah dalam ball possesion.
Quote:



3. Kesimpulan TS Pribadi

Prinsip Moneyball bukan soal mencari pemain berdasarkan statistik saja, tetapi yg paling utama mengenali & mamahami kekuatan & kelemahan sendiri. Dalam hidup kita selalu merasa tidak adil, karena sering kita bersaing dengan orang/badan/perusahaan yg punya sumber daya jauh di atas kita, tetapi kalau kita mengenali kekuatan sendiri, saya yakin kita dapat mengatasi segala rintangan. Kita semua pasti mempunyai kelebihan dibanding orang lain & kekurangan kita sebenarnya juga adalah kelebihan kita.

Quote:


Leicester City dengan Moneyball

Walaupun banyak yg bilang keberhasilan Leicester City bukan karena Ranieri saja(memang scout Leicester City juga hebat), tetapi hal yg ane kagumi dari Ranieri adalah berusaha mengenali kekuatan squad sendiri & membuat taktik yg sesuai dengan kekuatan squad yg ada, seandainya manajer Leicester City orang keras yg memaksakan formasi sendiri tanpa memahami squad, ane rasa Leicester City sudah tamat.

Sumber:
https://en.wikipedia.org/wiki/Moneyball
https://playingfor90.com/2016/02/06/...remier-league/
http://eurofantasyleague.com/news/20.../#.VyWB-7zhntQ

Kalau berkenan boleh minta emoticon-Blue Guy Cendol (L) atau minimal emoticon-Rate 5 Star
Tetapi kalau tidak berkenan atau ada sesuatu yg salah, mohon maaf sebesar2nya, karena ane masih newbie tolong jangan emoticon-Blue Guy Bata (L)

Terima-Kasih telah berkunjung ke Thread ane ini.

Spoiler for Trivia:
Komentar Kaskuser:
Quote:


Quote:


Quote:


Quote:

Moga leicester juara baru BPL


KTBFFH emoticon-Cool
oke bray ane baca duulu bray, panjang bgt btw emoticon-Leh Uga
Mantap gan


Sayangnya ga jadi pesta di old trafford tadi
Moga Juara Leicester City dengan Moneyball

Hala Madrid Leicester City dengan Moneyball
ya memang mereka saling melengkapi , bgitula hrusny sebuah tim #respect #ktbffh
boleh jg gan teori nte, nyambung gt.
ane kalo bola jagoin liverpool gan, tp liat knyataan skrg ane pgn leicester yg juara. tinggal nunggu celsi v totenham, kalo merela seri aja leicester udah dipastiin juara.
bpl butuh hiburan
Bahkan liverpool gagal mencoba moneyball tapi leicester malah berhasil ya emoticon-thumbsup
mantap nih analisa ts..
klub klub besar harus lihat trit ini..
emoticon-Leh Uga
bagus nih bahasannya emoticon-Big Grin ane baru baca awal tok tapi emoticon-Big Grin

ane emoticon-Rate 5 Star
Ane resapi dulu gan.. masih bingung
Quote:


Quote:


Quote:


Quote:


Amin, mudah2an Leicester juara emoticon-Smilie

Quote:


Kalau cari pemain cuma dengan ngeliat statistik, semua klub jg pasti terinspirasi Moneyball & bakal seperti itu, intinya harus jeli jg, beli pemain hanya untuk tutupin dimana kelemahan team.
Di film Moneyball si Peter Brand bilang intinya bukan beli pemain tetapi beli kemenangan.

Quote:


Quote:


Makasih gan emoticon-Smilie
emang keren gan Ranieri, ane fans Madrid tapi ane akuin pakde Ranieri ini hebat orangya. emoticon-Cool
Prinsip Moneyball bukan soal mencari pemain berdasarkan statistik saja, tetapi yg paling utama mengenali & mamahami kekuatan & kelemahan sendiri.

nah setuju yg dibilang TS.
emoticon-Salaman
Quote:


Pak Ranieri slalu belajar dr pngalaman kgagalan masa lalu, makanya dia sukses pas saat ini, ksimpulan ane sih slalu blajar dr ksalahan masa lalu & jgn mnyerah emoticon-Peace

Quote:


Benar, makasih bnyak gan ijonnya emoticon-Shakehand2
Karena banyak yg bilang Liverpool menerapkan moneyball, jadi ane baru baca thread ini:
http://www.kaskus.co.id/thread/52254...29a0933c000008

Ternyata Liverpool jg mau coba menerapkan moneyball sampai belajar ama klub baseball Boston Red Sox & ternyata pemilik Liverpool adalah John W Henry yg jg pemilik Boston Red Sox & John W Henry sendiri ada di film Moneyball nawarin Brad Pitt untuk kerja di Boston Red Sox dngan gaji paling tinggi.

Spoiler for Cuplikan Film saat Billy Beane ketemu John W Henry:


Kalo analisa ane sendiri sih Liverpool masih terlalu nyari pemain yg lengkap & sempurna, walau nyarinya dari statistik, untung aj mereka bisa dapet Philippe Cautinho.
Kalo pemain sempurna sih teorinya pasti dikjar ama bnyak klub & susah dapet, harganya jg mahal, ibarat brang bagus pasti ada aj yg tau duluan emoticon-Peace
yg penting leicester juara bray emoticon-Cool
paing cuman musim ini doang bagusnya.... paling musim depan dah melempem, apes apesnya degradasi lagi....